Chapter~1

103 10 0
                                    

Pagi dengan cuaca cerah seharusnya membuat semua orang merasa bahagia,damai,dan juga tenang.
Tapi tidak dengan seorang gadis bernama Sana Arthasyah, Sana tidak akan pernah bisa merasakan ketenangan saat Ia sudah sampai disekolah,tepatnya didalam kelas.
Kenapa?,ya karena semua murid perempuan selalu saja berteriak saat melihat dan menonton video video idol kpop,yang menurutnya jika Dia mendengar suara itu gendang telinganya akan pecah,tapi nyatanya tidak pernah.
"Ck,apakah mereka akan selalu berteriak seperti itu?",decak Sana kesal.

" Waaaww,lihat lah member member BTS ini mereka terlihat sangat sexy saat diatas panggung!","Benar sekali mereka tidak terlihat sebagai manusia melainkan sebagai malaikat!","Lihatlah ini juga Sehun EXO benar benar menawan". Ya,kira kira seperti itulah teriakan anak anak perempuan dikelas Sana setiap harinya,jika bukan karena bel masuk berbunyi mereka tidak akan berhenti hentinya untuk berteriak. Bahkan terkadang orang orang yang berada disekeliling mereka akan menjadi sasaran untuk mereka pukuli karena merasa gemas melihat bias  nya itu.

Tidak kepada Sana mereka melakukan itu,karena jika mereka berani berteriak apalagi menarik narik Sana gadis itu tidak segan segan untuk memarahi teman temannya itu dan juga melontarkan kata kata yang membuat seorang Kpop-ers sakit hati.

"Sana kau harus menemaniku berbelanja merchandise EXO,ya?!" Ucap Hana sahabat Sana lagi lagi dengan teriak.
Hana adalah teman pertama sekaligus sahabat bagi Sana saat Ia baru memasuki sekolah,entah kesialan atau apapun itu, bagi Sana berteman dengan Hana adalah salah satu bagian dari petaka juga,karena Hana juga merupakan seorang Kpop-ers ,tidak jarang Hana meminta Sana  untuk menemaninya membeli pernak pernik idol Kpop.  Sana juga sering menolaknya,dengan ocehan ocehannya yang tidak pernah didengarkan oleh Hana,karena pada akhirnya Sana pun akan mengikuti kemauan Hana.
"Tidak,aku tidak mau buat apa kau membeli barang barang tidak berguna itu lagi,baru saja kemarin kau membeli barang itu dan sekarang kau ingin membelinya lagi?!" Bentak Sana.
"Aiishhh,kau ini ay-"rengek Hana terpotong

'Krrringg'
Bel masuk berbunyi

" Ayolah Sanaku yang cantik dan ba-"bujuk sana terhenti saat aku membentaknya,"Hana bisa kah kau diam! ini sudah saatnya belajar",ya aku membentaknya karena Guru sudah masuk kekelas kami.

'Hmm,selalu seperti itu,biarlah nanti juga dia akan mau'batin Hana.

'Krrringg'
Bel istirahat berbunyi

Inilah waktu yang Sana benci. Biasanya waktu istirahat adalah yang ditunggu tunggu,berbeda dengan Sana, karena menurutnya waktu inilah ketenangan yang Ia rasakan berakhir dengan adanya teriakan dari murid perempuan.

Tidak ada bedanya dengan Hana sahabat Sana yang juga akan berteriak teriak saat fangril-an,namun karena sudah tau sifat temannya itu Hana akan pergi menjauh saat Ia ingin fangril-an bersama teman temannya yang lain. Hana juga tidak pernah berhenti untuk 'meracuni ' Sana agar Ia menyukai Idol Idol kpop.
Ya,setidaknya Sana cukup tenang karena Hana tidak pernah teriak teriak dengannya untuk bercerita tentang Idol idol itu,kecuali saat Hana merengek meminta untuk menemaninya.

"Kau tidak mau ke kantin?" tanya Hana,"Tidak,terima kasih kau saja dan tolong kau belikan ku susu coklat jika kau ingin aku menemanimu membeli barang barang tak berguna itu"jawab Sana ketus. "Astaga selalu saja seperti itu,baiklah mana uangnya?" Ucap Hana malas,"pakai uang mu dulu"balas Sana cuek. "Ck"decak Hana. " Apa?"tanya Sana dengan nada membentak. "Tidak" Balas Hana berjalan kekantin. Ya,memang Hana itu sangat takut apabila Sana sudah berbicara dengan nada yang cukup tinggi.

Skip~


Waktu pulang sekolah tiba,Sana dan Hana langsung bergegas dan pergi ke outlet yang isinya adalah merchandise Idol Idol kpop.

"Cepatlah cari barang barang yang mau kau beli,aku akan menunggu disini",perintah Sana." Baiklah aku tidak akan lama,jangan pergi kemana mana,ok"jawab Hana,"hmm"balas Sana dengan anggukan.

Setelah menunggu selama 20 menit~

"Haahh,akhirnya selesai juga" Lengguh Hana sambil merentangkan tangannya dengan belanjaan yang sangat banyak 'menurut Sana'.
"Ya Ampun,kau ini lama sekali,dan lihat berapa banyak belanjaan kau itu,kau ingin merubah kamar mu menjadi gudang kah?!" Omel Sana.
Karena melihat penjaga outlet itu memperhatikan Sana karena sedang memarahinya,Hana pun langsung mengajak Sana pergi. "Sudahlah,tidak usah banyak komentar,ini" Ucap Hana sambil memberika bingkisan,"apa ini?"tanya Sana,"itu kipas agar hatimu itu adem dan tenang,tidak marah marah terus"jawab Hana cuek."Ck,aku tidak mau apa lagi ada gambar laki laki yang sok sexy (KAI EXO)"tolak Sana dengan nada yang sedikit jijik.

'PLAK'
Hana menempeleng pala Sana. "Auchh,sakit bodoh". protes Sana," Kau yang bodoh,orang seperti itu kau bilang sok sexy?,dia memang benar benar sexy tau",kesal Hana. "Ya ya Hanaku sayang ayo kita pulang" Bujuk Sana dengan nada sok lembut.

Pada akhirnya Sana pun menerima pemberian Hana.
Hana memang selalu memberikan pernak pernik kpop Idol kepada Sana, padahal Hana tau jika Sana tidak akan menyukainya,Sana sendiri juga merasa heran.
Batin Hana,ia akan melakukan apa pun agar Sana menjadi seorang kpop-ers sama sepertinya.

Ok,itu sangat berlebihan sampai Ia akan melakukan apapun,
Bagaimana jika Sana meminta agar Hana membelikan tiket serta keperluan yang dibutuhkan saat pergi ke Korea untuk melihat langsung bagaimana paras Oppa Oppa korea itu secara LANGSUNG?,dengan begitu mungkin Sana baru menyukai Idol kpop:), HAHA,bahkan Hana sendiripun masih harus menabung untuk membeli pernak pernik biasnya itu.




























Halo!
Gimana ceritanya?,ga jelas ya?,jelek kah?,MAAF(っ◞‸◟c)

Mohon kritik dan sarannya!

Bye bye
Sampai bertemu di next chapter!👋







Me And IdolTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang