Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kamu hanyalah seorang anak manis yang terjebak dan sedang berusaha kabur dari neraka yang mereka buat.
Aku akan menjagamu. Mulai dari sekarang, hingga selamanya.
Selamat datang ke surga, tempatmu yang seharusnya, sayang.
DUM DUM DUM!
"Oke kelas hari ini telah selesai, terima kasih atas waktunya!" ucap salah satu mentor yang bertugas melatih para dancer di studio khusus Dance yang bernama Soultudio.
Minho mendudukkan dirinya dilantai, keringat mengalir deras dari tubuhnya yang kelelahan akibat menari sendari tadi.
"Hyunjin, kemari."
Hyunjin yang sedang terduduk disofa pun menghampiri Minho sembari meminum air mineral. "Apa?"
"siapa laki laki didepan itu? Sepertinya daritadi ia berada disitu terus" tanya Minho sambil matanya menunjuk kearah pemuda berambut blonde yang terlihat seperti anak hilang didepan ruangan dance Minho dan Hyunjin.
Hyunjin mengangkat bahunya tidak tahu, "mana kutahu. Tadi mentor Jang sudah bertanya kepadanya ada urusan apa kemari, namun ia hanya berkata bahwa ia meminta izin untuk menetap distudio ini hingga besok pagi karena ada seseorang yang sedang mencari carinya didepan."
Minho mengerutkan alisnya, "apa kau yakin anak seperti itu sedang dicari cari orang jahat? Apa menurutmu ia tidak berbohong agar dapat tidur karena ia seorang 'gembel'?"
Hyunjin mendorong bahu Minho sedikit kencang, tidak percaya dengan apa yang Minho baru saja ucapkan. "Mana mungkin!"
"Lihat lah penampilannya, rapih namun hanya rambutnya saja yang terlihat urak urakan karena angin. Mukanya juga sepertinya ketakutan, aku yakin ia tidak berbohong hyung." ucap Hyunjin membela pemuda yang tidak ia kenali itu.
Minho hanya mengangkat bahunya acuh, lalu pergi keluar ruang studio untuk pergi kekamar mandi dan mengganti baju.
Klek!
Pandangan Minho bertemu dengan pemuda asing didepan ruang studionya, pemuda bermuka mirip seperti tupai itu hanya terdiam menatap Minho sebentar lalu tiba tiba menatap lorong studio dengan sorotan mata ketakutan dan menutupi wajahnya.
Minho pun ikut melihat kearah lorong, ternyata disana ada beberapa orang berpakaian hitam yang sepertinya sedang mencari cari sesuatu distudio itu.
Greb!
Entah apa yang salah dengan Minho, tiba tiba ia langsung menarik pria asing didepannya itu kedalam pelukannya, lalu Minho perlahan kembali memasuki ruang studionya.
"Ya hyung! Kenapa kau tiba tiba memeluk-"
"diam. Aku rasa ada yang sedang mencarinya didepan. Lihatlah dicelah pintu, mereka seperti orang orang jahat."