Kagome:the mystery of Azalea

70 2 0
                                    

"Aprill!" Kata Mika dari belakang,padahal Aprill hanya membuka sedikit pintu gudang tersebut. "Eh?!! MIKA!? Ngagetin saja... huh!" "Hehe.. habisnya..... kamu main pergi saja! Saat aku baru sadar.... aku sedang duduk tertidur di bangku taman! Saat aku bangun,kau menghilang entah kemana!" "Maaf... tadi aku mendengar suara aneh diarah gudang.." "eh? Masa sih? Ah! Jangan menghayal! Mungkin kamu hanya butuh minuman segar untuk menenangkan dirimu!" Aprill dan Mika pun pergi ke kantin sekolah untuk membeli minuman segar. Setelah sampai dikantin Aprill dan Mika duduk dibangku kosong,hanya sendiri,dipojok! Mereka memang sangat tidak nyaman duduk dipojok. "Kau ingin membeli minuman apa?" Tanya Mika. "Aku..... air dingin saja.." "baiklah!" Entah kenapa Aprill sangat lemah,keadaan berubah dari yang sebelumnya,Mika sangat senang,sementarakan Aprill sangat lesu dan tidak ingin berbicara apapun. "Aprill! Apakah kau baik-baik saja?" Tanya Mika merangkul pundak Aprill. "Aku tidak apa-apa.." "ini dia minumannya.." kata pelayan memberikan minuman dingin untuk Aprill. "Ini! Minumlah! Tenangkanlah dirimu dulu! Mungkin kamu belum sarapan?" "Sudah kok!" Kata Aprill sambil meminum air dinginnya.

                                ♣

Waktu istirahat pun berakhir,Mika dan Aprill segera masuk kekelas,Aprill lihat Mika sangat semangat,itu berarti Aprill sangat lemas,mukanya memucat. "Mika..." "Aprill? Kamu kenapa? Mukamu pucat! Ayo kita ke klinik!" Mika membawa Aprill keklinik secepat mungkin. "Bagaimana bu? Apakah dia baik-baik saja?" Kata Mika Khawatir. "Dia baik-baik saja! Tidak ada yang membuatnya sakit!" "Tetapi kenapa mukanya pucat?!" Kata Mika kaget. "Dia harus diperiksa di rumah sakit,karena saya khawatir ada yang terjadi padanya.." "baik,bu!" Mika kembali membawa Aprill pelan-pelan. Ketika ditangga Mika merasa Aneh,dia mendengar suara. Tinggalkan Aprill...... tinggalkan Aprill......!!  Suara itu pernah Mika dengar sebelumnya dimimpinya,saat Toilet,dia mendengar suara itu memanggilnya,dia tidak bisa menutup kupingnya karena dia sedang menggendong Aprill. "Kumohon.. jangan ganggu aku...." kata Mika pelan. Dia mencoba untuk tidak mendengarkan suara itu. Tinggalkan Aprill.... walaupun suara itu terdengar makin keras didekat telinganya,dia tetap menahan itu semua demi Aprill,dia harus ke kelas secepat mungkin agar seseorang sapat menolong Aprill dan membawanya kerumah sakit,karena dia tidak mau jika Aprill menghang hanya karena suara itu selalu mengganggunya.

                                ♣

"Hampir Sampai!!" Kata dia berlari mendekati kelas secepat mungkin. Graak!!  Mika membuka pintu kelas dengan keras,tentu saja orang-orang yang ada dikelas semuanya kaget,gurunya melihat Aprill pingsan dipundak Mika ketika sedang digendong. "Kenapa Aprill?!!" Kata Gurunya menghampiri Mika yang lemas. "Bawa.... bawa dia ke........" omongannya terputus karena Mika pingsan. Saat kejadian itu terjadi,semua tidak berubah,Aprill tidak ceria seperti kebalikannya. "Guru membawa mereka kerumah Sakit.

==To be Continued==

Baca selanjutnya ya teman-teman!! ^^

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Oct 07, 2014 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Kagome: The Mystery of AzaleaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang