"Nyon!!" Teriakan Byungchan menggelegar seisi kantin.
"Apa lu? Minta bayarin apa??!!" Sahut Seungyoun sok sengak pas udah sampe di meja Byungchan.
"Idih lu sinis bener sama temen."
"Kak Seungwoo nyuruh kelompok kita ngumpul di kelas."
"Kok mendadak?"
"Ga tau. Katanya mau liat laporan kita udah sampe mana."
"Bawa laptop gak lo?"
"Anjir. Belum gue apa-apain itu drafnya."
Akhirnya Seungyoun sama Byungchan naik ke lantai atas gedung kampus.
Gak lupa nelponin Hangyul sama Yohan buat kumpul.
Muter otaklah buat nyiapin alasan kalo kena marah nanti karena laporan masih secuil.
"Cari siapa?"
Cowok ceking, tinggi, pake kaos item jaket denim nanya pas mereka berdiri di depan kelas.
"Kak Seungwoo, bang."
Cowok itu kemudian buka pintu terus teriak,
"Woo, anak buah lo nyariin nih. Buruan kirim email, gue mau laporan akademik sekarang."
"Sabar, Hyuk."
Gak lama Seungwoo keluar sambil nenteng laptop.
Seungyoun rasanya mau loncat dari gedung aja pas liat Seungwoo di depan matanya.
Seger bener.
"Yang lainnya mana?"
"Lagi di jalan, kak."
Seungwoo gak ngomong apa-apa lagi pas balik badan jalan menuju tangga.
Ujung-ujungnya naik ke lantai tiga.
Kenapa ga ada lift sih ini kampus butek amat.
Udah ngumpul semua, dan sesuai dengan tebakan mereka kena marah pas Seungwoo ngecek laporan.
"Kak, udahan dong marah-marahnya."
Seungyoun berani ngomong gitu karena udah capek telinganya dimarahin.
Seungwoo natap Seungyoun.
"Nanti gantengnya hilang." Sambungnya yang mendapat geplakan spontan dari Byungchan.
"Kalau mau bercanda bukan sekarang waktunya." Ucap Seungwoo.
Sudut bibir Seungyoun terangkat tipis ngeliat Seungwoo kesel ke dia yang sialnya malah keliatan ganteng.
"Saya lagi ngga bercanda, kak."
Baru mau jawab omongan Seungwoo, pinggang Seungyoun udah dicubit sama Hangyul.
"Ga usah macem-macem, setan."
Ujungnya Seungyoun sama Hangyul yang berantem.
"Tidak ada pengecualian tiga hari lagi laporan setidaknya sudah jalan setengahnya. Sekarang bubar."
Jam lima sore, Seungyoun dan teman-temannya yang masih nongkrong di kantin memutuskan untuk pulang.
Pas Seungyoun lagi jalan menuju parkiran, dia ngeliat Seungwoo lagi berdiri di samping pos satpam.
Tadi setelah meeting, Byungchan udah pulang duluan gak ikut nongkrong, katanya mau nemenin mamanya belanja.
Dan ia yakin Seungwoo juga baru pulang karena tugasnya bisa dipastikan menumpuk dan gak bisa ditinggal.
KAMU SEDANG MEMBACA
Candle Light +Seungzz+
FanfictionMoments with you are always special. It means, I'm thankful for all the days we spent together. Like a candlelight that never goes out, My wish of us being together forever, It's only you and me.
