Pagi ini,
Embun mulai membeku di puncak Dieng
Aku bisa merasakan dingin yang menusuk tulang
Dieng yang sama,
saat kamu masih di sana
Tersenyum menunggu gerimis yang selalu turun di sore hari
Aku bisa merasakan kehangatan senyumanmu dari kejauhan
Senyum yang tulus dari seseorang yang pernah menggenggam jemari ini dengan tawa riang
Saat keluguan masih bersemayam dalam ruang ingatan yang kadang enggan kulepaskan
Kabut turun bersama gerimis
Seperti tirai penutup kerinduan
Lalu embun membekukan semuanya
Donbosco,1991
