Sudah 1 Minggu Shefa tidak bertemu dengan Darren.Ada rasa yang sepi dalam hati nya saat Darren menghilang.
"Woy melamun aja lo She!"ujar Laura mengagetkan Shefa yang sedang melamun di jendela kamarnya.
"Gue gak lagi melamun!"
"Bohong!lo lagi mikirin pacar lo ya?hayo ngaku,"
"Nggak!"
"Lagian pacar lo itu kemana sih?ada urusan apa sih emangnya sampai lo melamun mikirin dia?"
"Gue juga gak tau,ah..bodo lah,gue mau tidur siang aja!"
"Eh She!jangan-jangan pacar lo selingkuh!"
"Mana mungkin Darren selingkuh!Psikopat macam dia aja selingkuh Gak Mungkin lah!gue gak bisa bayangin kalau Darren punya pacar,mungkin pacarnya bakalan dibunuh kali ya?bukannya di romantisin hahaha"batin Shefa
"Eh,nanti malam ke Club Veron kuy,gue mau cuci mata She lihat cogan di Club,"
"Lo lihat cogan apa mau naena sama om-om?"tanya Shefa
"Sialan!walaupun gue sering naena,tapi gue gak pernah ya naena sama Om-om!selera gue tinggi kali!emangnya Ragil yang doyan sama tante-tante!"
"Iya deh iya!"
"Tapi beneran ya lo harus ke Club Veron nanti malam!"
"Iya,udah lo jangan ganggu gue tidur siang!lo balik aja sono!"
"Sianjir,gue malah diusir sialan!"
●●●●
Dilan tempat...
Darren sedang berlatih membunuh seseorang dengan melempar pisau dalam keadaan mata tertutup kain.Darren berlatih bersama dengan Paman Nial,adik dari papah nya.
"Bagus Darren!Baru 1 minggu kau sudah bisa berlatih dengan benar,"puji Paman nya.
"Aku ingin menjadi Psikopat yang sadis seperti paman dan ingin membunuh semua karyawan ataupun semua yang bekerja di PT.Sekar Mulia!"
"Seperti nya darah kebencian sudah mengalir di dalam tubuhmu."
"Ya,memang.Paman kenapa paman bisa menjadi seorang Psikopat?bahkan paman juga pintar dan maju dalam bisnis,seperti papah ku,"
"Simple saja.Karena paman suka membunuh orang ataupun hewan.Paman sangat suka melihat orang tersiksa dan ketakutan.Mungkin bawaan dari kecil,dari kecil paman itu suka sekali membunuh hewan,dan paman juga suka melihat film-film pembunuhan
Dan dari film itu paman mencoba membunuh,ternyata benar bahwa membunuh itu sangat menyenangkan.Dan soal kepintaran dan kemajuan dalam bisnis,papah mu yang mengajarkan paman tentang dunia bisnis.Padahal paman tidak ada niat untuk menjadi pembisnis yang hebat."
"Apa papah dan semua keluarga tau?bahwa paman itu psikopat?"tanya Darren.
"Hanya papahmu saja Darren yang tau,sebenarnya papah mu mengajarkan paman tentang bisnis
hanyalah agar paman bisa menghilanglan kebiasaan paman yaitu 'membunuh' ,tetap saja kebiasaan paman tidak bisa hilang walaupun karena kesibukan bisnis."
"Memang dasarnya paman berjiwa psikopat hahaha,"kekeh Darren.
"Ya,tentu saja.Kau juga Psikopat Darren jangan menertawai pamanmu,"
"Ups..maaf paman,tapikan aku menjadi psikopat karena paman yang mengajariku,andai saja orang tuaku masih ada,maka aku tidak akan pernah menjadi psikopat,"
"Ya,kau benar Darren.Apa kau merindu-kan orang tuamu?"
"Sangat,aku sangat merindukan
nya paman."ujar Darren,Kemudian pamannya merangkul pundak Darren.
"Dunia memang tidak adil padamu Darren,walau orang tua mu sudah tiada kau harus kuat menjalani kerasnya dunia ini.Tapi apakah kau pernah berniat untuk bunuh diri?"
"Aku tidak pernah berniat untuk bunuh diri,yang aku pikirkan hanyalan balas dendam."
●●●●
Malam nya Shefa,Laura,Veron,dan Ragil pergi ke Club milik Veron.
Shefa malam ini hanya menggunakan tank top yang dibalut jaket serta hotpants yang ketat.
"Lo mau minum apa She?Vodka?"tanya Veron
"Iya,"jawab Shefa
"Pesen 5 botol Vodka sama 1 botol
Wiski,"ucap Laura
"Oke,"
Dan setelah itu mereka asyik-asyik an mabuk,Shefa sudah mabuk berat karena dia sudah meminum 3 botol Vodka,Laura setelah mabuk dia langsung memesan kamar bersama cowok yang tidak dikenal nya di Club Veron.Sedangkan Ragil sudah asyik dengan tante-tante girang.Veron dan Shefa sedang meracau tidak jelas karena terpengaruh dengan Alkohol.
"She lo pulang sendiri aja ya,kepala gue pusing banget woy,gue mau istirahat di salah satu kamar di Club,atau lo mau tidur bareng gue aja?"tanya Veron merangkul pundak Shefa.
"Nggak mau ih,"ucap Shefa
Dan saat Veron sudah masuk ke salah satu kamar di Club nya.Shefa langsung keluar dari Club itu sambil berjalan sempoyongan.
"Aduh kenapa gue rasanya muter-muter,oh iya gue kan lagi mabukk ihh,bodo banget ih gue hihihi,"monolog Shefa.
Dan Shefa merasakan ada yang memeluknya dari belakang,dan menciumin leher belakang Shefa,membuat shefa terlonjak kaget,dan refleks menyikut perut Darren.
"Kau dalam keadaan mabuk saja,masih bisa bar-bar,"Ucap Darren
"Lo kok lo bi...sssa.. di...si..ni..tapi gak mungkin!Argghh...!!!kenapa sih di kepala gue si psikopat gila mulu!!!!"ucap Shefa
"Jadi kau diam-diam terus memikirkan ku hmm..?"tanya Darren.
"Lo beneran Darren?Aduh lo kemana aja sih?gue rindu lo tau,tapi gue lebih seneng gak ada lo,kenapa coba?karena lo suka nyiksa gue!lo tuh jahat banget sih!"ucap Shefa dan langsun bergelayut manja dengan Darren.Dan Darren langsung menggendong Shefa ala bridal Style dan memasukan Shefa ke dalam mobil nya.
"Lo mau bawa gue kemana?jangan nyakitin gue,huaaaaa"ronta Shefa
"Aku hanya ingin membawamu ke Apartemen ku saja,kau butuh istirahat,kau sudah sangat mabuk sayang,"
Setelah sampai di Apartemen Darren,Darren membaringkan tubuh Shefa ke dalam tempat tidurnya dan perlahan Shefa tertidur.Dan Darren pun membaringkan tubuhnya dan ikut tidur disamping Shefa,sebelum Darren tertidur dia mencium bibir Shefa.
"Selamat tidur gadis manis,kau sangat cantik saat sedang tidur seperti ini,"ucap Darren dan langsung tertidur.
Holaaa author comeback againn yuhuuuu😋
Vote dan komen yaaaa...
Share juga keteman-teman kalian kalau kalian suka banget cerita ini😉baibaiiiii di part selanjutnya
KAMU SEDANG MEMBACA
Love Psychopath Darren [COMPLETED]
Teen FictionApa jadinya jika seorang bad girl kampus yang bernama Shefa Aldiniasati bertemu dengan seorang cowok psikopat yang sadis,keren,dan juga tampan macam Darren Ardana ? "Kamu mau kemana manis ingin lari dariku ? akan aku pastikan kamu tidak bisa lari da...
![Love Psychopath Darren [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/211889862-64-k685035.jpg)