New classmates.

464 19 3
                                    

Aldric merasakan tubuhnya terbaring di tempat yang empuk dan nyaman.

'Tak ku sangka, tidur di sofa. Nyaman juga ya.'

Ia masih tak menyadari kalo sekarang tengah berbaring di bedcover kesayangannya.

Beberapa menit kemudian...

"Kringggggggg "

Jam weker di nakas berdering dengan keras hingga memekakan telinga. Ia pun mengambil jam weker tersebut..

"Berisik!!"

'pyarrr..'

Naas sang jam weker pun hancur tuk kesekian kalinya

Aldric pun Langsung terbangun tatkala ia teringat sesuatu.

"Shitt.. ulangan physics."

Ia pun segera beranjak menuju ke kamar mandinya dan melupakan sesuatu. Sebelum masuk, ia melihat mengitari sekeliling kamarnya.

'Emm. Ternyata cuman mimpi kan? Toh dia tak ada.'

Ia pun segera melanjutkan aktivitasnya yang tertunda.

OoooooooooooO

"Pagi... aldric .."

Semua siswa/i yang melihatnya pun Langsung menyapanya.

Aldric pun hanya tersenyum tipis dan memasang wajah datarnya. Meskipun seperti itu, Tak pernah sekalipun menyurutkan mereka tuk tak menyapa sang bintang sekolah mereka.

Barusaja ia mendaratkan bokongnya di bangku yang ia huni selama 6 bulan. Tiba2 ada yang menepuk bahunya.

"Woii.. Tumben siangan? " seru seseorang yang barusaja datang Sambil duduk di depan bangku aldric.

"Eh Chris. Iya nih gegara tidur telat semalem."

Aldric terlihat tak begitu menanggapi Chris, Ia pun mulai mengobok-obok isi tasnya seraya mencari sesuatu.

Sedang Chris pun manggut- manggut mendengarnya, tiba-tiba ia ingat suatu hal.

"Oh ya Al, kau tau tidak. Kalo di kelas kita bakal ada murid baru." Jelasnya.

Aldric pun mengangkat kedua bahunya. Seperti biasa ia tak peduli dengan gosip apapun di sekolah dan tak begitu tertarik dengan murid baru.

Sedang di koridor sekolah, terlihat seorang gadis berambut hitam legam berjalan dengan santainya. Semua murid kasak-kusuk membicarakannya.

Gadis itu pun sepertinya tak peduli dengan kelakuan murid-murid itu dan masih berjalan dengan santainya menuju ke ruang tata usaha.

Sedang di kelas, Chris masih saja mencoba meracuni pikiran Aldric.

"Aish... Al, kenapa kau kalem aja sihh? Dia ini cewek cantik tau." Seru Chris yang menggebu-gebu menjelaskan semua hal yang ia tahu tentang murid baru itu pada Aldric. Tapi bukan aldric kalo ikutan 'Kepo'

dengan hal seperti itu.

Aldric hanya tersenyum datar setelah menemukan apa yang ia cari di tasnya, setelah itu ia pun membuka buku physics-nya dan mulai tenggelam kedalamnya.

Teng..tengg..

Bel masuk pun berbunyi, semua siswa/i segera duduk ketempatnya masing-masing. Begitu jua Chris yang membetulkan duduknya.

"Selamat pagi student..."

Sapa sang guru slim yang cantik tapi terkenal dengan ketegasannya. Sepertinya kaliini ia tak datang sendirian.

"Pagi bu Naomi .."

Jawab para murid dengan serempak. Bu Naomi pun tersenyum simpul,

"baiklah semuanya, kalian kedatangan teman baru. Nona flourensa silahkan masuk." Titah bu Naomi.

Gadis yang di sebut nama belakangnya pun memasuki kelas dengan tenangnya. Tapi tidak dengan ketenangan para siswa.

"Woooww."

Sepertinya semua para siswa/i terkejut dengan penampilan

'teman baru' mereka.

Rok pendek yang berlipat diatas dengkul, dengan kemeja yang pas di tubuhnya. Rambut yang berkeriting ala Curly wave, membuatnya terlihat manis. Meski wajah terkesan datar.

Aldric pun sepertinya masih tak menyadari siapa yang ada di depan kelas itu.

Sedangkan bu Naomi tak terlalu menanggapi pandangan yang berbeda dari siswa/i nya.

"Baiklah silahkan perkenalkan namamu."

Siswi baru itu pun mulai tersenyum dengan sopan dan segera memperkenalkan dirinya. Lagi-lagi semua terpanah dengan senyumannya.

"Namaku Angel Samara E.flourensa. Panggil sesuka kalian tapi aku biasa di panggil Ara." Ujarnya dengan tenang.

Mendengar suara yang begitu merdu membuat Aldric tersentak dari lamunannya.

"Angel?!?"

OoooooooooO

Teng. Tengg..

Setelah melewati 2 mata pelajaran, akhirnya istirahat pun tiba.

Murid-murid pun berhamburan tuk keluar dari kelas. Sedang sang 'Murid baru' masih setia duduk di bangkunya.

Aldric yang merasa penasaran dengan kehadiran Angel yang tiba-tiba ada di sekolahnya, ia pun segera menghampiri gadis berambut hitam legam itu.

"Olla my prince. Maap tadi bangun duluan dan gak sempat pamit." Ujar Angel yang terlebih dulu menyapa Aldric. Aldric yang terkejut langsung mengubah air mukanya.

"Kau? Ternyata benar-benar nyata? Ku kira hanya....

"Ya. Aku memang nyata dan bukan ilusimu semata. Btw sekolahmu seru juga ya." Ujar Angel yang memotong omongan Aldric.

"Tapi anda jangan khawatir. Aku masih Butler anda." Tambahnya dengan nada senang.

Sedang di tempat nun jauh disana.

Terlihat pemuda yang berdiri dengan angkuhnya di depan koloninya.

"Siapa yang berani menganggu kesenanganku!!!" Ujarnya dengan suara menggelegar.

Tiba-tiba salah satu pengikutnya membisikkan sesuatu pada pemimpinya.

"Awas kau Elfania." Ujarnya Seraya mengepalkan tangan kirinya sampai tulang jemarinya bergemeletukan.

Sedang di tempat sebelumnya...

Angel merasa ada seseorang yang memanggilnya dengan geram.

Ia memang di anugerahi kemampuan indera ke-6 yang hampir di miliki setiap Butler, tapi dengan kemampuan yang berbeda-beda tentunya. Angel pun segera beranjak dari tempat bangkunya dan membuat Aldric kaget dengan gerakan spontan Angel itu.

"My Prince, aku akan pergi sebentar. Dan ku harap kau jangan khawatir, key." Ujar Angel dengan mata berkilat jail.

"Lho? Sebentar lagi Bel, kau mau kemana?" Tanya Aldric, Angel pun berhenti sejenak tapi sama-sekali tak menoleh.

"Ada hal yang harus di selesaikan. Dan tolong ijinkan aku yahh. Bye."

Setelah mengatakan hal itu, Angel pun melesat pergi dengan secepat kilat, untung takada Murid yang melihat.

"Cepat bawa Elfania kemari." Titah seorang penguasa pada bawahannya. Tapi sepertinya mereka tak perlu mencarinya karena ...

"Kau memanggilku Vanders?" Seloroh sesosok gadis yang barusaja menginjakkan kakinya di tempat, 'Musuh'-nya.

"Akhirnya, kau datang juga My Angel tunanganku." Seru Pria yang di panggil 'Vanders ' itu tengah menatap gadis di hadapannya dengan tatapan kosong nan sulit di cerna.

-------------------------------------------------

--------------------

Hollahh..

Dikit ya? Lumayan kok. Btw jangan lupa Vomentnya..

Makasihhh..

^_^

dark angelTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang