HARGAI KERJA KERAS AUTHOR DENGAN CARA MEMBERIKAN VOTE AND COMMENT ♡
.
.
.
.
-Rose Home
Rose menundukan kepalanya, air mata membasahi pipinya. Ia duduk termenung ditepi kasurnya, menatap pantulan dirinya pada cermin yang berada di sudut kamarnya.
Sadar dengan apa yang telah dilakukannya bersama jungkook membuat hatinya sakit. Rose menyentuh bibirnya dengan perlahan. Ciuman pertama yang sangat terasa menyakiti hatinya.
Mengingat apa yang Jungkook katakan padanya tadi sebelum mengusirnya.
Flashback on
Jungkook mendorong tubuh Rose menjauhinya, menodongkan pisau tepat di depan wajah Rose. "Pergi.." satu kata keluar dari mulut Jungkook yang berhasil membuat Rose tertegun.
"Jungkook.." ucap Rose lirih. "Kau bilang aku boleh menanyakan apapun..."
Jungkook tersenyum seperti meremehkan. "Jadi kau anggap itu serius? Aku hanya ingin melihat sampai mana dirimu melampaui batas.." jelas Jungkook.
"Tapi... tapi.." Rose terbata-bata mencoba mencerna perkataan dan situasi apa ini.
"Rose, kau hanya orang lewat bagiku.."
"Ck.. kau pikir dengan hanya menciummu sekali, kau jadi orang spesial? Ayolah Rose, jangan bermimpi.."
Mata Rose mulai memanas, ia tidak mampu menahan air matanya lagi, tangannya mengepal hingga kuku-kuku tangannya memutih.
"Kau pria paling brengsek yang pernah kutemui, aku benci padamu"
Flashback off
Rose sangat tidak paham. Mengapa dirinya dengan begitu mudah menyerahkan hatinya dan sebegitu mudahnya untuk percaya pada Jungkook.
"Huftt" semakin mengingat kejadian itu, hati Rose semakin terasa sakit.
Rose merenung sebentar, tiba-tiba ia teringat, tentang tatto ditangan Jungkook.
Tatto bertuliskan nama seorang wanita.
"Apa yang kau harapkan Rose? Pria tampan sepertinya pasti sudah memiliki wanita" batin Rose.
Rose mengacak-acak rambutnya frustasi, rasanya seperti sangat tidak berguna.
Bagaimana bisa ia 'berciuman' dengan seseorang yang sudah memiliki kekasih.
"Bodoh!!" Rose memaki dirinya sendiri.
-----------
Setelah kepulangan rose, jungkook mulai merutuki dirinya sendiri. Ia baru sadar sekarang. Baru sadar dari hal gila yang sudah ia lakukan pagi ini.
"Bodoh jeon jungkook! Apa yang sudah kau lakukan!"
Jungkook merebahkan tubuhnya, pikirannya sudah mengambang entah kemana. Semua tentang Rose mulai menghantui pikirannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
THE END
Fiksi Penggemar[ROSEKOOK] RE-PUBLISH -------- "Saat aku berada di sana, terkunci dan tidak bisa berbuat apa-apa, aku membuat sebuah perjanjian dengan Tuhan. Bahwa aku tidak akan menyia-nyiakan setiap detik, setiap menit waktuku bersamamu. Aku tidak akan meminta ap...
