14. Kesalahan lagi?

5.9K 385 36
                                        

--------

Jungkook bangun dari tidurnya saat suara ribut dari dapur membangunkannya.

Dengan gontai jungkook berjalan ke arah dapur.

"Rose?" Panggil jungkook pelan.

Wanita itu menoleh kearah jungkook. "Kau sudah bangun?" Tanyanya.

Seketika jungkook sadar. "Oh, maaf.." katanya lagi.

"Tidak apa-apa" sahut juhyun sembari tersenyum. "Makanlah, kemaren aku tidak tega membangunkanmu, jadi makanannya aku saja yang makan" jelasnya. "Tidurmu sangat lama, pasti rasanya nyaman kan?" .

Jungkook mengangguk lalu duduk. "Eum... lumayan" sahut jungkook.

Jujur saja, perasaan jungkook tidak nyaman sekarang. Bagaimana tidak? Jungkook baru saja memanggil juhyun dengan nama Rose.

Jungkook memijat keningnya. Ia mimpi sesuatu tadi malam, sesuatu tentang dirinya.

Dan itu membuat jungkook sangat takut sekarang.

"Kau yakin baik-baik saja?" Tanya juhyun lagi saat melihat jungkook seperti kesakitan.

Jungkook mengangguk lalu menyantap sarapan yang dibuatkan juhyun untuknya.

Juhyun kembali tersenyum. "Aku mandi dulu.." ucap juhyun kemudian berlalu pergi dari sana.

.
.
.

'Syurrr'

Tubuh juhyun sudah basah kuyup sekarang, wanita itu mencoba meredam tangisannya dengan menutup mulut dengan kedua tangannya.

"Tetangga itu, Rose. Pasti mereka sangat dekat sampai-sampai jungkook salah memanggil namaku" batin juhyun.

Juhyun kembali memutar keran shower agar airnya bertambah deras.

Juhyun terduduk dilantai, memeluk kedua lututnya, kemudian menatap jari-jari kakinya yang sudah mulai pucat.

Yang ia inginkan untuk sekarang adalah, Jungkook hanya untuk dirinya.

Walaupun hanya untuk sekarang.

Dia tahu, seharusnya dia tidak bermain dengan sebuah perasaan.

Tapi, jungkook. Pria itu sangat spesial untuknya, perasaannya sudah terikat dengan pria itu.

"Aku tidak mau melepaskannya lagi..." gumam juhyun sembari terus menangis sejadi-jadinya.

.
.
.

Jungkook sudah selesai dengan sarapannya, tapi juhyun tidak kunjung kembali dan suara air masih terdengar mengalir keras dari shower.

"Sial!" Ucap jungkook.

Dengan cepat pria itu berlari kearah kamar juhyun, mengetuk pintu kamar mandinya. Tapi tidak ada sahutan.

Jungkook terus menyalahi dirinya sendiri. "Ini pasti karena tadi" gerutu jungkook.

Juhyun pasti terluka mendengar ucapannya tadi pagi saat bangun. Begitulah isi pikiran jungkook.

'Tok....Tok....Tok!!'

"Juhyun~ah! Kim Juhyun!" Panggil jungkook dengan panik. Jungkook mencoba mendobrak pintu beberapa kali.

Hingga yang ketiga kalinya.

'Bruk!'

Pintu terbuka, jungkook menahan sakit pada bahunya. Karena yang ia khawatirkan sekarang adalah juhyun.

"Juhyun~ah!" Dengan sigap jungkook mematikan shower lalu menutup tubuh telanjang juhyun dengan handuk, kemudian memeluknya. "Apa yang kau lakukan!" Dapat jungkook rasakan tubuh juhyun sekarang sangat bergetar, wanita itu kedinginan. Juhyun sengaja mematikan kran air hangat tadi.

THE END Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang