Part 1

53 16 6
                                    

Ana
Di negara swiss yang begitu sejuk, indah, dan damai ada dua gadis yang sedang makan di sebuah cafe, Yahhh dua gadis itu adalah ana (Zana Azkia Hendrik) dan vita (Jovita Armina Baldric). Tiba tiba ditengah makan, ada nada panggil di HP ana.

"Assalamualaikum" Kata orang sebrang sana yang menelfon ana. Yap siapa lagi kalo bukan Ratnaduhita Hendrik bunda nya yang amat ana sayang.

"Waalaikumsallam bunda" Kata aku sambil tersenyum.

"Besok kamu pulang ke iIndonesia pesawat take off jam 07.00 pagi, gak ada kata bantahan ana!" Printah bunda.

"Iya bunda" Kata ku dengan lemes, karna mengikat keluarga kandung ku yang tega telah menuduh aku mencelakai mamah dan berakhir dengan aku diusir.

"Yaudah ya, bunda mau masak buat ayah mu, abang mu dan kakak mu nanti, assalamualikum anak bunda yang cantik" Kata bunda.

"Iya bunda, walaikumsalam bunda" Kata ku, sambil mematikan telfon dengan wajah sedih.

"Ana, are you oke?" Vita yang melihat wajah aku yang sedih.

"Vit apa aku bisa menghadapi ini semua vit?" Kata ku sambil menunduk kepala. Karna vita tau semua masa lalu ku, aku yang menceritakan semuanya dan vita selalu ada disamping aku dan menerima aku dengan baik.

"InsyaAllah, ana serahkan saja semuanya sama Allah" Kata vita. Dan aku hanya menganggut kepala dan bersyukur karan vita selalu ada disamping ku.

Waktu berjalan begitu cepat dan sekarang sudah menjelang malam.

#####

Aku sudah sampe di halaman rumah umah dan upah hendrik. Pas aku mau membuka pintu utama, pintu itu sudah dibuka oleh seorang maid.

"Good night nona ana" Kata maid itu.

"Night" Kata ku. Aku langsung menuju ke ruang keluarga, disitu ada umah dan upah lagi menonton televisi.

"Assalamualaikum umah upah" Kata ku.

"Waalaikusallam baby" Kata umah dan upah.

"Come ana bukan anak kecil lagi, jadi jangan panggil ana baby, please umah upah" Sambil memanyunkan bibir karna kesel sama umah upah.

"Hahaha kami tidak bisa karna kamu baby kecil yang cantik dan manis dari keluarga hendrik setelah fara" Kata umah sambil tertawa bareng upah dan aku hanya memanyunkan bibir ku karna kesel sama umah upah tapi juga seneng karna keluarga hendrika begitu baik kepada ku.

"Kamu udah tau besok kamu pulang ke Indonesia?" Kata upah, dan aku hanya menganggut kepala ku saja.

"Omah upah ana mau tidur dulu ya, ana udah ngantuk" Kata ku sambil berjalan menuju kekamar ku.

"Kesian gadis kecil dan manis seperti ana, semoga saja dia mendapatkan kebahagiaan yang begitu banyak" Kata umah, karna umah ana sayang banget sama ana.

"Iya sayang, amin" Kata upah sambil mencium kening umah.

SKIP

Setiba di kamar, ana menuju ke balkon. Dan mengingat 11 tahun yang lalu, dimana dia diangkat menjadi keluarga Hendrik.

Flashback

Kejadian dimasa lalu membuat seorang gadis berubah 180℅. Dia membenci masa lalu nya dan dia membenci nya. Menjelang malam seorang gadis yang diusir tadi, berjalan di jalanan yang dia tidak tau? Dia hanya mengikuti langkah kaki nya. Dan dia baru sadar bahwa dia sedang berada di daerah yang sepi dan rawan kejahatan. Dan dia duduk dipinggir jalan sambil menangis. Tiba tiba?

"Haiii manis kamu sedang apa ditempat seperti nih?" Kata seorang laki laki yang sepantaran abang raka.

"Hiks... hiks... a... aku gak tau... dan... aku... aku... takut... hiks... hiks..." Kata ku sambil menangis.

Laki laki yang sepantaran abang raka kaget melihat ku menangis "Kamu kenap menangis? Ada yang melukai mu? Bilang sama aku"

Aku hanya menggelengkan kepala ku dan berkata "Aku diusir dari keluarga ku, aku tidak salah, aku tidak menusuk mamah, aku tidak salah😭😭, orang jahat itu yang mau menusuk aku dan mamah menghalangi nya dan jadilah mama yang terkena pisau itu😭😭, AKU TIDAK SALAH, AKU BUKAN PEMBUNUH, AKU BENCI MEREKA, AKU TIDAK MUNGKIN BIKIN MAMAH KU CELAKA DAN SEKARANG MAMAH DIRAWAT😭😭"

Laki laki yang sepantaran abang raka, disamping ku mulai paham dan dia akan selalu ada menjaga ku "Hai, tenang aku akan menjadi teman mu, akan selalu ada disamping mu. Boleh aku menjaga mu dari orang yang berniat jahat kepada mu dan selalu ada disamping mu. Emm... Boleh aku ada ditubuh mu?" Aku bingung maksud kata laki laki yang sepantaran abang raka apa? Masuk ketubuh ku? Batin ku.

"Aku arwah, aku sudah meninggal. Aku meninggal karna dibunuh. Aku ingin membalas. Dia sudah membuat bunda ku menangis karna kepergian ku😞. Apakah kita bisa berteman? Apakah aku boleh meminjam tubuh mu untuk hal itu? Aku akan menjaga mu kalo tugas ku sudah selesai☺" Kata laki laki yang sepantaran abang raka tadi ralat arwah laki laki yang sepantaran abang raka . Mungkin tadi dia melihat aku kebingungan. Makanya tadi dia menjelaskan kan nya kepada ku.

Di muali hari itu dai dan aku mulai berteman. Dan kepribadian aku berubah karna masa lalu ku
Aku akan menunjukan kalo aku sukses, kalo aku bisa bikin orang yang aku sayang bangga sama aku. Itu tekat aku.

#####

Beberapa menit kemudian ada seorang wanita dan laki laki yang seumuran dengan mamah dan papah ku.

Wanita dan laki laki yang seumuran mamah dan papah ku itu pun mendekati aku dan duduk di samping ku"Haiii, kenap kamu ada disini dan dimana orang tua kamu?" Kata wanita itu.

Aku menangis dan geleng-geleng kepala "A... ku diusir sama papah dan abang aku"

Wanita dan laki laki yang seumuran mamah dan papah ku tadi saling tatap satu sama lain dan tersenyum.

"Manis kamu mau tinggal bersama tante dan om" Kata wanita tadi "Kami akan merawat mu dan dirumah kami ada anak kami, dia akan menjadi abang mu dan kakak mu. Pasti dia seneng banget ya ayah. Oh iya panggil kami bunda sama ayah ya" Lanjut kata wanita yang seumuran mamah ku sambil tersenyum.

Pas kejadian, aku ketemu sama wanita dan laki laki yang seumuran mamah dan papah ku. Aku diangkat sama mereka menjadi bagian dari keluarga Hendrik dan aku mempunyai kakak angkat bernama bang rafa dan kakak fara. Mereka begitu baik kepada ku apa lagi bang raka kakak fara.

Flashback off

#####


Terimakasih udah mau membaca cerita ini dan terimakasih untuk yang menunggu cerita ini❤.
Guys jangan lupa vote and comment❤.
Salam manis dari vanes☺.

ZANA AZKIA HENDRIKTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang