Typo bagaikan micin dalam makanan 😗
.
.
Happy reading
.
.
Derap langkah gontai seorang pemuda tampan mulai mendekati pintu kamarnya. Dia lelah setelah perjalanan bisnisnya ke Jepang. Kris butuh hangat tubuh kekasihnya.
Bidang eboni itu terbuka menampilkan kamar yang terlewat rapi tanpa ada sang pujaan hati.
"Love, kau dimana?" Kris merebahkan dirinya di ranjang.
Tak ada sahutan.
Dengan malas Kris mendudukkan dirinya. Hazelnya menangkap sebuah mug baby blue di atas meja.
Kaki jangkungnya mulai beranjak mendekat.
"Hot chocolate for my hot hubby"
Memo di mug itu membuat Kris terkekeh. Maniknya kembali menelusuri seisi kamar tapi tetap tak ada tanda-tanda kehadiran Suho.
"Sweet, just like you" Ucap Kris setelah menyesap habis coklat panasnya.
"You're the best and I'm always trying to be better for you"
Didasar mug itu terdapat tulisan lagi. Kris tak tahu ini clue atau hanya sekedar kata-kata manis yang ingin dikatakan oleh sang kekasih.
"Love, keluarlah!" Kata Kris mulai gemas.
Pemuda tampan itu mulai memeriksa kamar mandi, tapi nihil.
Kris kembali ke meja, tak sengaja melihat sebuah sticky note dibawah piring alas mug bermotif kucing itu.
"I don't know how to make you happy, but i hope you gonna be happy with me🍬"
Bibir penuh itu tersenyum.
"Ini permen?" Tanya Kris kebingungan dan mulai mencari permen yang di maksud Suho.
"Ah ini guling" Ujarnya heboh sendiri dan segera membuka lemari.
Pemuda tampan itu menemukan guling kecil berbentuk permen yang belum lama ini dibelinya untuk Suho.
Dan benar saja, terdapat sticky note lagi disana. Kris mulai memahami permainan si manis.
"I want tell you about something 🗄️"
Kris dengan cepat membuka laci lemari tetapi tak ada memo disana.
Pemuda tampan itu mendekati laci meja dan membukanya dengan sigap . Kris mengeluarkan satu persatu isi laci tersebut dan menemukan kertas yang dicarinya.
"I have a little gift to you🏺"
Kris mengernyit, apa itu? Kenapa Suho harus memakai trik seperti ini untuk memberi tahunya.
Pemuda jangkung itu langsung menuju ke ruang keluarga dimana terdapat guci kesayangan ibunya disana.
"I hope you like it🍎"
Kris tak membuang waktu lagi dan langsung beranjak ke dapur. Hazelnya tertuju ke arah buah-buahan di atas meja.
"But, if you can't accept it, i'm ok🍒"
Pemuda blasteran itu kembali mencari notes di mangkuk buah itu, tapi tak ditemukan nya buah Cherry seperti yang tertera di memo sebelumnya.
Kris beranjak ke kulkas, cukup lama hingga pemuda bersurai auburn itu menemukannya.
"It's so small like a Bean"
Rasa penasaran Kris semakin menjadi. Dia kembali mengobrak-abrik kulkas mencari kacang.
"Hey dear, Where are you looking for me? I'm in our room😂"
Kris menggeram gemas, sedari tadi dia berputar-putar dan ternyata Suho di kamar?
"Cukup bermainnya naughty bunny" desis Kris menjilati bibirnya yang terasa kering.
"Again?" Ujarnya ketika mendapati sticky notes tertempel di pintu kamar.
KAMU SEDANG MEMBACA
Inseparable✔️
FanfictionJangan terlalu mudah mengucapkan kalimat perpisahan hanya karena sebuah kesalahpahaman. . Jika memang cinta kita salah, sudahi saja. . Bagaimanapun, jika takdir kita tetap akan bersama selamanya. . Tak ada hal yang mudah di dunia ini, jika kita beru...
