Aku dan Llzi sudah sama-sama tingkat SMK, tapi kita beda sekolah dan Llzi pun bisa dikatakan sebagai kakak kelas aku 😂.
Entah kenapa aku tidak bisa menghilangkan rasa suka, dan bahkan lebih dari suka yaitu cinta kepada Llzi.
Kurang lebih 2 tahun sudah aku mengenalnya 🙂. Tapi aku dan dia hanyalah sebatas teman tak lebih, aku tak tahu mengapa aku bisa sangat mencintainya 😪.
Aku jatuh cinta padanya sejak awal berjumpa, tapi dirinya tak pernah menyadari itu semua. Aku bingung, harus dengan kata apalagi aku mengungkapkan perasaanku padanya? 😌.
*12 September 2018*
"Ba'da Maghrib"
Sesudah maghrib aku, ibuku, dan adikku pergi kondangan ke Bpk. Narta.
Seperti biasa, aku makan dan nyuapin adikku. Awalnya aku bete banget karena tak ada apapun yang membuatku tertarik.
Tapi, tak lama kemudian datanglah seorang lelaki yang tak pernah aku kenal sebelumnya, dia orangnya ganteng, putih, bersih, dan tentu saja dia sedang makan, diam-diam aku mencuri-curi pandang untuk melihat dia makan 😂.
Setelah selesai makan, aku, ibu, dan adikku beranjak pergi dari tempat duduk yang kami duduki tadi.
Kami menuju pintu keluar, dan berjalan untuk mengambil cangkingan, dan Aa itu pun sedang duduk di bahu jalan 😊.
Aku ingin memotretnya, tapi dia semakin jauh, dan hasilnya pun jelek, ngeblur, dan hampir patah hati deh aku ini 😴.
Setelah mengambil cangkingan, kami menuju warung yayu wulan, aku duduk saja ditempat duduk yang ada didepan warung, lama sekali rasanya aku menunggu ibuku dan adikku membeli pop ice.
Setelah selesai, kami bertiga pergi menuju parkiran, dan disana aku melihat ada Llzi, aku kira dia mau ngambil motor, eeeh ternyata dia jadi tukang parkir 😂. Satu hal yang tak ku duga-duga dan sangka-sangka, Llzi mencolek lengan tanganku, dan betapa bahagianya hatiku saat itu.
Dia memulai obrolan singkat yang diawali dengan:
Llzi : "Lagi ngapain kamu?" 😂.
Akupun menjawab
Aku : "Habis kondangan"
dan aku bertanya kepadanya
Aku: "Kamu jadi tukang parkir? 😂".
dia menjawab
Llzi: "iyh".
Dia pun bertanya lagi
Llzi: "Mana motornya? "
akupun menjawab
Aku : "Itu disana" (sambil menunjuk motornya)
aku ngomong
Aku : "Engga bisa naik motor aku mah 😂".
dia menjawab
Llzi : "Pendek sih kamu mah 😂".
Aku bahagia banget saat itu, andai waktu bisa di ulang aku hanya ingin berada di saat-saat itu, saat dimana pertama kalinya aku diajak ngobrol sama Llzi secara langsung 😂.
Maklum lah soalnya kan biasanya cuma di chattingan doang 😂.
Sampai larut malam pun aku masih belum bisa melupakan kejadian itu😪. Rasanya aku ingin mengulangnya untuk yang kedua kalinya, tapi apakah mungkin itu semua akan terjadi lagi? 😓.
Rasa yang telah lama hilang entah kemana, malam ini kembali lagi hanya karena obrolan singkat diantara kami 💞💕.
Jujur, hari-hari sebelumnya aku tak pernah memikirkannya, tapi malam ini aku bisa ngobrol dengannya yang diawali dengan colekan-colekan manjah dari jari tangannya 😂.
Aku merasakan betapa nyamannya ketika aku berada didekatnya, dekat dan bahkan amat teramat dekat❤💕.
Yang membuat hati ini berdebar begitu kencang, membuatku salah tingkah saat berada di sampingnya.
Mungkin saat itu pipiku pun memerah, tapi untung saja kejadiannya itu malam hari, jadinya enggak terlalu terlihat kemerahan nya 😂.
"Jatuh cinta itu indah, jika kita menjatuhkannya pada orang yan tepat. Tapi kalau jatuh cinta itu rasanya sakit, berarti cinta itu jatuh pada orang yang salah."
