Tidak penting mataku selalu tertuju ke siapa. Mata tidak bisa menentukan, tapi hati yang menentukan.
Pagi awal dari kehidupan, siang hari mulai terluka, Malam adalah saat yg tepat untuk menangis. Untuk siapa hati ini akan menjadi milik siapa, k...
Hari ini mata pelajaran kelas gue adalah Olahraga. Karena pr fisika gue belom tuntas, gue jadi terlambat dan akhirnya gue disuruh keliling lapangan bareng anak - anak yang telat masuk sekolah. Ternyata di antara anak - anak yang telat di sana gue nemuin cowok yang kayaknya pernah gue liat, dia adalah Alexander stewart, Orang yang sokap dan mirip tuyul, kadang ada kadang enggak. "Woe, ngeliatin apa lo?, ngeces tuh?" kata alex yang tiba tiba udah ada di depan gue. Karena si tuyul bilang ke gue kalau gue ngeces gue pun reflek ngusep bibir. "Tapi Booong ,Hiyak" kata alex sambil menirukan suara MAWANG.
Setelah mengikuti pelajaran olahraga Gue dan leta langsung menuju kelas buat ngadem di kipas angin. "Keanooo pantek - in kipasnya dong, gerah nih gue" kata leta sambil ngipas - ngipasin muka yg penuh dengan keringat "Yee, emangnya lo doang yang gerah, gue juga kali" Balas keano "Ladies first" Balas leta yang tydak mau mengalah. "Diem gak lo, apa mau sekalian gue buang kipasnya biar adil?" Tegur Tom dengan nada yang dingin membuat siapapun yg dengar tidak berani berkutik lagi.
PING... PING... ALEXANDER: Al lagi ngapain?
ALETTA: Lagi ngadem
ALEXANDER: Lo hari ini ada kegiatan gak?
OMAYGAT ALEXANDER APAKAH KAMU MAU NGAJAK NGEDATE DENGAN AKYU? EH TAPI PERTAMA - TAMA GUE HARUS JUAL MAHAL DULU BIAR GA DIKIRA MURAHAN EHE🌚👍🏻.
☝🏻☝🏻☝🏻DIATAS ADALAH ISI PIKIRAN ALETTA ☝🏻☝🏻☝🏻
ALETTA: Gue kayaknya ada acara deh, kapan - kapan aja gimana?
ALEXANDER: That's ok :)
ALETTA: Serius?
ALEXANDER: Yup.
Karena bel pergantian jam pun berbunyi aletta dan leta segera menganti pakaianya. 5 menit lagi jam pulang berbunyi, hari ini aletta, leta, keano, matteo dan tom ada kerja kelompok Ipa. Mereka ber - 5 Sudah berjanji untuk mengerjakan di starbuck sarinah.
TRETTT... "Al, jangan lupa jam 3" kata matteo "Jangan ngaret lo semua" Perintah keano "Hilih, lo ngomong kek gituan palingan lo sendiri yang telat" Balas matteo "Bacot ah" Balas gue yang sudah tidak tahan lagi mendengar bacotan duo manusia jadi - jadian itu.
Setelah sampai rumah, gue pun segera membersihkan diri dan rebahan sebentar buat merilexan tubuh. Karena sebentar lagi mau jam 14.30 gue pun segera menganti baju dengan baju pergi.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Simple but cute right? :>
Karena gue males macet macetan gue pun akhirnya naik Motor, Palingan 20 menit nyampe. Akhirnya sampe juga dan Karena belom ada siapa - siapa cuma gue dan beberapa pengunjung di sini.
"Haus breh..., mana leta belom dateng" desah gue. Kursi samping gue pun tiba tiba mengeluarkan suara, gue segera noleh kepada orang yang menyeret kursi. Ternyata itu tom, Si Cowok dingin yang selalu membuat gue penasaran. gatau kenapa tapi aura dia berbeda dengan yang lainya, Dia mempunyai karakter yang berbeda dari Puluhan cowok yang pernah gue temui. Kata leta Tom banyak yang suka mulai dari kalangan kakak kelas, se - angkatan dan para guru - guru yang masih MUDA juga suka sama dia. WAGELASEH. OKAY STOP MIKIRIN TOM !!! BACK TO CERITAH.
"Eh sorry ya gue telat"kata mereka ber -3 Gue cuma bales dengan senyum apa adanya:) Kalau tom masih asik dengan handponenya. "Gais kalian gak haus?" tanya matteo untuk mencairkan suasana. "Aroma - Aromanya orang yang mau ngebayarin nih" Timpal keano. "Sabi kali bayarin kita ber - 4" Balas leta dengan wajah tidak berdosanya. "Gue Caramel java chip Frappucino yang venti 1" Kata gue "Gue Cold brew Coffee yang venti jg" Ucap Tom sembari memegang hpnya. "Gue samain dh sam kyk mereka" kata leta dan keano. "Sip dah" sambil mengacungkan jempolnya.
Setelah pesanan datang mereka langsung mengambilnya dan kerja kelompok pun dimulai. Hari pun semakin Sore, Akhirnya mereka selesai juga mengerjakan tugas dari ibu Sera. Tidak terasa kalau hujan pun mulai mengguyur ibukota jakarta. Karena disana cuma aletta sendiri yang bawa motor, Aletta binggung harus bagaimana. Karena Tom merasa tidak enak dengan Aletta,Tom langsung memberi kunci mobilnya ke pada aletta. Dan akhirnya Tom pulang basah basahan :)
DINGIN - DINGIN GINI DIA MASIH PUNYA HATI
It's been 5 years since the updatee lol, welcome back author