Pagi ini,Eeza bangun dengan hati yang gembira. Mungkin efek yang kemarin, dimana ia pulang diantar oleh Gama walaupun karena dengan alasan sebagai permintaan maaf dari cowok tersebut.
Dan di tambah lagi, saat hari masih menunjukan pukul 05:30 pagi Eeza sudah menerima pesan dari Gama bahwa ia akan menjemputnya untuk berangkat kesekolah bersama-sama.
Bagaimana mungkin Eeza tidak sebahagia ini. Bayangkan saja, orang yang selama ini kita sukai dan idam-idamkan tiba-tiba saja mengajak kesekolah bersama.Walaupun sikap yang di berikan oleh Gama saat di kantin waktu itu masih membekas dalam pikiran Eeza.
Tapi, siapa yang dapat menolak jika orang tersebut mulai menerima dan mau membuka diri untuk kita, walaupun orang itu pernah membuat hati kita sakit.
Saat ini Eeza sudah rapi dengan seragam sekolahnya dan bersiap untuk turun kebawa, tapi sebelum itu ia mengecek dulu hpnya kalau ada pesan dari Gama,karena belum ada pesan apa-apa ia langsung turun menuju meja makan.
Di meja makan pun rasa gembira yang terlukis di wajah Eeza diwakili dengan senyum yang terus mengembang di bibirnya, membuat orang tua Eeza merasa bingung.
"kamu kenapa? Kok, senyum-senyum terus, hem?? ". Tanya Herman ayahnya Eeza.
"Ia, dari pas turun kebawah sampai sekarang aja masih semyum-senyum. Emangnya ada apa sih? ". Tambah Indah ibunya Eeza, yang penasaran kepada putrinya ini.
"Ngak ada apa-apa kok". Jawabnya sambil tersenyum lebar yang membuat lesung pipinya itu muncul.
Tiba-tiba terdengar suara klakson motor dari luar dan dilanjutkan dengan suara pesan masuk dari hp Eeza,yang menunjukan isi dari pesan tersebut bahwa Gama sudah berada di depan rumahnya.
"Yaudah,Eeza udah di tungguin teman di depan. Kalau begitu Eeza berangkat dulu ya...". Ucapnya sambil berlari kecil keluar untuk menghindari pertanyaan-pertanyaan dari ibu dan ayahnya.
"Tuhkan, pasti ada apa-apanya ini". Curiga ibunya Eeza.
"Udahlah, namanya juga anak muda pasti masi malu-malu kalo di tanyain". Bela Herman kepada sang putri.
"Yaudah deh". Setuju Indah.
💕💕💕
"Hai... ". Sapa Eeza saat ia sudah berada di samping Gama.
Gama yang tengah duduk di atas motor kesayangannya pun menoleh kearah Eeza dan membalas sapaannya. "Hai... ".
"Sorry ya udah nungguin". Ucap Eeza
"Ngak kok, lagian gue belum lama nyampenya". Jawab Gama sambil tersenyum.
Eeza yang melihat senyuman manis dari Gama seakan-akan terpanah dengan ciptaan Tuhan yang ada di hadapannya ini.
"Yaudah, ayo berangkat nanti bisa telat". Lanjutnya.
Eeza yang mendengar kalimat lanjutan dari Gama, langsung tersadar dan segera naik di atas motor karena takut telat jika terus berlama-lama memandang manusia di depannya ini.
Sekitar 10 menit dalam perjalanan, akhirnya mereka sampai di sekolah sebelum terlambat.
Dan dari awal mereka masuk gerbang hingga tiba di parkiran, semua pandangan warga sekolah yang terkejut dan iri terus mengikuti mereka dan di sertai dengan bisikan-bisikan pujian dan ketidak sukaan melihat kedekatan mereka berdua.
"Makasih ya ". Ucap Eeza setelah turun dari motor.
"Ia, sama-sama". Balas Gama.
"Emm...Kalau begitu gue duluan ya". Pamit Eeza yang langsung jalan duluan tanpa menunggu Gama yang masih belum turun dari atas motornya itu.
Gama yang melihat kepergian Eeza pun hanya menatap kepergian perempuan itu, dan mulai melangkah menuju kedalam kelasnya.
*Hai hai guysss.....
Sorry banget bagi yang udah setia nuggu updatetan cerita ALEEZA yang baru di lanjutin 🙏🙏
Semoga tetap rajin update ya guyss authornya 😆😅😂
Jangan lupa vote dan komen ya....

KAMU SEDANG MEMBACA
ALEEZA
Teen FictionALEEZA REBECCA Seorang gadis SMA yang sangat ceria dan cantik,banyak yang ingin mendapatkannya. Namun, gadis yang biasa di panggil Eeza oleh teman-temannya ini, sangat menyukai seorang GAMALIEL ORLANDO. Akankah Eeza dapat menjadi kekasih Gama? Apa...