°happy reading°
Aeri memasuki cafe yang memiliki arsitektur yang sangat aesthetic.
Ia meletakan laptop juga mengeluarkan soal-soal dari dalam ranselnya.Kali ini ia akan mengerjakan beberapa tugas sekolah,juga sekalian belajar persiapan olimpiade minggu depan.
Setelah memesan minum,ia mengambil airpods nya dari dalam ransel lalu menyumpalkannya pada telinga.
Aeri mulai mengerjakan satu persatu tugas,cukup mudah, pikirnya.
Sesekali ia menyeruput minumnya,namun tiba-tiba fokusnya tertanggu oleh teriakan dari beberapa perempuan.Meskipun ia menggunakan airpods,tetap saja ia bisa mendengarnya karena ia tidak memfullkan volume airpodsnya.
"Ini masih manusia kan?bukan malaikat kan?"
"Itu orang apa ubin masjid,adem bener liatnya"
"Liat tuh,jalan aja udah ganteng banget apalagi senyum"
"Bang godain aku dong bang"
Terdengar beberapa bisik mereka,seakan-akan yang mereka lihat adalah seorang artis papan atas.
"Hoy!"Aeri mengerjap,lalu mendongakan kepalanya.
Ia memutar bola mata malas,orang itu lagi.
"Gak enak banget mukanya"ucap orang itu
"Boleh duduk disini gak?"lanjutnya.
Aeri diam tak menjawab.Karena tanpa dirinya jawabpun sudah pasti dia akan langsung duduk.
Dan benar saja orang yang sekarang dihadapannya ini menarik kursi,lalu mendudukinya.
Ya,siapa lagi orang yang memiliki sikap seperti itu kecuali Jung Jaehyun.
"Kemaren lo gak bilang makasih sama gue"Jaehyun memperhatikan Aeri yang sedang berkutat dengan beberapa kertas juga laptopnya.
Jaehyun melirik minuman disamping Aeri,lalu dengan wajah tanpa dosanya langsung menyeruputnya begitu saja.
Aeri melotot,melihat gelasnya yang sekarang hanya menyisakan beberapa es batu saja.
"Jauh jauh lo sana.Ganggu."Aeri menekankan kata Ganggu.
Jaehyun tersenyum jail,lalu menyodorkan ponselnya.
Aeri tak bergeming,masih fokus pada tugasnya.
"Ini gue nyodorin hp lo gak tau maksudnya apaan?"Jaehyun terlihat sedikit kesal,tangannya terjulur lalu melepas airpods yang tergantung ditelinga Aeri.
"kenapa sih?"ia mencoba bersabar dengan memelankan volume suaranya.
"Minta nomor hp lo"
Aeri tersenyum,terlintas ide bagus dalam otaknya.
"Boleh,tapi ada syaratnya"
"Apa?kalo ribet gue gak mau"
"Lo janji habis gue kasih nomor gue,lo pulang atau pergi kemana kek asal gak deket gue,masih banyak tugas".
Tanpa berpikir panjang,Jaehyun langsung mengiyakan.
Seperti janjinya tadi setelah Aeri memberikan nomor hp nya,ia langsung pergi keluar dari cafe.
Aeri tersenyum,lalu kembali fokus pada tugasnya yang tinggal beberapa nomor soal lagi.
Aeri melepas kacamatanya.Lalu memasukan kertas-kertas juga laptopnya kedalam ransel.
Aeri bangkit,melewati beberapa meja dan melihat kearah luar.Hujan.
Aeri kembali duduk dikursi yang tadi ia tempati,lalu merogoh ponselnya.

KAMU SEDANG MEMBACA
MY ANOYYING BOYFRIEND 《Jung Jaehyun x You》
FanfictionTentang seorang Jaehyun yang berusaha menjadi seseorang yang selalu ada disamping Ae-Ri. Ae-Ri dengan segala trauma terhadap cinta.