Baekhyun terbangun pada pukul tiga dini hari karena mendengar sebuah keributan dari kamar sebelah yang tak lama kemudian tergantikan oleh petikan senar gitar, diiringi dengan nyanyian bersuara serak khas orang bangun tidur yang dipaksakan indah.
Oh, Chanyeol sedang bernyanyi.
Pikirnya positif.
Tetapi, ketika ingin memejamkan mata kembali, tiba-tiba pemuda bermarga Byun itu terduduk di ranjangnya dan membuka matanya lebar-lebar
Untuk apa?!
Lantaran suara tersebut semakin keras dan mengganggu ketenangannya, Baekhyun memutuskan untuk tetap terjaga. Ponsel pintar yang terletak di atas nakas, ia ambil begitu saja. Tertera nama sahabat baiknya, YoonA, yang mengirimkan pesan padanya pukul satu tadi.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Hah?
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Oh.
OH!
Baekhyun tak dapat menahan tawanya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Baekhyun terdiam sejenak. Membaca ulang kalimat “Dibajak Sooyoung” pada obrolan tersebut.
Sooyoung
Sooyoung
Bukannya, Sooyoung...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Tawanya pun terhenti karena teringat sesuatu. Butuh waktu lama bagi Baekhyun untuk memproses segala hal yang terjadi pagi ini.
Tunggu!
Jangan bilang Chanyeol berniat membuatkan YoonA sebuah lagu?!
to be continued
| hiks gara-gara lama ga bikin cerita, kata-katanya jadi kaku dan nggak enak dibaca ಥ_ಥ