Pernah merasakan cinta?
Pernah merasakan sayang?
Bagaimana jika kamu masih merasa sayang dengan seseorang yang pernah menjadi kekasihmu sendiri, dan cinta dengan seseorang yang baru datang ke dalam cerita hidupmu?
"Na, hati kita cuma satu susah buat...
"Na, bangun!" Hari ini Dira dan Shila datang untuk menemui Ina. Ina yang tadi malam sedikit demam dahi nya masih terkompres. "Iya ma" Ina membuka matanya. Pandangannya masih samar, ia tidak melihat mamanya melainkan kedua sahabatnya itu.
"Na, gimana. Badan Lo udah enakan?" Tanya Dira khawatir. "Sejak tadi malem, gue bahkan ga ngerasa apa apa. Gue cuma nangis sampe ketiduran terus ngerasa kedinginan, gatau nya gue demam" Jawab Ina tenang. "Na, kita bawa ini, Lo makan gih!" Shila membawakan kotak yang berisi bubur ayam kesukaan Ina "Sebenernya kenapa kalian sampe ke rumah gini, se khawatir ini kalian ke gue?" Ina hanya terdiam, tidak menyentuh kotak yang Shila beri "Gue beneran ga mood shil" katanya "Yaudah, gue suapin aja" Dira mengambil kotak itu dari tangan Shila
"Jadi gini in..." Tiba tiba suasana menjadi hening. Dira dan Shila saling bertatapan "Kalian kenapa sihh,?" Tanya Ina kebingungan "Ah nggak deh, jangan sekarang. Kondisi Lo ga memungkinkan "jawab Dira tiba tiba "Ihh, ada apa sih? Jangan bikin gue kepooo" "Nggak in, kita ga yakin bakal ngomongin ini dan Lo masih sakit" "Ooo, jadi kalian nyembunyiin sesuatu dari gue. Gue juga sahabat kalian kalii" "Na, bisa aja hati Lo tambah sakit kalo Lo denger semua ini"jelas Dira Ina terdiam sebentar, "Maksud Lo Fariz?" Kedua sahabatnya saling bertatapan
"Gue ga tau apa yang terjadi sebenernya. Tapi mungkin kalian tau"kata Ina sayu "Sebenernya Fariz itu sayang banget sama Lo, tapi kondisi masa lalu nya" kata Shila memulai pembicaraan "Bubur ayam itu dari Fariz, dia juga titip surat ini ke kita. Eh, tapi bacanya nanti aja, habis kita selesai njelasin!" Sambung Dira "Inget pas Fariz sama mamanya masuk rumah sakit? " tanya Shila. Ina mengangguk pelan "Waktu itu dia cuma bilang ke Lo kalo dia sama mamanya kena typus biasa. Sebenernya kondisi nya jauh dari itu mamanya Fariz gaboleh in Lo tau, karena pas itu Lo juga demam kan" jelas Shila lalu Dira bergantian "Mamanya Fariz kena gagal ginjal yang kronis, Fariz udah mau ngasih ginjalnya tapi gak bisa, karena kondisi Fariz sama mamanya udah sama sama nge drop" "Untungnya ada sahabat mamanya yang mau donor ginjalnya buat sahabatnya, mamanya Fariz. Si tante itu juga punya anak, sahabat nya Fariz dari kecil. Dan Transplantasi ginjal itu berhasil" "Fariz bener bener berterima kasih sama sahabat mama nya itu dan bilang dia mau ngelakuin apapun untuk tanda terima kasih nya itu, udah nyelametin nyawa mama nya. Tapi Disitulah ada kenyataan, yang nggak Fariz sama mamanya harapkan" "Tante itu minta Fariz sama salah satu anak kembarnya di jodohin, dan emang waktu itu anak itu emang suka sama Fariz. Malahan katanya dari dulu, dari SD" "Fariz otomatis udah setuju sama perjodohan itu, Karena dia emang udah bilang ga bakal nolak apa yang mama sahabatnya minta" "Fariz sama mamanya terpukul banget, padahal pas itu Fariz udah punya Lo Na"
"Cukup, plis jangan dilanjutin!" Seru Ina tiba tiba. Sekarang ia menangis sesenggukan "Gue paham. Gue se salah paham itu. Biarin hati gue tenang dulu, pasti gue terima kok" Ina menutup mukanya dengan bantalnya untuk menangis lagi. Kedua sahabatnya pun paham, dan meninggal kan Ina dikamar untuk membuatnya tenang
••• Ina mulai tenang, matanya masih terlihat basah karena baru saja menangis. Ia melihat bungkus bubur ayam itu dan melihat secarik kertas yang Fariz beri
Na, aku minta maaf, belum bisa jujur semuanya ke kamu. Walaupun cerita itu bukan terdengar dari aku tapi memang itu takdir ku Na. Walaupun terlambat aku minta maaf sama kamu, Ina Setidaknya jangan terlalu membuang rasa sayang itu, karena yang indah akan tiba pada waktunya. I am not a good boyfriend but I will be a good friend for you, that is my promise Na
Ina mengusap matanya lagi. Dirinya bukanlah wanita yang termakan perasaan. Ina wanita tangguh, lebih tangguh daripada karang dilautan Karena ia percaya, yang indah akan tiba pada waktunya. Itu yang Fariz ajarkan selama ini
Hey yo! Team Fariz or Team Nath ??
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Raffasya Zain El-Farizi
Bantu aku biar aku tambah semangat n rajin nulis wattpad ini:
•Vote cerita ini!¡(When Ina love someone)
•Kasih saran lewat kolom komentar
•jangan lupa share n promote ke teman2 kamu, biar mereka juga bisa ikutan baca💓