MTFN 14

7K 282 5
                                        

  Tim Max terus berjalan kearah hutan, dan belum menyadari kalau mereka tersesat

 "Eh kok gak ada petunjuk sih" keluh Marry yang menyadari tidak ada petunjuk satu pun

"Iya, apa ada yang menjebak kita" ucap Rinda

"Hah, berarti kita tersesat di hutan" ucap Siska terkejut

"Sebaiknya kita tenang, jangan panik. Kita terus bersama. Jangan ada yang mencar" intruksi Lia

Mereka pun terus berjalan dengan tenang mencari jalan keluar. Dan entah kenapa anak buah Max dan Lia gak ada yang muncul

Tiba-tiba ada yang membekap Tim Max dari belakang sehingga membuat mereka tidak sadarkan diri

Sedangkan di markas, kini sudah malam dan Tim Max yang belum ada. Mereka semua gelisah

"Pak gimana nih, teman kami belum ada yang datang" adu Risha

"Sebaiknya kalian telepon keluarga mereka. Untuk membantu pencarian" ucap Pak Erland

Mereka pun menelpon keluarga Tim Max. Di mansion Keluarga Smith

"Dad perasaan aku gak enak" ucap Angel cemas

"Tenanglah, mereka pasti baik-baik saja" ucap Tino menenangkan

Tiba-tiba ada yang menelepon Angel, dari Rizha

"Assalamualaikum, Tan" ucap Rizha

"Waalaikumsalam, ada apa Rizha?" tanya Angel

"Tan. 3L, 2M, 2Pl, dan Siska menghilang di hutan" ucap Rizha merasa bersalah

"Apa? Bagaimana bisa?" tanya Angel terkejut

"Mereka semua satu tim, dan Tim Max belum datang sampai sekarang. Kita takut musuh mereka mencari kesempatan ini" ucap Rizha

"Baiklah tante sama om akan pergi kesana. Tolong kepada semua perkemahan besok bubarkan. Hutan disana mulai bahaya" ucap Angel

"Baik Tan, sudah dulu Tan. Aku akan menenangkan Vanny dulu. Assalamualaikum" salam Rizha

"Waalaikumsalam" jawab Angel

Dia pun menutup telepon, dan langsung duduk di kursi lemas

"Ada apa?" tanya Tino

"3L, 2M, Siska, 2Pl hilang dalam hutan. Sampai sekarang mereka belum ditemukan" jawab Angel

"Kamu sekarang tenang, kita akan melacak keberadaan mereka dengan aksesoris di diri mereka masing-masing" ucap Tino

"Aku akan menelepon RD, bang kasa dan yang lain terlebih dahulu" ucap Angel

Angel pun menghubungi kembaran nya terlebih dahulu. Sedangkan Tino sedang mengutak-atik laptop nya

"Assalamualaikum bang. Abang dimana? Bisa ke mansion aku gak" ucap Angel beruntun

"Waalaikumsalam, abang lagi di Jakarta. Bisa kok. Ada apa?" tanya Angkasa

LIANDRETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang