Chapter 3

42 3 0
                                        

Yuk ikut nyanyi!

Kali aja kalian punya

Bakat terpendam.

😂😂😂


Author POV

Pagi ini Nara berpamitan pada Mama dan Papanya untuk pergi ke cafe Luna. Katanya dia akan bertemu dengan Dara dan Alia disana. Caca yang tau betul bahwa anaknya akan melakukan sesuatu pun memperbolehkannya pergi.

Nara pergi ke cafe menggunakan sepedanya, dia tak lupa membawa ukulelenya yang ia letakkan di dalam keranjang sepedanya. Sesekali gadis cilik itu bersenandung sambil mengayuh sepedanya pelan.

Akhirnya setelah melewati beberapa menit perjalanan, Nara sampai juga di cafe Luna yang akan menjadi tempat pertemuan antara dia dan kedua temannya.

"Akhirnya dateng juga kamu Ra!" Sambut Dara, dengan muka kesal.

"Iya nih, ita dah unggu lama au!" Omel Aida, ikut kesal.

"Yaudah sih, maaf. Eh iya! Yuk buruan masuk. Aku mau nunjukin sesuatu sama kalian."

Dara dan Alia yang penasaran pun langsung mengajak Nara untuk masuk ke dalam cafe Luna. Nara pun ikut masuk ke dalam, mereka duduk di meja nomer 9 tepat di samping kaca besar yang digunakan sebagai sekat cafe dari dunia luar.

"Jadi ada apaan Ra?" Tanya Dara, tak sabaran.

"Jadi gini Dara, Alia, aku nemuin brosur ini di pager depan rumah dua hari yang lalu." Nara memulai kalimatnya. Sementara kedua gadis kecil yang ada didepanya memperhatikannya dengan seksama.

Dara merebut brosur yang saat itu sedang dipegang oleh Nara. Lalu dia membacanya dan barulah setelahnya memberikannya kepada Alia, sang adik. Keduanya kemudian saling berpandangan, lalu beralih menatap Nara yang sedang meminum jus apel pesananya.

"Beneran?! Wah aku mah mau banget ikutan." Ucap Dara, sangat gembira.

"Ya, tapi masalahnya ini tuh buat grub vokal." Kata Nara, sambil mengaduk jusnya menggunakan sedotan.

"Alo itu, ita abung aja dong!" Saran Alia.

Ketiganya pun tersenyum, tanda mereka setuju dengan apa yang disarankan oleh Alia. Mereka sepakat akan membentuk sebuah grub vokal yang akan mereka tampilkan saat mengikuti perlombaan nanti.

Mereka juga sepakat akan membagi tugas dalam grub yaitu, Dara akan ditugaskan menjadi drummer, Alia akan ditugaskan sebagai keyboardist, dan Nara sendiri akan menempati posisi depan sebagai vokalist plus gitaris.

Tapi satu yang kini sedang mereka pikirkan, apa nama grub mereka?

***

Jonet mengupil sambil menatap layar televisi lebar yang ada dirumahnya. Dia sudah berjam-jam menunggu sang istri berdandan. Padahal mereka hanya akan pergi ke dokter kandungan, tapi sang istri malah jadi heboh sendiri begitu.

"Ma?! Udah belom sih?"

"Belom Pa, tunggu bentar napa."

"Hmm... Padahal cuma mau periksa ke dokter aja, tapi dandannya lamaaaaaa banget." Jonet ngedumel tak jelas.

Jonet memang akan memeriksakan kandungan istrinya, karena kemungkinan kini istrinya sedang mengandung. Jonet juga berharap bisa mendapatkan momongan secepatnya. Supaya dia punya generasi penerus yang selalu ia sebut Albiano junior.

Akhirnya setelah menunggu hingga beberapa menit mereka bisa berangkat ke dokter. Sepanjang jalan Anne terus saja menyanyi mengikuti alunan musik dari radio mobil. Kalau saja Jonet tidak cinta pada Anne, bisa saja ia mengusirnya karena suaranya seolah-olah mampu membuatnya tuli.

The Most Wanted 2Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang