18

4.8K 223 11
                                    

Di pagi hari yang cerah naomi keluar dari kamarnya dengan senyum mengembang

"Gue hrus cepat kesekolah biar nanya tentang Naena sama Shani"batin Naomi sambil senyum²

Veranda yang ternyata juga baru keluar dari kamar naoxi langsung menoleh kearah Naomi yg masih berdiam diri depan kamarnya sambil senyum-senyum

Ve mengeryitkan dahinya menatap Bingung kearah naomi

"Naomi kerasukan apa pagi² Gini senyum sendiri"batin ve

Veranda berjalan pelan kearah naomi melihat naomi yg masih melamun sambil tersenyum membuat ve menyunggingkan senyum Licik

Cup

"Morning my love"Bisik veranda setelah mengecup bibir naomi

Perlakuan veranda membuat tubuh naomi langsung tersentak dan shock di dalam waktu bersamaan

"Lo Aa aapa apaan sih ve"ucap naomi sambil terbata-bata

Soalnya dia kaget takut papanya lihat bisa habis riwayatnya namun veranda hanya acuh dan melinggangkar tangannya di lengan naomi

"Sebaik kita turun aku bakal masakin kamu nasgor agar nanti kamu sekolahnya semangat"ucap veranda sambil tersenyum

Naomi tersenyum kikuk lalu mengikuti ve dengan pasrah yang menarik lengannya menuruni tangga

Sesampainya di dapur Ve melepaskan tangannya dari lengan naomi lalu mulai tersenyum manis kearah naomi yg sedang menatapnya dengan penuh selidik

"Lo beneran bisa masakkan ve? Gue ga mau yah keracunan Gara² makan masakan lu"tanya naomi membuat veranda mendengus kesal

"Aku bisa masak tau"ucap ve kesal sambil mengembungkan pipinya
membuat naomi terkekeh kecil

"iya2 maaf jangan cemberut gitu dong nanti cantiknya ilang loh"ucap naomi sambil mencubit pelan pipi bakpao veranda

"iih apaan sih cantik ku Ga bakal luntur untk kamu"balas ve sambil senyum² malu

Naomi yang melihat itu langsung cekikikan dia merasa jantung nya berdebar tak normal saat bersama veranda dan naomi menyukai detakan itu mskipun detakan itu sndiri mampu membuatnya mrasakan luka tanpa darah

"Aku masakin kamu dulu ya sayang"ucap ve sambil mengecup pipi naomi

Naomi hanya tersenyum lebar dan memilih duduk sambil melihat kearah veranda dengan mata yg berbinar dan penuh cinta

Namun seketika senyum dan tatapan naomi berubah jadi sendu saat tiba2 papanya datang ke dapur dan langsung mengecup pipi Veranda

"Kamu apaan sih xi ngangetin tau Gak"ucap ve langsung dengan nada ketus sambil melirik kearah naomi

saat menyadari wajah naomi berubah jadi sendu membuat ve sedikit emosi

"Kamu pagi² buat mood aku ilang tau Ga"bentak veranda membuat naoxi jdi bigung

"Kok kmu marah² sih ve biasanya Juga dsana aku lakuin kya Ginikan" tanya naoxi

"Disana sma dsini beda aku malu sama Naomi yg melihat kita"ucap veranda sambil mengangkat nasi gorengnya

Naomi yg namanya di sebut hanya diam sambil memandang kosong kearah meja

"Astaga ve kmu ngapain malu sama naomi toh nanti Jga kamu akan jdi mamanya"ucap naoxi sambil mengecup pipi veranda

"Apasih kmu xi awas ah aku mau kasih nasgor buat naomi"ucap ve dengan wajah sinis namun naoxi tak peduli mungkin naoxi rsa ve lagi dapat

"Cma buat naomi aja nih? Buat aku mana"tanya naoxi

"Buat sendiri"ketus veranda dan berjalan melewati naoxi menuju naomi

Ve tersenyum kearah naomi
"Nah naomi nasgor buatan aku udh siap cba kamu makan dan ksih aku nilainya"ucap veranda dengan senyum lebar

Naomi mendongakkan kepalanyan melihat kearah veranda lalu menatap kearah nasgor buatan ve dari aromanya sudah terasa enak namun selera naomi benar² down

"Gue Ga lapar"ucap naomi sambil berdiri

senyum veranda luntur dia tau kenapa naomi tiba² mendadak tidak selera itu smua karna Naoxi

"Andai dia bukan papa kmu pasti udh aku bunuh naomi"batin veranda

"Pa naomi berangkat dulu"pamit naomi tanpa mengecup tangan naoxi dia langsung pergi

"Loh naomi tak jadi makan nasgornya"tanya naoxi setelah melihat naomi keluar rumah

"Ga ini smua gara2 kmu ngeselin banget jadi orang"ucap ve

Naoxi langsung terdiam dia heran dengan sifat ve selama disini sikapnya ketus kepadanya namun tidak kepada Naomi

"ya udah maaf yah syank lain kali aku Janji deh Ga bakal cium kmu depan naomi"

"Cih serah kamu"

veranda langsung beranjak pergi dari dapur meninggalkan Naoxi yang terdiam

-----

Pukul 08.00 Naomi sampai di depan sekolah namun naomi tak langsung masuk dia memilih menunggu orang² selesai baca doa dulu

setelah mendengar barisan di bubarkan Naomi baru memasukkan Motornya ke dalam gerbang

"Waah Mi Gila telat lagi lo"tanya nabilah yg tiba2 berdiri di samping naomi

"emang kapan Si naomi Ga telat Bil"tanya shani membuat naomi sama nabilah terkekeh

"Kalian Ga ush sok jdi anak teladan pasti klian berdua hbis dari Belakang kn"ucap naomi membuat nabilah & shani tersenyum

"Btw Hari ini Gw jadian sama Vinny"

ucapan shani membuat naomi sama nabilah langsung menoleh kearahnya

"Eh anjing seriusan Lu"tanya nabilah kaget

"emng muka Gue ada tampang Bercandanya"jawab shani dengan wajah malas

"Anjing lu shan untk saat ini Lo bnar² dalam msalah besar"ucap Nabilah

"Loh emng knapa bil"tanya naomi penasaran begitu Jga Dengan shani soalnya yg dia tau Vinny adalah seorang Primadona kampus yg memiliki sifat manja jadi apa yg harus di Bahayakan coba

"Ntar saat Bel gue bakal critaan"ucap Nabilah

"Hmm baiklah"sahut ShanMi bersamaan

setelah itu mreka mertiga berjalan menuju ke kelas IPS

TBC
Alhamdulillah otak GUE Dapat Hidayah Dikit :v kalau Merasa Ga nyambung bilang aja Ges

KRITIK & SARAN DI PERLUKAN

Cinta yang Rumit (Hiatus)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang