29 november 2018
Sekarang pukul 4 pagi. Aku hanya ingin kau tahu bahwa aku baik-baik saja disini. Aku juga menepati janji, tidak genit, apalagi berdekatan dengan wanita lain. Hanya saja ku akui aku masih kerap begadang, insomnia selalu saja suka mengajakku bermain. Kalau saja keadaannya masih sama, pasti kau sudah memarahiku habis-habisan. 😅
Ada banyak yang ingin aku ceritakan, mengenai novel-novelku yang mangkrak, nafsu makanku yang tiba-tiba menurun drastis, hingga betapa takutnya aku ketika berkendara sendirian malam tadi. Sungguh menyenangkan berbagi cerita denganmu.
Pertanyaan? Ah, iya! Aku selalu ingin menanyakan ini. Apakah kau rindu denganku? Ayolah, aku yakin kau pasti rindu. Bagaimana tidak, sudah lama kita tidak bertemu, bahkan berkirim pesan pun tidak.
Kau itu bedebah! Selalu saja bisa membuatku memaafkan segala kesalahan-kesalahanmu.
Kamu itu bodoh! Aku menyuruhmu pergi dan kembali membawa kepastian, bukan pergi untuk selamanya.
Kau itu egois! Seenaknya membuat aku berkali-kali jatuh cinta tanpa sedikitpun kepastian.
***
Lubuklinggau
KAMU SEDANG MEMBACA
Sajak 2 Jari
PoesíaBerdamailah dengan masa lalu, sebab ialah yang kelak menguatkan langkahmu
