THREE

17 5 2
                                        

Teeeetttttt........

Bel masuk pun tiba,mereka bersiap untuk pelajaran pertama mereka.
Tiba-tiba Wali Kelas mereka datang.

"Assalamuallaikum,Selamat Pagi,anak-anak." Ucap Pak Hadi,selaku wali kelas.

"Waalaikumsalam,Pagi,Pak." Ucap serentak murid-murid.

"Saya datang kemari untuk memperkenalkan,bahwa ada murid baru yang baru pindah,dan Ibu kepala sekolah meminta untuk berada di kelas ini."

Kelas pun menjadi gaduh. Dan banyak yang berbisik-bisik.

"Siapa,ya?"
"Kira-kira,ewek apa cowok?"
"Semoga aja ganteng/cantik"
"Ohh..aja sih"
"Gue harus rapi nih,sapa tau jodoh."

Kira-kira seperti itu isi bisikan mereka.

Tiar dan Yuri pun malas mendengarnya,mereka menebak paling hanya anak biasa.

Pak Hadi pun kesal.

"Anak-anak,sudah diam. Jika kalian berisik,kapan anak baru itu masuk?" Ucap Pak Hadi dengan suara agak teriak.

Seketika kelas pun menjadi senyap. Tetapi,saat Pak Hadi memanggil anak baru itu kelas menjadi rame lagi.

"Baiklah,saya akan memanggil anak baru itu.... Nak,silahkan masuk." Sambil berjalan menuju pintu masuk.

Lalu,anak baru itu pun masuk.

Seketika kelas menjadi sepi.
Tiba-tiba...

"OMG...ASTAGA GANTENG BANGET." Teriak salah satu cewek sambil berdiri,yang menyebabkan semua cewek berteriak histeris. Yuri dan Tiar pun ikut terpesona. Dan ikut bergerak membuat kegaduhan.

"Eh,itu kan cowok yang gue liat tadi pas di gerbang sekolah." heran Yuri.

"Masak sih?" Tiar kaget.

"Iya,tadi gue bilang kagak percaya malah gak peduli." Yuri menatap Tiar sinis.

"Hehehe...ya maap,kan gue belom tau orang nya,tadi kalo gue tau itu orang nya gue kejar lah." Tawa kikuk Tiar.

"Kalo gitu lo pindah aja ya...Cari tempat lain,biar cogan itu duduk di samping gue." mohon Tiar kepada Yuri sambil senyam-senyum,tetapi pandangan nya tak lepas dari anak baru itu.

Sementara anak baru itu diam dengan wajahnya yang tidak menggambarkan ekspresi apapun.

"Enak aja,gue juga mau kali duduk semeja sama dia." sewot Yuri.

"Ayolah,Yur. Jarang-jarang lho gue deket ma cowok. Plisss..." mohon Tiar dengan puppy eyes-nya.

"Gak,titik. Ohh..lo jadi milih cowok itu daripada gue sahabat lo?" kesal Yuri.

"Gak gitu ju-"

TAK....TAK....TAK....

Tiba-tiba ada suara yang memotong pembicaraan Tiar. Saat anak-anak menenggok ke depan,terlihat Pak Hadi sedang membawa penggaris,yang sudah pasti dipukulkan ke papan tulis itu.

Semua murid pun diam. Yuri dan Tiar yang tadinya ribut pun ikut diam.

"Jika kalian terus berisik,kapan Bapak mengenalkan anak baru ini?" geram Pak Hadi.

Setelah emosinya stabil,Pak Hadi pun ekspresi wajahnya pun menjadi senyum.

"Ayo,Nak. Perkenalkan diri mu." Ucap Pak Hadi kepada Anak baru tersebut.

"Perkenalkan nama saya..."

Bersambung....
😁😁😁
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Bentar lagi kan hari raya ya,guys...
Aku mau minta maaf jika ada salah,hehehe...sama Kalo ada kemiripan nama tokoh dengan nama kalian,ini aku juga ambilnya dari nama aku kok,kalo sama ya minta maaf ya....
Sama kalo cerita nya gak bagus. Maaf juga kalo ada kesalahan-kesalahan kata.

Makasih...

Taqobbalallahu minna wa minkum🙏🙏

CRAZY GIRLCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang