kanada?

472 125 11
                                    

akhirnya setelah bertempur dengan kertas ujian, jihoon lulus SMA dengan nilai yang sangat memuaskan.

hari ini hari terakhir jihoon jadi murid SMA. guanlin seneng pacarnya bisa lulus dengan nilai yang sangat baik.

jihoon dan guanlin mutusin buat makan ditempat favorit mereka. ayam geprek deket sekolah. ya itung-itung buat nginget masa masa dulu yang mungkin besok besok udah jarang bisa dilakuin.

"cie yang lulus dengan nilai terbaik." ucap guanlin menggoda jihoon.

"selamat sayang." lanjut guanlin.

"makasih lin."

"oh iya, ngomong-ngomong kamu mau lanjut kuliah dimana mbul?" tanya guanlin. mengaduk minumannya sembari menatap jihoon.

jihoon menghela nafas, lalu sedikit menunduk. "kanada." ucap jihoon sangat pelan.

"wah serius? selamat mbul! aku ikutan seneng." ucap guanlin.

jihoon mengangkat wajahnya, menatap guanlin. "kamu ga ngelarang aku?" tanya jihoon.

"buat apa aku larang kamu, itu kan impian kamu mbul."

"berarti kamu ga sayang aku?" ucap jihoon dengan cepat.

guanlin menggeleng, juga tersenyum. lalu tangganya mengelus surai jihoon dengan sayang.

"kalo aku ngelarang kamu berarti itu tandanya bahwa aku ga sayang sama kamu. itu impian kamu sejak lama. kamu selalu cerita ke aku, kalo kamu pengen banget kuliah di kanada. dan lihat, sekarang impian kamu terwujud mbul. dalam sebab aku bisa ngelarang kamu?"

"kita bakal pisah lin. 3 tahun bukan waktu yang lama." lirih jihoon.

"3 tahun itu cepet kok, percaya sama aku. yang perlu kita lakuin itu saling percaya dan jaga komunikasi. ngerti?" jelas guanlin. lalu guanlin meluk jihoon erat.

"kamu kalo aku tinggal ke Kanada jangan lirik lirik cewe atau uke lain. awas aja."

"kamu juga, jangan lirik lirik cowo lain disana." ucap guanlin.

jihoon mengganguk sambil tertawa kecil dipelukan guanlin sambil bergumam. "i love you."

"love you more, mbul." balas guanlin lalu mencium bibir pink milik jihoon.

hello, jihoon! {panwink} // end.Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang