Lo itu ibarat pensil dan gue penghapus nya. Kalau lo mau nulis nama seseorang di hati lo, gue siap kok ngilangin nya dengan satu gesekan :)
KAMU SEDANG MEMBACA
Sebuah Catatan
Short StoryKetika mulut tidak bisa bicara disaat itulah hati menjadi pemeran utama. Random.
