"Sampai kapan kau akan terus seperti ini Tae?"
Taehyung menatap kakanya yang duduk di sampingnya.
"Kau tau tujuanku hyung." Taehyung menghela napas. "Aku tidak mungkin berhenti sebelum aku menemukan pelakunya."
"Tapi hyung tidak tega melihat kau terus di bully, kau pikir hyung senang melihatmu pulang dengan kotoran setiap hari?"
"Ayolah hyung, kau juga tidak mau membantuku jadi diam dan biarkan aku melakukan apa yang ku inginkan."
Taehyung meninggalkan hyungnya. Setitik air mata jatuh dari kelopak matanya.
Lagi-lagi dia menangis.
Dia melangkahkan kaki keluar dari rumah menghiraukan kakaknya yang terus memanggil, tanpa perduli para maid yang menatapnya seperti biasa, prihatin.
Taehyung berhenti, memperhatikan seseorang di seberang jalan. Dia menghembuskan napas kesal.
"Kenapa juga harus lupa bawa uang, aku kan ingin makan es krim," gumamnya kesal.
"Kau mau es krim?"
Taehyung menoleh cepat ke arah suara.
"Mau!"
Ck, Taehyung kira dia yang ditawari ternyata anak kecil itu. Dia mencebikkan bibirnya seperi akan menangis.
"Baiklah tunggu disini biar hyung belikan."
Namja itu pergi membeli es krim. Mata Taehyung terpaku pada es krim yang di bawa namja itu."Nah, ini buat nae dongsaeng!"
"Terima kasih hyung!"
Sepasang adik kakak itu akhirnya pergi meninggalkan tempatnya meninggalkan Taehyung dengan wajah lesunya.
"Mau es krim," rengeknya entah pada siapa.
"Kau mau es krim?"
Taehyung yang ingin pergi tiba-tiba berhenti. Ingin berbalik, dengan cepat menggeleng. Pasti bukan dirinnya yang ditawari.
"Hei kau tidak mendengarku ya?"
Taehyung diam, dia tidak ingin malu seperti tadi.
Orang itu berdecak.
Taehyung menunggu orang itu berbicara lagi tapi satu menit menunggu tidak ada suara apapun terdengar kecuali pejalan kaki yang sedang bergurau dengan teman-temannya.
Air mata mulai berjatuhan, Taehyung menangis.
Pluk!
Sesuatu memegang pundaknya membuat tangis Taehyung semakin kencang.
"Hei?!" Orang itu membalik tubuh Taehyung hingga menatapnya.
Deg.
"J-jungkook?"
"Kau mengenalku?"
Taehyung gelagapan. "T-tidak!"
Jungkook tertawa pelan. "Yasudah ini untukmu." Jungkook menyodorkan semangkuk es krim pada Taehyung.
Mata Taehyung seketika berbinar. Sesaat Jungkook terpaku melihat senyum kotak itu.
"Gomawo!" pekik Taehyung.
Jungkook tidak membalas namun senyumnya dapat diartikan sebagai kata 'sama-sama.'
TBC

KAMU SEDANG MEMBACA
Not The Real Me(KOOKV)
FanfictionJeon jungkook terkenal karena kekejamannya, membully murid yang dia rasa kurang mampu. Dan Taehyung adalah salah satu dari banyaknya korban bully Jungkook.