"Jww oppa is calling"
(1) Missed call
Masih pagi. Tapi aku benar benar dibuat kaget setengah mati ketika melihat nama siapa yang barusan menelfon dilayar ponsel ku
Padahal ini masih jam 4 pagi. Kami baru saja kembali ke dorm pukul 1 pagi dari latihan untuk persiapan comeback. Kami sudah tidak sabar untuk comeback era ini. Yeay!
Seingatku, sepulang latihan bersama member, kami singgah dulu ke salah satu restaurant terdekat dari gedung latihan untuk makan bersama. Tidak lama setelah itu, rombongan lain datang tapi tidak terlalu ramai
"Pesan apa?"
"Samakan saja"
Reflek setelah mendengar suara itu diucapkan aku langsung menoleh kebelakang
Dia mengedipkan matanya
Jujur saja hatiku berdebar! Sial!
Mereka hanya berlima. Tapi terdengar ramai. Dan itu wajar, karena isinya selain ada Wonwoo oppa, juga ada Soonyoung, Seokmin oppa dan dua orang manajer mereka
Kami hanya berjarak dua meja saja dengan mereka
"Jangan salah tingkah begitu" Bisik Yena yang mulutnya penuh dengan daging yang belum ditelan semua
Aku menoleh kaget ketika Yena berbisik hal seperti itu
"Tidak!" Aku melanjutkan makan setelahnya membantah perkataan Yena
"Tapi, asal kau tau saja.." Kata Yena melanjutkan
"Apa?"
"Entah perasaanku saja atau bagaimana, Wonwoo oppa selalu melirik kearah sini" Bisik Yena lagi setelahnya
"Mungkin hanya lirikan kosong"
"Tunggu. Mengapa nadamu terdengar seperti berharap?" Tanya Yena sedikit agak besar dari nada sebelumnya
"Apa yang kalian bicarakan?" Senggol Eunbi Unnie disebelahku tiba-tiba menawarkan puding coklat
"Unnie apa kau merasa kalau- ah sakit" Sahut Yena ketika aku menarik pipinya dengan sengaja bermaksud untuk menyuruh ia diam
Tapi perbincangan kami berhenti tiba-tiba karena seseorang mendatangi meja kami.
Dia salah satu Manajer oppa. Yang ku tahu manajer oppa ini bekerja di OTR dan juga Pledis. Dia datang dengan dua buah botol minuman di kedua tangannya
"Kkura-ssi" Panggil nya mengangetkan kami
"Ada apa oppa?" Tanya ku penasaran karena tujuannya berbicara padaku
"Pilih salah satu diantara kedua botol ini" Sahutnya santai
"M-maksudnya?"
"Pilih saja" Sahutnya lagi setelah melirik meja yang ada disebelah kanan sebentar
"Pilih saja yang kuning!" Tambah Yena
Tapi dalam hati, aku sama sekali tidak tertarik dengan botol berwarna kuning yang ditunjuk Yena
"Aku pilih yang botol biru, manajer oppa" Sahut ku menunjuk botol yang ada disebelah kanan tangannya
Dia tersenyum puas dan setelahnya tertawa sebentar
"Baiklah. Terimakasih Kkura-ssi" Setelah itu dia kembali ke meja yang ada disebelah kanan dan disambut oleh sorakan sorakan berisik dari mereka. Mereka kembali membuka botol soju yang baru mereka pesan lagi

KAMU SEDANG MEMBACA
Dear you... [Jeon Wonwoo - Miyawaki Sakura]
Storie d'amore"Jika malam itu ia tidak meninggalkan tas nya di practice room, mungkin saja hingga saat ini perasaanku... ah.. tidak... ini terlalu cepat"