💟A union of two bodies, what more can I crave for?💟
Bergetar kecupan di dahiku.
Erat genggaman abang di pinggangku, di pergelangan tanganku.
Mata tajamnya merenung mata kiri ku, mata kananku, menghala ke bibirku.
Hidung sama saling bersentuh.
"Sayang," ujarnya.
Jemarinya berpindah menyentuh pipiku.
Beransur ke bawah.
Ke lurah dendamku.
Ke lurah menuju lekuk pusatku.
Tersirap darahku.
Senyum abang menyungging.
"Milik abang." ujarnya.
Lantas bibirnya meminta hak semula pada bibirku yang sedang lebam.
Mengusap bukit zakarnya pada farajku.
Dilekapnya, buat farajku menyahut.
Dihenyaknya keras, buat farajku mendesah.
Ah... Itu dia keras yang aku rindu.
Zakar keras abang yang semakin menggarang, semakin mengganas...
Bukti abang benar- benar inginkan ku.
Seperti farajku yang semakin berdenyut.
Mendamba dan menahan lapar akan keras zakarnyanya.
dan yang semakin banjir.
ANDA SEDANG MEMBACA
H*JAN
RomanceEverything fuzzy about rainy days stuff... Btw, malay stories only... hehe... Slow updating... I mean really slow... Original series from @purple_jello Copyright @purple_jello.
