dokter pun segera memeriksa dilraba Yaxuan juga segera membuka matanya dan berlari kearah yaowen
Yaowen dan yaxuan terlihat menangis, mereka cukup sedih melihat keadaan mamanya
"Dok gimana kedaan mama saya dok " Tanya yaowen dengan tersengguk karena tangisanya
Dokter menghela nafas, juga memberi isyarat kepada perawat disampingnya dan setelah nya ia menghadap kearah kedua pemuda disamping
"Mohon maaf yang sebesar besarnya nak, kami sudah berusaha sebaik mungkin, tapi tuhan berkehendak lain.. Ibu kalian telah tiada "
Yaowen lemas, kakinya terasa lemah untuk tetap berdiri, ia terduduk dengan Air mata yang menetes di pipinya
"Tidak dok, dokter pasti bercanda? " Ucap yaxuan yang terlihat tidak terima atas ucapan dokter itu
"tenangkan diri kalian nak "
"Hiks, mama " Yaxuan mulai menangis keras lagi Yaowen pun segera memeluk yaxuan
"Yaowen, sekarang gimana? Hiks mama Papa, mereka tega hiks " Yaxuan berucap dengan terus menangis di pelukan yaxuan
Yaowen memeluk yaxuan erat "yaxuan, aku juga sedih.. Sangat.. Tapi kita harus mengikhlaskan nya"
-------------------------------------------------- Setelah semua kejadian yang menimpa mereka, suasana kediaman song terlihat sunyi
Yaxuan terus mengurung diri dikamarnya, ia hanya makan sehari sekali bahkan tubuhnya kini terlihat Lebih kurus .
Yaowen berdiri di depan kamar gegenya 'sampai kapan kamu akan mengurung diri ge ' Ucapnya sedih didalam batin .
Ia pun membuka knop pintu kamar yaxuan dan melihat yaxuan tengah duduk sambil menatap keluar jendela. Ia menghela nafas dan mendekati gegenya
"ge " Ucapnya sambil menduduk kan dirinya ditepi tempat tidur
"ge sudahlah, sudah hampir 2 minggu ini gege mengurung diri 2 hari lagi kita akan masuk sekolah " Ujar yaowen.
"Yaowen, apa kau tau? Dulu aku sangat berusaha mencari kehidupanku ,setengah kehidupanku telah terpenuhi oleh ayahku dan semua lengkap saat ada mama Dan sekarang semua hidupku itu hilang" Yaxuan menghela nafas
"dan sekarang aku tidak tau untuk apa hidupku ". Lanjutnya
Yaowen sangat sedih mendengarnya Ia memegang salah satu tangan yaxuan dan menggenggamnya "mama dan papa akan sedih melihat mu seperti ini yaxuan, apa kau tega membuat mereka sedih dialam sana karena melihatmu seperti ini? "
Yaxuan terdiam dan menatap yaowen "Begitupun aku, aku juga sangat sedih melihatmu seperti ini, aku Lebih suka melihatmu yang dingin kepadaku dari pada sedih seperti ini " Lanjut yaowen
Yaxuan menunduk kan kepalanya , Yaowen yang melihat itu mengelus sebentar surai rambut yaxuan "Kalau begitu yaowen kebawah dulu ya, mau menyiapkan makanan untuk kita nanti gege jangan lupa makan ya " Ucapnya sambil tersenyum, setelahnya ia melepaskan genggaman dan beranjak keluar dari kamar yaxuan .
Yaxuan menegakkan pandangannya dan menatap kepergian yaowen Ia menarik sudut bibirnya dan tersenyum .
Yaowen yang telah sampai didapur pun mulai berkutap dengan bahan bahan dan alat dapur ,setelah beberapa Lama ia memasak, akhirnya selesai "ah akhirnya selesai, aku harus memanggil gege, aku harap dia mau makan " Saat ia hendak menuju kamar yaxuan Ia melihat yaxuan yang telah turun dengan terlihat Lebih segar dari sebelumnya
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.