Tok.. Tok.. Tokk..
Changbin menghiraukan ketukkan pintu kamarnya, tidak ada yang bisa mengalahkan rasa kantuknya sekarang
Minho merasa kesal dan langsung masuk ke kamar sahabatnya itu
"Heh lo mau sampe kapan tidur begini? Udah siang" Minho memukul temannya menggunakan surat yang ia pegang sedari tadi
"Ck ngantuk gue, semalem bergadang"
Minho menggelengkan kepalanya melihat kelakuan temannya yang tidak berubah
"Eh ini ada surat sama foto-foto (YN) kegiatannya kemaren dari anak buah gue"
Changbin yang mendengar nama '(YN)' itu membuka matanya walaupun sangat berat
"Yaudaa taro aja diatas meja ntar gue lia--"
"Ada undangan kata anak buah gue didalemnya, dia nemu--"
"HAH?! MANA" Changbin bangkit dari tempat tidurnya dan mengambil paksa amplop suranya dari tangan Minho
Dengan tidak sabar Changbin membuka amplopnya, ia membuka suratnya terlebih dahulu
Siapapun lo itu gue mau bilang makasih buat semua yang udah lo kasih ke gue, hadiah-hadiah lo berguna banget, sebagai tanda terimakasih gue.. Lo mau gak dateng ke birthday party gue di hotel ***** alamat sama jam acaranya dimulai ada didalam undangannya, gue harap lo bisa dateng, gue sangat berterimakasih kalo lo dateng, sekali lagi THANKS!
From : Kim (YN)
Changbin yang membaca itu langsung mencari undangan didalam amplop-nya, dan ternyata benaran ada
"Eh lo diundang ke birthday partynya?! Beneran?!" Minho mengambil undangannya sedangkan Changbin sudah tidak ada diatas kasurnya
Ia mengelilingi kamarnya dan loncat-locat tidak jelas, ia sangat bahagia
Minho yang melihat itu ikut bahagia, tapi setelah mengingat acara makan malam itu, dirinya merasa kasian dengan temannya yang sudah senang setengah mati itu sekarang
"Tapi Bin, lo lupa?" Minho dengan suara yang memelan
"Apa?" ucap Changbin yang masih tersenyum lebar
"Makan malamnya"
Deg.
Changbin terdiam seketika, senyuman yang merekah itu sudah hilang dalam hitungan detik
Ia kembali ke kenyataannya, bahwa makan malam itu tidak bisa dibatalkan
Jika ia berulah lagi untuk kali ini, sama saja ia menghancurkan usaha ayahnya yang selama bertahun-tahun dibentuk hingga rela mengambil nyawa orang lain dan terlebih lagi nyawa orang itu adalah nyawa orang tua orang yang ia cintai
Dan sekarang ia ingin menghancurkan semuanya?
"Lo tau kan Bin, kalo lo batalin itu secara tiba-tiba kita semua kena imbasnya, gue, elo, bokap gue, bokap lo, dan terutama perusahaan lo"
Changbin menunduk menyenderkan dirinya ke dinding dan perlahan merosot kebawah dengan memegang rambutnya frustasi
Minho menatap Changbin dengan perasaan yang ikut sedih, dirinya tidak ingin terus-menerus melihat temannya seperti itu
KAMU SEDANG MEMBACA
Stray Kids X YOU
FanfictionAll story about YOU and SKZ memb!! Selamad berimajinasi gaes hwhw~💛 • • • Cerita tentang KAMU dan STRAY KIDS. NON BAKU. 01.2019
