Aku merasakan bagaimana rasanya mencintai seorang perempuan yang ternyata bisa menyertaiku. Bersama angin, kita dipertemukan, dan bersama angin, rasa pahit dahulu tertiup dan hilang.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bersama Angin
PoezjaKu bercerita soal kisahku dipenghujung semester tiga Disaksikan riuh angin yang menari di telinga Serta lalu lalang kendaraan pekerja yang pulang dengan ceria Telah kubuka tirai hidup yang selama ini tertutup Demi menyambut cinta merekah yang dahulu...
