10. Pilihan

3.3K 468 30
                                        

Sebelum baca ayo di vote dulu ya ☆
.
.
.
.
S

ebelumnya..

'Kling'

Suara lonceng ketika jungkook memasuki sebuah Cafě yang berada di kampus Rose. Sebenarnya tujuan jungkook kesini bukan untuk menemui Rose.


Namun keinginannya tertunda sementara, karena matanya tertuju pada sesuatu yang lebih menarik. Wanita yang membuatnya beberapa hari ini merasa tenang.

'Rose'

Rose. Wanita itu perlahan-lahan membuat jungkook melupakan masa lalunya dan kembali bangkit dari kesedihannya, karena sebuah one night stand.

Jungkook memasuki cafe kampus tersebut dan mendapati rose tengah berbincang dengan ketiga temannya.

"Sepertinya teman kuliahnya" Pikir jungkook.

Jungkook menyunggingkan senyumnya lalu datang menghampiri rose, duduk di sebelahnya.


Tentu saja rose sangat terkejut, bahkan beberapa kali rose menanyakan apakah jungkook baik-baik saja.

"Aku baik-baik saja.." sahut jungkook.

"Aku ingin membuka lembaran baru, dengan kau di dalamnya.." batin Jungkook.

Jungkook menutup mulutnya rapat, rasa ingin mengatakannya sekarang. Tapi ia tahu, rose pasti akan sangat terkejut, ditambah lagi ada teman-temannya. Rose belum siap akan hal ini. Dan jungkook? Sepertinya ia harus melakukannya dengan perlahan.

.
.

Jiho, mina dan sujeong terus memperhatikan jungkook yang menatap penuh arti ke arah Rose

Bagaimana tidak, jungkook benar-benar tampan, tatto ditangannya membuat jungkook terlihat lebih.

Gagah.

"Hey Roseee!" Panggil Jiho ketika Rose tiba-tiba saja berdiri dari bangkunya dan menarik lengan Jungkook dan membawanya ntah kemana.

- - -

Rose menelan salivanya gugup. Ia tahu bahwa seharusnya tidak mengatakan hal ini. Tapi mau bagaimana? Ia dikelilingi rasa keingintahuan yang tinggi.

Jungkook tertunduk, terdengar suara tawa hambar dari mulutnya. "Sudah kuduga.." ucap Jungkook.

Rose menatap Jungkook bingung, jantungnya seperti 2 kali lipat berdetak lebih cepat. Dimatanya, Jungkook terlihat sangat menyeramkan. "A-apa?" Tanya Rose terbata-bata.

"Kau seharusnya tetap tutup mulut Rose, simpan saja rasa penasaranmu itu" ucap Jungkook.

"Bagaimana bisa aku diam jika melihat tubuhmu penuh bekas luka?" Tanya Rose. "Apa yang kau kerjakan?" Suara Rose terdengar bergetar.

Jungkook menatap Rose lalu menghela nafasnya pelan. "Dengar, kau seharusnya tidak boleh mengetahui ini.."

Kali ini Jungkook yang menarik lengan Rose, membawa wanita itu memasuki sebuah gedung kesenian yang terbengkalai.

Jungkook menutup pintu dengan rapat, menarik sebuah kursi usang lalu mendudukan Rose di sana.

Rose masih terdiam, ia hanya pasrah dan bingung. "Dengar.." Jungkook mengulang katanya kembali, kali ini Jungkook berlutut tepat di hadapan Rose.

THE END Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang