◇ Brother ◇

12 1 0
                                    

Happy Reading♡

______________________________________________

Author'S POV.

Hari ini, hari pertama Jungkook disekolah barunya. Dia saat pertama masuk disekolah ini sudah banyak sekali siswi yang mengejarnya. Apa lagi dia adalah temannya Taehyung dan Jimin. Primadona sekolah.

Mereka berjalan bersama menuju ke kantin. Saat itu bersamaan dengan Lea dan teman-temannya yang akan kembali ke kelasnya. Jika dilihat-lihat, Tae dan Lea tidak akan menunjukkan hubungan 'saudara' mereka diselokah.
Lea bilang dia malu karena punya kakak alien seperti Taehyung. Sedangkan Tae tidak suka adiknya lebih terkenal daripada dia-_-

Abaikan saudara Kim itu. Kita fokus pada maknae tampan yang kepalaran.

Sesampainya Jungkook di kantin dia segera mengambil nampan makan dan mencari makanan yang cocok untuk mengisi perutnya. Dia kembali kemeja tempatnya dan Jimin duduk.

"Kemana dia?" tanya si Mochi ini sambil membuka minuman kalengnya.

"Nuguya?" tanya Jungkook sambil memakan makanannya. (Siapa?)

Jimin memutar bola matanya malas.
"Tentu saja teman mu itu. Dia pergi begitu saja. Bahkan tak memberi tahuku"

"Tunggu saja Jim. Mungkin dia sedang ada urusan"

Dan, keberuntungan berpihak di Jungkook dan Jimin. Tidak lama kemudian, yang dibicarakan menampakkan hidungnya. Taehyung.
Dia kembali dengan muka yang masam. Seolah olah dia baru saja bertemu dengan guru mapel Bahasa Inggris. Waeyo? Karena dia benci pelajaran bahasa Inggris:) (kenapa?)

Dia duduk disamping Jimin dan mengambil minuman Jimin yang ada diatas meja. Jungkook hanya memperhatikan sambil mengunyah makanannya. Perutnya terlalu lapar untuk melihat pertengkaran antara alien dan mochi.

"Yakk!! kenapa kau mengambil minumanku!?" kesal Jimin sambil berusaha mengambil minumnya kembali.

"Diamlah. Kau membuatku semakin kesal saja" balas Tae cuek

"Kau yang justru membuatku kesal alien"

"Hentikan Jimin. Kau membuat telingaku panas"

"Ck. Dasar alien tidak tau diri"

"Mochi pendek"

"Aku tidak pendek kau tau!"

"Lalu apa?"

"Aku hanya belum tinggi"

"Sama saja"

"Akan kubuktikan bahwa ak-"

"Hajima!" (Hentikan)

Jungkook melerai perdebatan mereka dengan nada yang datar dan dingin. Sebenarnya Jungkook sudah memperhatikan mereka sejak mereka mulai berbicara. Ingin sekali dia menimpuk kedua temannya dengan botol kaleng. Karena mereka mengganggu acara makan Jungkook yang tenang. Akhirnya dia memutuskan berhenti makan dan menyimak setiap kata mereka.

Karena tau itu tak akan berakhir dia memutuskan untuk mencari celah diantara mereka. Ck, mereka akan seperti itu jika sedang menguji satu sama lain. Menguji kesabaran untuk tidak balas mengolok. Sampai pulang sekolahpun mereka sanggup.

"Berhenti bicara yang tidak berguna. Jim, makanlah. Dan kau Tae ini aku ada. Ambilah"

Kata Jungkook sambil melempar minuman kalengnya pada Tae.

"Gomawoo Jungkook~ah" (Terimakasih)

Jungkook hanya menatap datar Tae yang menerima minuman itu sambil menunjukkan senyum kotaknya. Aku melanjutkan makanku yang tertunda karena dua makhluk ini.

Dan, apa ini-_- Mereka sudah bercanda tidak jelas lagi? Padahal tadi saja Jungkook sudah hampir menyumpal mulut mereka dengan mangkok supnya. Mungkin Jimin sudah tertular sikap 'absurd' dari seorang Kim Taehyung.

"Woii Brooo"

Mereka menoleh keasal suara. Suara yang sudah tak asing lagi bagi mereka. Suara yang penuh keceriaan dan suara yang selalu mengisi kebahagiaan mereka.
Yess, you're my hope, I'm your Hope.
Yess, J-Hope

Siapa yang datang?
J-Hope atau Hoseok dan mem Bangtan lainnya.
Jika ditanya kenapa mereka bisa keluar dari kelas? Karena guru mereka sedang ada rapat.
Dan tentu tujuan utama adalah kekantin. Meski mereka sudah kelas akhir, bukannya belajar justru pergi ke kantin.

"Uwooo hyung, kalian sedang apa disini? Bukankah ini masih jam pelajaran?" tanya Tae sambil memainkan botol kaleng dimeja.

"Kaliam juga kekantin kenapa kami tidak" komentar Yoongi enteng dan datar tanpa melihat Tae.

Semuanya tertawa kecuali Yoongi. Entahlah, siapa yang menaruh sosok lain Olaf di tubuh seorang Min Yoongi. Kenapa 'sosok lain olaf'?
Karena Olaf pun walaupun manusia salju dia tetap ceria dan ramah, sedangkan Yoongi?

Back to story:)

"Kalian tumben ada diluar kelas? Sedang kosong?" tanya Namjoon.

Fyi, Jin, Yoongi, Namjoon, Hoseok itu satu angkatan. Dan mereka adalah Hyung Line. Jin adalah yang paling tua. Jika Jeon,Tae dan Jimin lahir pada tahun 1997 dan 1996, sedangkan Hoseok, Namjoon dan Yoongi lahir pada tahun 1995. Dan Jin tertua pada tahun 1994.

"Ne hyung. Guru kami sakit. Banyak anak yang berkeliaran dan kami memilih untuk ke kantin" Jungkook menjawab sambil membuang sampah.

"Tidak terasa bahwa aku sudah hampir lulus" siapa yang bicara? Hoseok. Ya, dia berbicara dengan ekspresi yang seolah meyakinkan hatinya sambil tangan yang memegang dadanya.

Yoongi hanya bersikap santai sedangkan Jin sudah memutar bola matanya malas. Memang, Hoseok adalah Drama King-_-

"Kau ini baru saja ada di bangku kelas 12 dan sudah berkata seperti itu. Kau terlalu mendramatisir" ucap Namjoon sambil tertawa.

"Aku lebih baik karena sudah memikirkan bahwa bukan waktunya main main. Daripada seseorang yang bahkan lupa jika hari ini ada tes sejarah" ucap Hoseok sambil tersenyum dan mengarahkan matanya pada Jin.

"Yaaa! Aku benar-benar lupa akan hal itu" protes Jin.

"Itu berarti bahwa kau sudah tua hyung"

Mereka tertawa mendengar ocehan Suga. Mungkin mereka memiliki batasan umur yang berbeda. Namun, itu tak membuat mereka melupakan persahabatan yang selalu mereka jalin bersama.

Bahkan sulit untuk membayangkan seandainya mereka kehilangan persahabatan mereka ini. Mereka tau, jika ada batu yang masuk ke dalam lingkaran mereka, maka mereka akan memilih antara mengeluarkannya atau menghancurkannya. Itu mereka lakukan demi keutuhan rasa persahabatan. Namun tak ada yang tau. Bagaimana takdir itu mempermainkan mereka.

~~~~~~~~~~~~~~~ΠΠ~~~~~~~~~~~~~~~

Annyeongg gaessseuu!!
Selamat menikmati ceritanya ya guyss.. Mianhae jika ceritanya kurang apa gituu..
Berikan saran dan komentar yaa💜

Bonuss lagii ada si Jeon yang ketawa:')
Adem banget liatnyaa yaampuunnn

Bonuss lagii ada si Jeon yang ketawa:')Adem banget liatnyaa yaampuunnn

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
About Us Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang