Mingrui pov
Sekarang gw lagi pilih pilih buku di perpus,gw mah ngebuntuti Namri aja
Gw nemu tuh buku yang menurut gw bagus
Namri pov
Aku sedang mencari cari buku yang menurutku bagus.tapi di sela sela aku mencari buku,aku sedikit melirik ke belakang. Ternya Mingrui masih setia mengikutiku.
Tak lama,aku menemukan buku yang menurutku bagus.
Namri pov END
Author pov
dannnnn..grep!!tangan mereka (Mingrui dan Namri) bersamaan mengambil buku itu. Tidak sadar,mereka bertatapan -/+ 3 detik.
Namri yang sadar akan kejadian ini,dia menepis pelan tangan mingrui.
"K-kamu aja yang bawa buku itu"-Namri gugup
Mingrui tersenyum "kamu aja,aku bisa nyari buku yang lain"
"Thanks"-namri langsung membawa bukunya itu
"Aku temenin kamu buat nyari buku yang lain"-lanjut Namri
"Maaksihh"-ucap mingrui dengan senyum khas nya.
....
Sekarang mereka (namri dan mingrui) sedang membaca buku dibangku yang sama,posisi mereka berhadapan.
Beberapa kali Mingrui melirik Namri. Dia sama sekali tidak membaca buku yang dia pilih tadi. Dia hanya pura pura fokus ke buku,padahal ada niat lain.
"Kamu gak baca?"- tanya Namri yang sedikit merasa aneh dengan sikap mingrui.
"Baca.kata siapa?!"-ucap mingrui,setelah itu membuka halaman buku berikutnya.
"Kalau kamu gak ada niat buat baca,ngapain kamu ke Perpus?"-tanya Namri
"Nganterin kamu"ucap mingrui sambil menatap Namri.
"Lagian,Liat kamu aja,aku udah ketularan pintar"-lanjut mingrui dengan senyum khasnya
Namri hanya memutar bola matanya malas karena ucapan Mingrui,dan melanjutkan membaca
......
Setelah beberapa menit berada di perpus,mereka memutuskan untuk keluar dari perpus. Namri sudah mulai risih dengan tatapan yang diberikan Mingrui padanya.
Mereka sekarang sedang berada di depan pintu perpus.
Tiba tiba Mingrui menahan tangan Namri.
"Sekarang kita ke kantin!"-ajak Mingrui
Namri mendengus pelan.
"Iyaaa"-Namri langsung menepis pelan tangan mingrui dan berjalan meninggalkan Mingrui.
Mingrui lari kecil nyusul Namri
"Dari tadi kenapa sih kamu tinggalin aku?"-tanya Mingrui
"Aku gak mau jadi pusat perhatian orang"-jawab Namri yang masih fokus melihat kedepan.
"Kenapa?kan suka banyak tuh orang orang yang suka jalan dengan lawan jenisnya,itu biasa saja"-Mingrui
"Aku gak kayak mereka"-Namri
"Tapi kenapa sekarang kamu mau jalan bareng aku?"-Mingrui
"Aku bukan gak mau jalan bareng cowok,tapi aku tidak mau menjadi pusat perhatian orang. Karnabanyakcewekcewekyangsukasamakamu!"-Namri mempercepat ucapannya
Tapi tetep aja Mingrui ngerti,Mingrui tersenyum.
"Terus?apa urusannya??"-tanya mingrui lagi.
"Sudahlah!buang waktu kalau ngobrol sama kamu!"-namri kesal
"Hahaha,,ciee pacarnya Gou gou ngambek"-rayu Mingrui
"..."
Namri tidak mempedulikan Mingrui,dan cepat cepat berjalan mendahului Mingrui.
________________
"Kamu mau makan apa?"-tanya Mingrui
"Samain saja"-ucap Namri tanpa melihat mingrui.
"Mba!baso nya 2"-teriak Mingrui memesan
"R-rui...Hyerin!!"-Namri menunjuk Hyerin yang berada di pintu kantin
"Udah gausah takut"-ucap Mingrui.
"Ruii aku takut.."-ucap Namri.sambil menutup wajah nya dengan kedua tangannya.
Hyerin yang melihat Namri sedang duduk bersama Mingrui di bangku kantin,Hyerin menatap tajam Namri,Namri tidak sadar.
Beberapa detik kemudiann..
"Emm,ri?"-Mingrui sambil memegang perutnya seperti kesakitan
"Hm?apa?"tanya Namri yang melihat Mingrui layaknya orang pengen B*B:V
"Penn ke WC~~!!"Ucap Mingrui
"Ha?mmm,,yaudah aku tunggu disini.."-ucap Namri yang mengerti maksud mingrui
"Ok!maaf ya"-Mingrui lari terbirit birit
Namri beranjak dari tempat duduknya dan menuju wastafel..selesai lah Namri mencuci tangannya dan tiba tiba
Brukkk! namri menabrak orang
"Aww"-kata orang itu terjatuh ke lantai
"Maaf,a-aku gak sengaja"-Namri membantu membangunkan orang itu.
"HEH!KALO JALAN LIAT LIAT DONG!PAKE MATA!"-bentak orang itu
HYERIN..
"Maaf rin..a-apa ada yang terluka?"-namri
"Gak ada!sini ikut gw!!siniii"-Hyerin menarik tangan Namri dengan kasar
"Awwww,,lepas-lepasinnn!!"Namri berusaha melepaskan tangan yang di tarik Hyerin.
"GAK!SINI IKUT GW!"-Hyerin tetap memaksa Namri untuk mengikuti keinginannya
Sekarang mereka berada di Gudang
Pintu Gudang di kunci oleh Hyerin,dan Namri ketakutan.
"HEH!CEWE GANJEN!!GW UDAH PERINGATIN jangan deket deket sama Mingrui!!Masih aja ngeyel!!"-Hyerin menjambak rambut Namri
"A-aw le-lepasin"-Namri kesakitan
"Sakit?iya?sakit?RASAIN"-Hyerin menampar Namri
Pipi Namri memerah
"A-aww"
"Emang apa salahnya?aku sama Mingrui cuma teman!!"Ucap Namri berusaha menjelaskan
"Ck.udah berani ngomong?iya?!!"
Hyerin mendorong Namri hingga terbentur ke Tembok.lalu Namri tergeletak di Lantai dan pingsan
"RASAIN lo!"
Mingrui pov
Gw pun lari lari buat cepet cepet nyampe ke kantin. Setelahnya gw nyampe gw gak liat Namri di bangku yang tadi kita tempatin.
...
Refleks mata gw mengarah ke Hyerin yang kek nya lagi seneng.
"Gak kayak biasanya"-gumam gw.
Gw milih duduk di tempat yang tadi gw sama Namri duduk. Gw masih setia nunggu Namri sampe ada.
"Hai ruiii"-sapa Hyerin yang langsung duduk
"Wiuhhhh ada basoooo,mau dongg"-lanjut Hyerin
"Makan aja semua!"kata gw langsung pergi
"Lha kok?Ming mingruii!"-teriak Hyerin
