Sucker

924 117 61
                                    

Warning 17+!!! bukan adegan mature sih tapi mungkin agak kurang nyaman buat beberapa orang. So... guess the man 'till it reveal okay 😁


















Minkyu mengelus tengkuknya, sejak tiba di cafe ini, dia merasa diawasi. Minkyu melirik ke belakang sejenak

"Kenapa kyu?" tanya Wonjin yang menyadari pergerakan Minkyu, Minkyu terlihat terkejut, dia segera menggeleng ringan

"Enggak kok, gapapa" Wonjin lalu tersenyum

"Kalo ada apa apa bilang okay? Ayah sama bunda kamu kan nitipin kamu disini sama aku" Minkyu mengangguk ceria

"Iyaa, aku paham jin. Kamu gak usah khawatir" Wonjin tersenyum lalu melanjutkan tugasnya yang tertunda.

Tapi. . .

Minkyu kembali melirik ke sekitarnya



Perasaan diawasi itu tidak hilang.


















Menggaruk kepalanya bingung, Minkyu kembali mencoba menelaah soal yang ada di depannya. Dia harus fokus kalau ingin soal di depannya cepat selesai sehingga dia bisa cepat pulang

"Argh" Minkyu akhirnya memekik putus asa, mengakibatkan laki laki yang ada di depannya menoleh

"Kenapa Minkyu?"

"Pusing kak, aku gak fokus" laki laki di depannya tersenyum, menyodorkan sekotak coklat manis untuk dimakan Minkyu

"Gak fokus kenapa?" Minkyu menggigit bibir, entah dia harus bercerita atau tidak tapi, sepertinya dia bisa mengandalkan laki laki di depannya

"Kak aku boleh cerita sesuatu gak?" laki laki di depannya mengangguk ringan

"Sebenernya selama ini aku ngerasa selalu diliatin, kayak diawasin gitu. Sejak masuk sekolah ini sih kak. Cuman akhir akhir ini makin sering dan makin kerasa" cerita Minkyu akhirnya, dia merasa sedikit lega setelah bisa mengeluarkan hal yang mengganggu pikirannya selama enam bulan ini.

Laki laki di depannya terdiam, mungkin mencerna cerita Minkyu

"Terus kamu udah tau siapa yang selama ini ngawasin kamu?" Minkyu menggeleng polos

"Enggak tau, ini aja aku cuman cerita ke kakak. Gak berani cerita ke yang lain, takut mereka khawatir" Minkyu akhirnya mengambil satu buah coklat dari kotak lalu memakannya

Laki laki di depannya tersenyum

"Jangan terlalu khawatir, mungkin perasaan kamu aja, mungkin karena kamu baru di lingkungan ini, jadi rasanya begitu" ujar laki laki di depannya menenangkan, Minkyu mengangguk

"Iya kali ya kak. Apa aku aja yang terlalu lebay ya hehe"

Hehe-nya tuh kok dibaca aja gemes ya.

"Atau mungkin emang ada, tapi hanya karena khawatir aja dia awasin kamu" Minkyu memajukan bibirnya, dia menopang dagu menatap laki laki di depannya

"Kenapa gak langsung ajak aku ketemu aja? Kalo ketemu, terus kenalan, kan aku gak parno" rengeknya pelan, laki laki di depannya berdeham

"Mungkin takut" Minkyu melebarkan matanya

"Takut kenapa? Emang aku nyeremin?" tunjuk Minkyu pada dirinya sendiri

"Iya serem banget" lalu laki laki di depannya tertawa, Minkyu akhirnya menuruti permainan laki laki itu dan membuah wajah menyeramkan yang lebih cocok disebut menggemaskan.

Menghasilkan tawa kembali dari keduanya yang menghabiskan sore di sudut perpustakaan sekolah.

"Eh udah jam 17.30 aja, kak aku duluan ya. Takut Wonjin ngomel kalo kelamaan bimbingan" Minkyu berdiri lalu membereskan barang barangnya. Laki laki di depannya tersenyum kecil dan mengangguk

the brightest little star | All x MinkyuTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang