Kuyyy!!
Di ruang inap ricis, kedatangan wanita berbadan kecil serta lumayan tinggi. Disitu mood ricis berubah drastis tp, ricis berusaha tenang dan sabar.
"Assalamualaikum" risa
"Waalaikumsallam" all
"Boleh masuk?" risa
"Boleh, silahkan" chacha
"Ka boleh pinjem kursinya?" risa, meminjam kursi yg diduduki ella.
"Ini silahkan." ella menyodorkan kursinya
"Apa kalian mau bicara berdua?" derry
"Kalo boleh, aku mau bicara dulu sama kak ricis" risa
"Yaudah, kita keluar." ella
"Makasih kaka" risa
"Iya santuy" aryesh
Semua udh keluar, tinggal ricis dan risa di dlm ruangan.
Risa menatap ricis begitu mendalaaaaamm.
"Ris bukannya kamu lagi sakit? Bukannya istirahat malah kesini. Harusnya kamu istirahat aja yg cukup." ricis
"Sebelum kaka peduli ke org, peduliin dulu kaka sendiri. Perhatiin kaka sendiri." ucap risa
"Hmm iya dah adek kelas ter ter ini mah" ricis berusaha menghilangkan rasa cemburu ke risa.
"Ka, maaf" risa memegang tangan kanan ricis
"Kenapa, kamu ris?" ricis heran
"Maafin aku. Aku selalu gangguin wildan, aku suka deket sama wildan, gangguin kalian berdua."ucap risa
"Aku ga masalah ko ris, toh wildan nya juga lebih perhatian ke kamu" ricis berusaha tersenyum.
"Ngga gitu ka, kalo kaka tau.." ucap risa terhenti
"Apa ris??" ricis
"Wildan tuh sayang sama kaka. Walaupun kemarin2 wildan perhatian sama aku, dan bikin kaka cemburu. Tapi sebenernya wildan juga perhatian ko sama kaka, aku tau dlm hati wildan tuh pasti kaka. Aku sadar bahwa semua rasa cinta dan sayang gabisa dipaksain. Kalo boleh jujur.." risa
"Kamu mau jujur apa? Napa ga langsung ngomong aja sih ris? Bikin kaka penasaran mulu." ricis
"Kemarin2 aku sakit tuh.."
"Aku boongan" risa
"Hhh-hhhah?"
"Kenapa kamu lakuin sih?" ricis
"Aku pengen wildan tuh perhatian ke aku"
"Pengen wildan ttep ada disamping aku"
"Itu hal terbodoh yg pernah aku lakuin"
"Aku minta maaf ka" risa menangis
"Udh jangan nangis"
"Kamu jangan ulang perbuatan itu ya"
"Kaka maafin kamu ko" ricis tersenyum
"Kaka beneran maafin aku?" risa
"Allah aja maha pemaaf, masa kaka sbg makhluk nya ga maafin sih." ricis
Diluar ruangan*
"Itu bocah mau ngapain ya" ella
"Mau nengok kali ell, jangan julid napa" derry
"Iya maap" ella
Hening
"Duaaarrr!!"
"Assalamualaikum gesss" wildan dtg
"Ssssttt lu kira ini di sklh seenaknya teriak, ini tuh RS." ella
"Hhhee iyh maaapp atuh"
"Kalian lagi ngapain disini?" wildan
"Lagi nungguin ricis lah" chacha
"Emg ricis kenapa, dia pingsan lagi? Di dlm ada dokter?" wildan
"Diem dulu napa daaannn" atika
"Maklum dia khawatir" andre
"Iya tapi berisik"
"Itu di dlm ada risa" ella
"Risa? Mau ngapain dia?" wildan
"Gatau" all
"Yaudah guys gue ke dlm" wildan maen nyelonong aja masuk
"Yaudah lah terserah org ganteng" aryesh
"Org ganteng bebas bor" vazo
Wildan masuk ke dlm ruangan, dan menyimpan bunga diatas sofa.
"Mau ngapain lu kesini?" ucap wildan ketus
"Ko ketus sih dann??" ricis
"Gpp ko ka"
"Aku kesini mau minta maaf ke ka ricis" risa
"Terus? Ko masih disini? Udh kan minta maafnya?" wildan
"Daaannn! Ko gitu sih ke cewe" ricis
"Iya, aku mau pulang ko."
"Tpi.. Aku boleh bicara sedikit?" risa
"Iya sok silahkan ris, gausah dengerin wildan" ricis
"Aku mau, kita temenan yak"
"Iya aku tau, aku pernah ngelakuin hal bodoh."
"Kalo kalian mau, ya sukur. Ngga juga gpp ko." risa
"Iya, kita mau ko temenan"
"Tapi kamu jangan lakuin hal kaya kemarin2. Jadi org sakit tuh gaenak ris" ricis
"Iya ka"
"Wil? Maukan temenan?" risa
"Iya gue mau ko temenan" wildan tersenyum
"Alhamdulillah" risa berkaca-kaca
"Sekali lagi, aku minta maaf sama kalian. Aku dibutakan cinta, sampe aku egois. Hampir aja, semua pergi karena aku lakuin hal bodoh. Wil, aku mau kita temenan. Aku gabakal melibatkan perasaan. Karena sekarang aku tau, kalo pertemanan diatas segalanya." risa menangis
"Boleh kan kak?" Risa
"Iya. Gaada salahnya berteman." ricis
AKU CUMA NGASIH TAU AJA YA:)
PERTEMANAN DIATAS SEGALANYA!!
Jika kalian, berteman dg siapapun. Terutama, berteman dg lawan jenis. Jangan, libatkan perasaan! Jangan egois!
Karena awal dr hilang nya pertemanan, 98,9% itu karena CINTA. Apalagi nih buat ciwi-ciwi kalo punya best friend, dan mencintai org yg sama, salah satu dr kalian korbankan perasaan, DEMI TEMAN. Kalo temannya gatau diri, ya boleh lah di tikung hehe:) ngga deng boong. Tikung aja di sepertiga malam:)
KALO KALIAN SETUJU YA SUKUR, NGGA JUGA GPP. SETIAP ORG BEDA-BEDA.
Mohon maaf ya, di chapter ini cuma sedikit. Dan di akhirnya ada kata2 yg gajelas:(
Lanjut di next
Jumat 19 juni 2020:)
JANGAN LUPA VOTE!!
KAMU SEDANG MEMBACA
RINDU DALAM DO'A || Wildan X Ricis
Short StoryAssalamualaikum temen-temen, ini hanya karangan cerita aja ya. Jangan dibawa hati, yuk langsung baca aja. Jangan lupa kalo udah baca langsung vote!!! Sekalian, ikuti acuu @human364.
