3. Masa Lalumu

234 30 4
                                    

"Kau sudah punya namja chingu?. "

~~

Tzuyu memaku ditempat dengan sekejap, mencerna kembali pertanyaan Jungkook.

"Ke.. kenapa kau menanyakan itu?" jawab Tzuyu ragu.

"Lupakan. " tambah Jungkook lalu melanjutkan langkahnya, meninggalkan Tzuyu yang masih tak mengerti dengan pria itu.

"Huh, memang aneh.." ucap Tzuyu pelan.

Drrrt drrt..
(ponsel Tzuyu berdering

"Ndee, ada apa eonnie yeon?"

"Apa kau masih di kantor?"

"Eum, aku mengambil cuti dua hari"

"Begitukah? Aku dirumahmu, ada sesuatu yang ingin kutunjukkan"

"Baiklah aku segera pulang."

Panggilan ditutup, Tzuyu langsung melakukan perjalanan kembali ke rumahnya.

**

Tzuyu membuka pintu rumahnya, menemukan kakak sepupunya, Nayeon yang sudah menunggunya di ruang tamu.

"Hai"

Tampak seorang pria yang mempunyai tinggi badan sama dengan Tzuyu, tersenyum kearahnya lalu memberikan secangkir teh hangat yang Ia buat di dapur.

Tzuyu mengerjapkan matanya sesaat, memastikan ini bukanlah mimpi.

"S.. seok yeong... Itukah kau?!" tegas Tzuyu sambil memegang kedua tangan pria itu.

"Iya ini aku" jawabnya

"AAA SEOKYEONG!! AKHIRNYA KAU KEMBALI!" teriak Tzuyu histeris, lalu memeluk erat pria itu yang diketahui bernama Seokyeong.

**

Jungkook adalah tipe orang yang rapi, menyukai kebersihan dan disiplin. Hanya saja Ia kadang melakukan hal yang tak masuk akal, atau aneh mungkin.

Jungkook sedang membereskan barang rumahnya, setiap hari Ia lakukan itu.

Saat Ia keluar kedepan rumah untuk membuang sampah, kebetulan rumahnya bersebelahan tepat dengan Tzuyu, sehingga terkadang suara tetangga terdengar sampai rumahnya.

"Seok.. yeong?.."

Jungkook berdeham pelan, mengamati suara tadi. Sesekali Ia perhatikan rumah itu.

Tidak, jangan lakukan itu.

Ia tidak cukup mempunyai nyali untuk berkunjung ke rumah tetangga.

Jungkook kembali masuk ke rumahnya. Membuka satu kotak berwarna ungu pastel dengan pita merah muda yang tersembunyi di balik ranjangnya.

Sebuah foto polaroid yang menampakkan manusia-manusia dengan senyum bahagia mereka, saring merangkul dan sangat akrab.

Ada empat orang disana, umur mereka tampak sebaya. Dua orang perempuan dan dua laki laki.

[TAHAP REVISI] 2 Different Dreams Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang