Jangan lupa voment
HAPPY READING✔
"akhh"
Aku mengerjap ngerjap kan mataku berusaha menyesuaikan cahaya yang keluar dari lampu yg cukup terang
Yahh hal pertama yang aku lihat setelah siuman adalah atap putih yang membosankan
Hanya dengan melihat nya sekali aku sudah tau dimana keberadaan ku sekarang ini yg tidak lain adalah rumah sakit
Rumah sakit adalah salah satu tempat yg paling tidak ingin aku kunjung atau lebih tepatnya aku hindari
Dengan satu kali tarikan nafas saja bau berbagi macam obat langsung menerobos masuk ke dalam indra penciumanku membuat perut ku mual bahkan sekarang rasanya aku ingin muntah
AUTHOR POV
"usianya sudah sekitar 4 bulan,selamat" ucap seorang dokter paruh baya yang sedang berbicara dihadapan jimin
"mmaksudmu heejin hamil ?" tanya jimin memastikan
"yah tentu saja,jaga istrimu dengan baik" ucap dokter tadi sembari menepuk nepuk kecil bahu jimin
Deg
Entah kenapa lutut jimin mendadak melemas membuat nya reflek terduduk di kursi yg tersedia pikirannya kalang kabut dan masih sedikit mencerna apa yg dikatakan dokter tadi
tes
air mata jimin menetes
"heejin ? a-aku akan menjadi seorang ayah ?" ucap jimin pada dirinya sendiri
Jimin tidak tau apa yg terjadi,tapi entah darimana datangnya angin sejuk yang tiba tiba menerpa wajahnya
Bahkan hatinya sangat tenang setelah mengetahui istrinya sedang mengandung anak nya yaa darah dagingnya sendiri
Ada rasa bahagia yang tidak bisa diungkapkan bahkan dengan menangis saja tidak akan cukup
Jimin mengelap air matanya dan segera berlari ke ruangan dimana istrinya berada
AUTHOR POV END
Aku melihat sekeliling mencoba mencari keberadaan jimin tapi nihil aku tidak menemukan jimin dimanapun
"kau tidak perlu khawatir dia sedang menemui dokter" ucap jungkook oppa yg tiba tiba keluar dari kamar mandi
"hmm baiklah dimana eomma dan appa ?"
jungkook berjalan ke arah sofa yg ada di sebelah brankar dan menghempaskan dirinya sendiri
"mereka baru saja pulang mungkin nanti malam mereka kemari lagi"
Brak
tiba tiba jimin datang dengan tergesa gesa membuat ku terkejut karna dia mendobrak pintunya padahal tidak dikunci sama sekali
bahkan jungkook yg sedang terduduk revlek terbangun melihat jimin
"apa yang terja-"
ucapan ku terhenti ketika jimin tiba tiba mengecup bibirku bahkan melumatnya sedikit
setelah beberapa detik jimin langsung menyudahi nya,bisa kulihat matanya berkaca kaca.Aku berspesifikasi mengenai beberapa hal yg mungkin terjadi
jungkook yg tidak mengerti apapun mencoba menghampiri jimin dan menanyakan apa yg sebenarnya terjadi
"ada apa hyung ? apa yg terjadi ?" -Jungkook
jimin mengabaikan pertanyaan jungkook dan masih sibuk dengan ku,sekarang saja dia masih memeluku
"Kau hamil" ucap jimin di sela pelukan kami
"Ap-apa ?"
aku mematung masih mencoba mencerna ucapan jimin barusan
"yaa aku akan menjadi appa dan kau juga akan menjadi eomma" jimin tanpa ragu kembali menciumiku meluapkan rasa bahagianya
jika kalian bertanya apakah aku bahagia ? tentu saja jawaban ku iya aku bahagia sangat bahagia
sebelumnya aku tidak pernah berfikir bisa memiliki anak dari jimin,membayangkan nya saja aku tidak pernah
aku tidak pernah berharap lebih pada hubungan kami,melihat jimin yg merasa tidak tertarik akan kehidupan pernikahan kami
aku saja pernah berfikir mungkin suatu saat nanti jimin akan meninggalkan ku demi wanita yang ia cintai
tapi melihat perubahan nya aku yakin masih ada satu kesempatan bagi ku untuk memperbaiki hubungan kami
apalagi mendengar aku hamil dan akan segera mempunyai anak membuatku sangat sangat bahagia
jungkook yang mendengar ucapan jimin tadi merubah raut wajahnya yang tadinya khawatir menjadi bahagia
kedua sudut bibir jungkook tertarik
melihat adiknya yang sangat bahagia sekarang ini membuat nya sangat senang mengingat fakta bahwa kehidupan rumah tangga adiknya yang bisa dibilang banyak masalah itu kini terlihat seperti keluarga harmonis yg dengan bahagianya sedang menantikan kelahiran sang anak yg sangat diharapkan
"wahh aku akan menjadi seorang paman" ucapnya seraya memberikan senyuman indah nya yg membuat nya seperti seekor kelinci dewasa yg manis
jimin melepaskan pelukan kami dan beralih ke jungkook dia memeluk nya sembari sedikit menepuk bahunya
"aku akan mengabari eomma dan appa terlebih dahulu" jungkook langsung keluar dari kamar rumah sakit yg adiknya tempati trsbt menyisakan aku dan jimin
jimin tersenyum hingga memperlihatkan mata sipitnya,dia menghampiriku dan duduk di brankar
dia mengusap pucuk kepala ku dan bergumam sendiri "aku berjanji akan menjagamu dan calon anak kita dengan baik,mulai besok aku akan pulang lebih awal dan kau..."
jimin mengusap perutku dan melanjutkan kata kata nya
"cepatlah keluar,aku sangat menantikan mu,dan jangan terlalu lama aku akan menyambut mu ketika kau lahir""aku akan menjaganya" aku tersenyum melihat sikap jimin aku menyukai sikap overprotektif nya
menurut ku lebih baik overprotektif dari pada tidak peduli sama sekali
END
TAPI BOONG
canda beb eheee
TBC
16.30
![](https://img.wattpad.com/cover/201869906-288-k508222.jpg)
KAMU SEDANG MEMBACA
COMMENCE #PJM
Fanfiction"Maafkan aku karna tidak bisa mencintaimu" Jimin meneteskan air matanya "hey don't cry,aku tidak memaksamu untuk mencintaiku" Aku meraba wajahnya "Berjanjilah kau tidak akan meninggalkan ku maka itu saja sudah cukup bagiku" Jimin mengusap air mata...