Hari yang dinantikan Shefa dan Darren telah tiba.Sekarang adalah hari pernikahan mereka.Shefa memakai busana pengantin dan sudah siap,teman-teman nya pun sudah datang di gereja.
Tapi Darren belum juga datang...
"Ciee...yang mau nikah ciee..."ucap Ragil
"Jangan gugup She,harus santai ok,"ucap Veron.
"Iya,Veron sahabat tengil gue,"jawab Shefa.
"Kok Darren belum datang sih?harusnya kan dia datang tepat waktu,masa tamu nya udah banyak gini tapi Darren nya belum datang juga,"sahut Ragil
"10 menit lagi acara mau dimulai tapi kenapa Darren belum datang juga?"batin Shefa khawatir.
"Shefa?apa gue sama Airin jemput Darren aja kali ya?diApartemen nya,"ucap Veron
"Nah,paman Nial udah datang tapi kok Darren belum datang juga,"ucap Airin.
"Paman Nial tidak bareng dengan Darren?"tanya Shefa dan menghampiri paman Nial.
"Tidak,Darren mau nya dia datang sendiri,"jawab Paman Nial
"Oh,ya sudah paman,silahkan paman masuk dulu kedalam,"ucap Shefa dan Paman Nial dan istrinya masuk kedalam.
"Shefa...Darren belum datang juga?gimana ini sebentar lagi acara pernikahan nya mau dimulai,"ucap mamah Shefa.
"Shefa juga gak tau,mah ponsel Shefa mana? Shefa mau hubungin Darren sebentar,"ucap Shefa dan mamah nya langsung memberikan ponsel Shefa lalu beranjak pergi dan kembali berbicara kepada tamu yang datang.
"Shefa lo jangan sedih dulu oke,gue yakin kok Darren pasti datang,jangan sedih ya,"ucap Diva
"Calon istri yang baik gak boleh khawatir,
senyum dong, jangan khawatir tenang oke,"ucap Laura dan Shefa hanya terseyum paksa.
"Kok Darren gak ngangkat telepon nya
ya? apa dia lagi sibuk dijalan?atau dia kena macet dijalan?"ucap Shefa.
Dan tak lama,Ada panggilan masuk dari ponsel Shefa,begitu melihat nama 'Darren' yang tertera Shefa langsung mengangkat nya.
"Halo...Darren?kamu dimana?pernikahan kita bentar lagi dimulai,"ucap Shefa
"Maaf,ini dari suster rumah sakit Medica
ingin mengabari bahwa pasien yang bernama Darren Ardana mengalami kecelakaan,"
Deg...
Rasanya tubuh Shefa ingin ambruk begitu saja,ponsel ditangan nya terlepas dari tangan nya.
"Shefa?Shefa lo kenapa?"tanya Laura
Shefa menangis histeris.
"Shefa apa yang terjadi?"tanya Diva dan Airin.
"Shefa?kenapa Shefa?lo gak boleh nangis ini hari bahagia lo,"ucap Veron dan mengambil ponsel Shefa yang terjatuh dan mengangkat nya.
"Kenapa Ron?apa yang terjadi?"tanya Ragil penasaran
"Darren kecelakaan dia dibawa di rumah sakit Medica,kita harus kesana sekarang, Ragil lo siapin mobil buat kerumah sakit,"
ucap Veron,Ragil langsung mengangguki perintah Veron.
"Kenapa Shefa menangis?"tanya Mamah Shefa dan tamu sudah mendekat kearah Shefa dan memperhatikan Shefa yang terus menangis.
"Tante...Darren kecelakaan dan dibawa ke Rumah Sakit Medica,"ucap Laura dan membuat semua tamu terkejut.
"Astaga..."ucap Mamah dan papah Shefa.
"Maaf untuk tamu yang sudah datang,
pernikahan ini batal,"ucap Papah Shefa.
"Lebih baik kita langsung kerumah sakit saja,"ucap Nial
"Shefa kamu ganti baju dulu ya sayang," ucap mamah Shefa.
"Shefa gak mau mah...Shefa mau langsu ng ke rumah sakit,Shefa mau liat keadaan nya Darren!!!"ucap Shefa yang masih mena
ngis histeris.
"Udah ayo ganti baju dulu Shefa!!!"ucap
mamah nya dan manarik Shefa untuk ganti baju,Shefa hanya pasrah saja.
****
Saat mereka semua sudah sampai di Rumah Sakit Medica Shefa langsung menyelonong masuk ke ruang Darren yang sedang ingin di tangani oleh dokter dan juga perawat.Shefa melihat tubuh Darren dipenuhi banyak darah.Serta wajah nya juga dipenuhi banyak darah ada beberapa goresan kaca mobil di wajahnya.
"Darren..ayo sadar...kamu kan pernah bilang kalau kamu gak akan ninggalin aku...kamu pasti kuat..."ucap Shefa menangis perlahan mata kanan Darren terbuka sedikit.
"Maaf...mbak tidak boleh masuk dulu, silahkan keluar dulu sebentar pasien sedang ditangani oleh kami,"ucap dokter yang menangani Darren.
"Gak!Darren plis aku mohon sama kamu,
kamu gak boleh ninggalin aku!!!"ucap Shefa menangis.
"She..fa...mung..kin...ini adalah hukuman bagi ku yang suka membunuh orang,jaga diri mu baik-baik ya..."ucap Darren saat berbisik di telinga Shefa kemudian Shefa ditarik oleh perawat untuk keluar dari ruangan.
"Shefa,Darren pasti akan sama lo lagi,lo tenang Shefa jangan nangis lagi ya?"ucap Airin.
"Gak bisa Airin,gue takut Darren pergi!!!"
Diva,Laura,Airin memeluk Shefa untuk menenangkan Shefa.
1 jam kemudian...Dokter serta perawat keluar.
"Maaf..kami sudah berusaha sebaik mungkin,"ucap Dokter.
"Apa maksud Dokter?"tanya Shefa
"Darren sudah meninggal,dan kami tidak bisa menangani nya maaf,karena kecelakaan nya sangat lah parah,"ucap Dokter
"Astaga Darren...kenapa kau pergi secepat itu,"ucap Paman Nial sedih.
"Gak mungkin!!!Darren masih hidup!!!" bentak Shefa marah.
"Darren sudah pergi selama-lama nya Shefa,"ucap mamah nya ikut menangis.
"Darren itu kuat!dia gak mungkin mati karena kecelakaan,"ucap Shefa.
****
Shefa duduk dan terdiam di depan pusara Darren dia sudah tidak menangis lagi disamping nya hanya ada mamah nya,
teman-teman yang lain sudah pulang.
"Harus nya hari ini adalah hari yang paling bahagia buat kita Darren,harusnya kita sekarang sudah saling mengikat janji satu sama lain,tapi kenapa takdir berkata lain,semoga kamu bahagia dialam sana Darren...aku cinta kamu Darren sangat mencintai mu..."ucap Shefa
"Ayo,Shefa kita pulang,sebentar lagi hujan,"ucap mamah Shefa dan Shefa langsung menganggukinya.
-END-
Beribu-ribu terimakasih buat kalian yang terus ikutin cerita ini dan selalu vote serta komen cerita Love Psycopath Darren.
Alhamdulilah cerita ini selesai juga 🎉😢
Gimana nih Ending nya seru gak?😂
Gak nyangka sih bisa tamatin cerita Love Psycopat Darren padahal aku niat nya mau tamatin tuh tahun 2021 wkwk😂
KAMU SEDANG MEMBACA
Love Psychopath Darren [COMPLETED]
Novela JuvenilApa jadinya jika seorang bad girl kampus yang bernama Shefa Aldiniasati bertemu dengan seorang cowok psikopat yang sadis,keren,dan juga tampan macam Darren Ardana ? "Kamu mau kemana manis ingin lari dariku ? akan aku pastikan kamu tidak bisa lari da...
![Love Psychopath Darren [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/211889862-64-k685035.jpg)