Friendshit (Jeonglix)

2K 125 9
                                        

.
.
.
.
.

Happy reading..

"Sayangg~ jangan ngambek dong"

Felix merotasikan matanya jengah.

"Apahih kamu! Jangan gangguin aku" seruan kesal terdengar dari pemuda manis bernama junkyu /digaplok mashiho.

"Maaf dongg ya ya yaa!. Janji enggak ngulangin lagi"

"Iya iya dimaafin. Udah sana"

"Hehe"

Cup

"Ihhh jeonginnn" junkyu berteriak kesal

"Hehh hehh udah sana balik bocil jangan ganggu temen gue" Felix mendorong tubuh Jeongin supaya keluar dari kelasnya.

"Apasih kak Felix. Cemburu yaaa~ cari pacar makanya"

"Hehh kurang ajar lo!" Felix memelototi Jeongin berusaha membuat Jeongin takut tapi jatohnya malah lucu. Jeongin sebenarnya menahan gemas pada Felix, ia ingin menguyel pipinya karena gemas tapi masih ada junkyu.

"Jeongin Felix udahh jangan berantem! Sana balik kekelas kamu" suruh Junkyu.

"Ihh yaudah deh. Nanti pulangnya kecafe dulu yaa" ajak Jeongin

"Iyadeh tapi sama Felix juga"tawar junkyu.

"Ihh apaan ogah gue! Nanti jadi obat nyamuk kalian yang ada" tolak Felix

"Ihh pokoknya Felix harus ikut! Kalau enggak ikut aku nangis nih" ancam Junkyu

"Ehh jangan dong! Yaudah deh aku ikut" final Felix. Pasalnya menenangkan Junkyu saat menangis itu susah.

"Yaudah aku kekelas dulu kak. Nanti pulangnya aku jemput kesini"

"Iyaaa" .

♡SKIP♡

S

etelah pulang sekolah seperti yabg sudah direncanakan mereka bertiga pergi kecafe dekat sekolahan dengan berjalan kaki.

"Mau pesen apa yang?"tanya jeongin pada Junkyu

"Ice cream coklat"

"Lo mau apa? Biar gue pesenin sekalian"

"Latte sama aja"

Jeongin pun pergi memesan.

"Nih pesanannya" sambil meletakkan nampan dimeja.

"Makasi" jawab keduanya.

"Nanti mau langsung pulang atau mau main lagi?" Tanya Jeongin sambil mengusap tangan Junkyu yang ia genggam.

"Langsung pulang" jawab Junkyu

Tangan kiri jeongin masih setia mengenggam tangan Junkyu diatas meja. Jika kalian tanya dimana tangan kanan jeongin jawabannya ada di bawah meja mengenggam tangan Felix yang sudah dongkol menjadi nyamuk diantara keduanya.

"Jeong udah gelap, pulang yuk" ajak Junkyu

"Eh ayo." Jeongin bangkit dari kursinya dan melepaskan tangan Felix.

"Felux pulangnya sama siapa?" Tanya Junkyu

"Nanti dijemput kok. Kalian pulang aja dulu"

"Yaudah deh kita duluan yaa"

TINN TINN

"Bye felixx"

"Bye".

Felix duduk dihalte dekat sekolah dengan dongkol.

"Tau gini enggak udah ikut" kesal Felix

Drrtt drtt

"Halo"

"Udah pulang?" Tanya orang disebrang sana.

"Belum" jawab Felix ketus saat tau yang menelfonnya itu Jeongin.

"Aku jemput ya? Kamu nunggu dimana?"

"Halte. Cepet!"

"Iyaa sayangg"

Felix langsung memutus panggilannya dengan Jeongin.

"Ihh lama bangettt" Felix kesal sendiri.

TINN TIINN

Felix langsung berhenti menggerutu saat mendengar klakson motor kekasihnya.

"LAMA!" Felix berteriak kesal kaarah Jeongin

"Maaf maaf. Ayo naik nanti keburu malem"

"Felix langsung naik ke motor Jeongin dan memeluk pinggang Felix erat.

"Dah sampaii"

Felix langsung turun dari motor Jeongin tapi tidak langsung masuk.

"Tadi kok lama"

"Iya maaf. Tadi waktu lewat pertigaan ada toko kue baru, jadi tadi mampir dulu. Nih cheseecake buat kamu. Jangan marah ya"

"Iya makasih. Enggak marah kok tapi besok kamu harus bareng aku seharian"

"Iyaa besok aku bareng kamu seharian"

"Janji ya"

"iya janji"

"Yaudah aku masuk dulu"

"Tunggu"

"Kenapa"

"Ada yang kelupaan"

Felix mengerutkan keningnya tidak mengerti namu

Cup

Sebuah kecupan singkat melayang kebibir mungilnya. Membuat wajah felix merona.

"Masuk gih. Aku pulang dulu ya" pamit Jeongin sambil mengusak pelan rambut Felix dan pergi dari rumah Felix meninggalkan Felix yang merona.

END

Gimana ngefell gk?
Takutnya jelek.
Cerita kayak gini emang banyak tapi aku enggak copas dari book manapun ini murni dari aku. Jadi kalau ada yang merasa kayak pernah baca ya emang banyak cerita yang kayak gini.

Jangan lupa voment

Felix Day'sCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang