"Good night like yesterday.
As if nothing is wrong.
Instead of good bye, good night.
You might change your mind tomorrow."
***
"Ijeneun, annyeong, Na Eun-ah!"
Alih-alih mengucapkan selamat tinggal, tak bisakah ia mengucapkan selamat malam saja? Seperti yang biasa ia lakukan setiap kali kami berpisah setelah menghabiskan waktu bersama. Seolah tak ada hal buruk yang terjadi malam ini.
Rasanya begitu sakit saat mendengar kalimat itu. Berusaha untuk menahan air mata yang perlahan mengalir dengan memikirkan hal lain, namun aku tak sanggup. Rasa sakit yang teramat, memaksaku untuk menyerah dan membiarkan bulir itu mengalir deras.
"Oppa, tak bisakah kita bicarakan ini lagi besok?"
Aku sudah seperti pengemis yang meminta-minta akan cintanya. Berharap ia akan merubah kalimat menyakitkan itu besok.
Sejak kejadian malam itu, dia berubah. Tidak seperti Myung Soo yang kukenal dulu. Entah hal apa yang sudah membuatnya seperti itu.
"Geumanhaja, uri! Aku sudah lelah dengan hubungan ini!" Genggaman tanganku pada jemarinya ditepis kasar. Membuatku jatuh ke atas dinginnya aspal yang dipenuhi salju penghujung musim.
Banyak pasang mata memerhatikan kami, namun aku tak peduli. Aku hanya tak ingin kehilangannya. Seseorang yang begitu ingin aku simpan selamanya di dalam hati. Seseorang yang takkan mungkin dapat digantikan oleh siapapun di dunia ini.
Tangisanku tak kunjung reda. Ia berjongkok. Menyamakan posisi wajah kami. "Mianhada, Na Eun-ah. Aku tak bisa lagi bersamamu. Aku harus pergi, dan tak tahu kapan akan kembali. Aku tak bisa memintamu untuk menunggu!"
Aku naikkan pandanganku. Menatapnya nanar penuh rasa kecewa.
Plak.
Sedetik kemudian, tamparan keras berhasil mendarat di pipi kirinya. Membuatnya memerah. Sungguh kontras dengan wajahnya yang pias.
"Ka! Geunyang ka! Aku kecewa padamu, Oppa!"
Semudah itu, aku melepaskannya pergi. Membiarkannya tenggelam dengan dunianya sendiri. Membiarkannya melebarkan sayap dan terbang sejauh mungkin dari hidupku.
"Annyeong, Na Eun-ah."
Aku tak membalas ucapannya. Hanya bisa melihat punggung yang amat aku rindukan, perlahan mulai hilang di tengah keramaian Seoul malam ini.
Biarlah rindu ini kukubur sendiri. Tanpa membiarkan satu orang pun tahu. Terutama dia.
"Saranghae, Myung Soo Oppa."
***
The End
FF ini terisnpirasi dari lagunya LOVELYZ - Good Night Like Yesterday.
Berasa baver pen ditinggal wamil.
😭😭😭
KAMU SEDANG MEMBACA
Heart Beat
Fiksi PenggemarKumpulan FF-FF Oneshot dengan beragam cast yang mengisi tiap-tiap plot super keren. gak cuma ber-cast para member Infinite, tapi juga dari grup lain. penasaran? check this out!!! 😊👍❤
