End nih? Wkwk.
Oh iya mau memberi peringatan sama chapter ini, chapter dengan kata terrrrbanyak di Cerita Brûler ini!!
aku semalem ngetik sambil menangis lo gaes masa tega tidak memberi vote dan comment di episode terakhir Brûler? Ayo mana mana nih yang biasa voment, aku kangen😭
Ini cerita ada unsur kekerasan, jika tidak nyaman jangan dibaca ya.
WARNING!
TOKOH DAN SIFAT DALAM CERITA HANYA FIKSI!
Mohon untuk tidak salah paham atau hal sebagainya karena sifat tokoh karakter dalam cerita mungkin terlalu antagonis dan membuat kalian berfikir 'wah si author pasti tidak menyukai si 'ini' jadi di dibuat begini.'
Tidak.
saya suka dengan semua tokoh karakter disini. setiap tokoh sudah mendapat bagian dan bukan berarti juga saya berlaku tidak adil dan menempatkan tokoh seperti ini. tidak berarti juga saya berniat menjatuhkan pemain atau tokoh dalam karakter disini. tidak ada kata bahwa saya membenci tokoh, menghina, atau hal sebagainya. tidak sama sekali.
sekali lagi saya tegaskan, ini hanya cerita fiksi. semua tokoh, sifat karakter, dan jalan cerita hanya sebatas khayalan semata. jadi maaf jika beberapa pihak tidak menyukai posisi tokoh atau hal sebagainya.
terima kasih pengertiannya. Happy Reading.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"Penculikan ini adalah kasus yang cukup rumit. Pelaku sudah menyusun semuanya hingga sulit terlacak. terbukti bahwa pelaku juga menghapus rekaman CCTV hotel, dimana itu menjadi barang bukti. kami sudah mengerahkan Profiler dan detektif untuk kasus ini." semua orang yang mendengarkan penuturan kepala polisi tersebut langsung menghela napasnya berat. hanya rasa pasrah yang ada.
kabar ini juga sudah terdengar di berbagai sudut kota, apalagi Namjoon memberikan imbalan yang tak main-main bila dapat menemukan Istrinya itu dalam keadaan hidup. desas-desus kasus ini mulanya ditanggapi miring oleh masyarakat. namun setelah polisi menjelaskan hal yang ada, semua orang balik berpihak pada Namjoon.
Seminggu sudah Namjoon kehilangan Istrinya. tidak perduli akan tiket bulan madu mewah yang ia pesan hangus begitu saja. tebakan demi tebakan ia dapat, beberapa telah terpecahkan namun belum juga menemui titik terang. misteri inisial nama 'Y' juga tidak jelas siapa. polisi juga sudah mengintrogasi Yoongi yang sama sekali tidak terlibat, menjadikan Namjoon merasa bersalah yang ada.
Ya! Namjoon ingat sesuatu. ada satu nama yang harusnya Namjoon curigai lebih terdahulu. Yixing, Zhang Yixing. lelaki yang dekat dengan Jian itu harusnya ia targetkan untuk di introgasi. Namjoon buru-buru meminta tolong pada polisi yang ada untuk ikut pergi ke Apartemen Yixing berada. tak perduli meskipun kini malam telah menguasai. beberapa polisi mengepung wilayah secara diam-diam. dan Namjoon ditemani polisi berjalan melewati lorong apartemen.
saat pintu diketuk, tak ada sahutan orang dari dalam. polisi memintanya untuk masuk. sunyi yang ia dapat. tak ada tanda-tanda kehidupan. mereka memencar, memasuki ruangan demi ruangan untuk mendapatkan Clue. dan Namjoonlah yang menemukan sebuah ruangan berisi banyak foto-foto disana.
"Astaga!"
Namjoon terpaku melihat ruangan tersebut. polisi yang mengetahuinya langsung masuk, sedangkan dirinya tak mampu melangkahkan kakinya jauh lebih dalam lagi. lelaki yang dikiranya baik itu ternyata mengidap sebuah Obsesi tersendiri. Obsesi pada Jian lebih tepatnya. Namjoon harusnya menyadari itu sejak dulu, dimana Yixing selalu memberi perhatian lebih pada Jian.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ashes After Us - KNJ
Fiksi Penggemar[COMPLETED/END] was: BRULER Namjoon itu sempurna, tampan, berwibawa, semuanya tak bisa di deskripsikan melalui kata-kata secara gamblang. Dibalik semua, ada seorang wanita yang membuatnya seperti ini namun tidak bisa ia pamerkan kepada dunia sebab...
