Aku begitu mencintaimu, Bisakah kau melihat diriku disini?? pandanglah aku meskipun hanya sekali... kegiatan yang selalu kulakukan tanpa tahu sampai kapan ujungnya ini adalah menunggu seorang Cho Kyuhyun untuk menyatakan cinta padaku !!!
#SeoJooHy...
Hari ini Seohyun sangat sibuk dengan pekerjaanya yang menumpuk. Won Geun yang cuti karena sakit itu melimpahkan hampir semua pekerjaannya pada sang sekertaris, ya meskipun masih ada manager dan karyawan lain yang membantu tapi Seohyun merasa cukup kewalahan hingga ia lupa makan siang.
Kyuhyun yang saat ini sedang berada dikantin menunggui sang kekasih sudah merasakan kebosanan yang amat sangat, pasalnya sampai jam istirahat akan selesai Seohyun tak kunjung menampakkan batang hidungnya. Padahal gadis itu berpesan agar dia menunggu dikantin dengan tenang nanti akan ada makan siang special yang dihidangkan.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
“ Tahu begini aku sudah makan sedari tadi__”. Keluh Kyuhyun yang masih saja mengotak-atik ponselnya serta mengamati jam tangan berwarna hitam kepunyaannya itu, dari arah timur Seohyun berlarian menghampiri sang namja.
Ia sungguh mearasa bersalah kali ini, dikarenakan banyak yang yang diurus ia sampai lupa janjinya pada Kyuhyun.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
“ Hoshh_ Hosh_ mianhae, aku lupa jika sudah masuk jam istirahat, karena pekerjaan yang aku tangani butuh waktu yang lama...”.
Belum usai Seohyun berbicara jam makan siang sudah habis, bel alarm sudah berbunyi membuat yeoja itu terbelalak, Kyuhyun langsung saja berdirikan tubuhnya pasrah dengan keadaannya nanti yang mungkin saja akan kelaparan diruang kerja.
“ Hajima, setidaknya makanlah sedikit_ ini ada sandwich”.
“ Gwenchana__ aku harus segera masuk, nanti manager Kim bisa memarahiku jika terlambat. Kau saja yang makan, anyeong!!”. Kyuhyun segera melangkah cepat untuk kembali ke tempat kerjanya,
Seohyun mematung disana sambil mengamati sang namja, rasa bersalahnya bergelayut akan Kyuhyun yang pastinya sedang marah saat ini.
Namja itu bukanlah sesosok yang lugas dalam mengekspresikan diri dan Seohyun sangat hapal akan hal itu.