Part 2 Date

18 3 5
                                    

Youngri baru saja terbangun dari tidurnya saat mendapati ranjang disisinya telah kosong. Jungkook telah lebih dulu bangun. Sebuah hal yang langka mengingat betapa pemalasnya pria itu dulu. Dulu eommanya saja sampai menyerah membangunkan Jungkook. Ia kerap kali meminta bantuan Youngri untuk membangunkan putranya.

Semalam Jungkook dan Youngri tidur di kamar yang sama. Mereka juga satu ranjang. Namun tidak ada yang terjadi. Setelah makan malam dan membersihkan diri keduanya jatuh tertidur karena lelah.

Youngri menyibak selimutnya, merenggangkan otot-otot tubuhnya yang kaku sebelum melangkahkan kakinya keluar dari kamar. Youngri mencium aroma harum masakan begitu sampai di tangga. Instingnya menuntunnya untuk mengikuti aroma tersebut yang membawanya ke dapur. Disana Youngri mendapati Jungkook tengah berkutat dengan peralatan masaknya.

"Eo? Kau sudah bangun?"

Tanya Jungkook begitu menyadari kehadiran Youngri. Pria itu melepas apronya dan membawa masakan yang telah ia masak keatas meja.

"Ne. Kau sedang apa?"

Tanya Youngri. Pertanyaan yang tidak perlu di jawab sebenarnya. Youngri jelas-jelas tahu jika Jungkook sedang memasak makanan untuk mereka.

"Membuat sarapan. Kau ingin coba?"

Jungkook memberikan sebuah sendok pada Youngri. Menyuruh gadis itu untuk mencicipi masakan buatannya. Pagi ini Jungkook membuat Kimchi Jiggae dan juga dadar gulung.

"Ne. Baiklah.."

Youngri mengangguk pelan. Merasa canggung untuk duduk di meja makan berdua saja dengan Jungkook setelah status baru mereka. Berbeda dengan Youngri Jungkook terlihat lebih santai. Pria itu dengan antusias menunggu Youngri untuk mencicipi 'hasil karyanya'.

"Enak"

Ujar Youngri begitu selesai mencicipi Kimchi Jiggae buatan Jungkook. Ia juga mencicipi dadar gulungnya dan merasakan hal yang sama. Ini sangat lezat. Jeon Jungkook memang berbakat dalam segala hal. Termasuk memasak.

"Benarkan?? Ahh.. aku memang sangat hebat. Kau beruntung mempunyai suami sepertiku, Young!"

Ucapnya menyombongkan diri. Youngri hanya mendengus sebal. Satu hal lagi dari bakat Jeon Jungkook. Pria itu sangat berbakat membuat orang lain kesal dengan ketengilannya.

"Kau tidak bekerja?"

Tanya Youngri yang heran melihat Jungkook dengan pakaian santainya. Ini sudah hampir jam 9. Sudah telat 1 jam dari  jam masuk kerjanya. Jungkook bekerja di perusahaan ayahnya sejak ia lulus kuliah. Itu adalah perusahaan game yang cocok sekali dengan Jungkook yang sangat menggilai game.

"Aku ambil cuti selama 1 minggu. Aku akan menghabiskan waktu denganmu. Jadi seharusnya kau senang"

Tungkas Jungkook, masih dengan sikap santainya. Pria itu tidak menyadari perubahan pada wajah Youngri yang kini telah merona padam.

Tapi tunggu dulu.. satu minggu? Jungkook akan cuti selama satu minggu? Tapi untuk apa? Ia bilang ia tidak mau pergi bulan madu dulu. Jungkook bilang ia ingin jatuh cinta pada Youngri dulu sebelum bulan madu.

Sebelum pernikahan Youngri memang sempat mengintrogasi Jungkook dengan beberapa pertanyaan. Perihal bagaimana perasaannya padanya, Kenapa Jungkook memilihnya, dan apa rencana Jungkook melakukan pernikahan ini.

ONLY THENTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang