Kemarin, Aji menerima beberapa lembaran yang di clip menjadi satu dari Daniel. Ia juga telah membaca semua tulisan dari lembaran itu.
"Dan!" Aji memanggil Daniel dari kejauhan, ia berlari menghampirinya.
"Kenapa?" tanya Daniel saat Aji telah berhenti di hadapannya.
"Sani kelas berapa?"
Sesaat, Daniel melirik lembaran kertas yang berada di genggaman Aji, kemudian menatap Aji sembari tersenyum jahil.
"Lo udah baca?" Daniel bertanya.
Aji menganggukan kepalanya. "Gue mau ketemu dia, lo pasti tahu orangnya, kan?"
"Tahu," jawab Daniel. "Sani kelas 12 IPA 3, cuma dia yang pake kacamata bulat," lanjut Daniel.
"Oke, thanks."
•••
Saat ini, Aji sedang berdiri di depan kelas 12 IPA 3. Baru saja Aji melangkahkan kakinya memasuki ruang kelas, tubuhnya berhenti dengan spontan karena hampir menabrak seseorang.
Gadis yang berada di hadapan Aji kini mendongakkan wajahnya. Namun saat melihat cowok tersebut, gadis itu segera menundukkan kepalanya dan berjalan melewati sisi kanan Aji.
"E-eh," panggil Aji pada gadis itu.
Gadis itu berhenti membelakangi Aji, jantungnya kini berdebar tak karuan.
Aji berjalan mendekat. Sekarang, posisi Aji berada di hadapan gadis itu.
"Lo ... Sani?"
Merasa namanya disebut, perlahan Sani mendongakkan wajahnya, memberanikan diri menatap Aji dalam jarak dekat untuk pertama kalinya.
"Iya, gue Sani."
KAMU SEDANG MEMBACA
Lembaran Tulisan Sani [COMPLETED]
KurzgeschichtenIni seperti diary, tapi kutulis di beberapa lembaran kertas dan aku clip jadi satu agar terlihat rapi.
![Lembaran Tulisan Sani [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/157413629-64-k265453.jpg)