[2) Kehidupan Baru

570 56 4
                                    

Author POV
.
.
.

"Ugh"

"Apa yang terjadi padaku" Gumam gadis yang baru sadar tersebut

Dia celingak celinguk melihat sekitar "Dimana ini?" Ucapnya tersebut karena mendapati kamar yang asing didepannya. Kasur Kingsize yang mewah, dekorasi dan barang-barang mewah, dan lagi letak kamar ini yang luar biasa besar.

"Ya ampun, sebenarnya apa yang terjadi? Dan dimana aku?" Pekiknya pelan. Lalu dia melangkah menuju sebuah kaca yang diletakan disana, dan terkejutlah dia melihat orang yang benar-benar asing di pantulan kaca itu.

Surai coklat terang sepanjang punggung, iris mata kuning cerah yang terlihat tajam, bulu mata lentik, dan kulit seputih susu.

"Apa yang..."

"Anda sudah bangun nona?" Ucapannya terpotong dengan kedatangan seseorang ke kamar itu, dan dia memakai bahasa yang aneh tapi ajaibnya gadis itu mengerti

"Apa? Nona? Siapa?" Beonya dengan bahasa eneh itu

"Apa anda, baik-baik saja nona?" Tanya gadis itu yang berpakaian seperti pelayan khawatir

"Kau siapa?" Tanyanya seperti orang kehilangan ingatan

"Astaga nona jangan bercanda deh, lebih baik nona cepat mandi, Tuan sudah menunggu di bawah" sahut pelayan itu

Tiba-tiba potongan-potongan ingatan mengenai kehidupan gadis itu muncul di kepalanya dan akhirnya dia tau kalau dia menempati tubuh seorang gadis bernama Shelani Anthcrys. Shelani Anthcrys adalah anak bungsu dari keluarga Duke Anthcrys. Shelani adalah gadis pembuat onar yang mempunyai tabiat buruk.

"Nona, nona, NONA!!" Teriak gadis pelayan itu

"Ah, iya kenapa, Monna" sahut 'Shelani' terperanjat

"Nona, sebaiknya mandi" kata gadis yang dipanggil Monna itu

"Ok" lalu Shelani segera melangkah ke pintu putih bercorak rumit yang ada di dalam kamarnya dan memasukinya

.
.
.

"Sebenarnya apa yang terjadi??" Ujarnya disela-sela mandinya(berendam)

"Bukannya aku sudah mati?"

"Lalu kenapa aku bangun disini?"

"Mmmm"

"Tapi nama 'Shelani Anthcrys' sepertinya agak familiar"

"Hmm"

Tlak

"Itu bukannya nama pemeran antagonis dari novel 'Yorale Love Story'?"

"Tapi bagaimana mungkin aku masuk ke novel itu"

"Arghhh"

"Bodo amat dah" frustasinya dan segera mengganti pakaiannya

"Ya ampun, benar-benar dunia dongeng" gumamnya melihat isi lemari raksasanya yang hanya dipenuhi gaun dan baju tidur

"Hh, ini aja deh" dia mengambil gaun paling sederhana di situ yaitu gaun berwarna merah terang berlengan hingga ke siku dan kerah berbentuk kotak yang dilengkapi corak indah di tambah pita berwarna merah maruh.

"Ayo Monna" ajak Shelani ke pelayan pribadinya itu

"Baik"

'Apa aku harus bersikap selayaknya Shelani?' Batinnya

'Tapi sifat kami 11-12 sih, hanya dia itu lebih nakal' batinnya lagi

"Kamu lama sekali Shelani" sahut seorang pria jangkung yang perpakaian selayaknya bangsawan yang duduk di meja makan

"Itu kan memang kebiasaanku" seru Shelani ketus lalu menduduki salah satu bangku di meja sepanjang 3 meter itu

'Orang ini adalah Waith Anthcrys, ayah dari Shelani' -batin Shelani

"Oh ya 'Duke', dimana makhluk berambut kuning yang sedarah dengan saya?" Tanya Shelani ketus basa-basi (berusaha meniru Shelani yang asli)

"Apakah, dia sudah mati?" Lanjutnya masih dengan nada ketus sambil menyuap sup yang tidak enak ke dalam mulutnya

"Dia masih diluar Shelani, dan sopanlah sedikit" jawab sekaligus tegus Waith

"Oh"

"Kanapa dia tidak dikeluarkan saja sekalian dari keluarga ini" ketus Shelani mengusap bibirnya yang cemot

"Shelani, Jeysen satu-satunya penerus keluarga yang bertanggung jawab " balas Waith dengan penekanan di akhir

"Bertanggung jawab tapi keluar rumah semalaman penuh" balas Shelani

"Jaga ucapanmu itu" tegas Waith

"Kalau begitu saya yang tidak bertanggung jawab ini undur diri. Tadinya saya berniat menemani anda karena takut anda kesepian tapi sepertinya itu tidak berguna" kata Shelani sinis dan langsung beranjak meninggalkan ruang makan menuju kamarnya

"Cih"

.
.
.
-TBC-

The Antagonist who became the ProtagonistTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang