||•PART 4

7 2 0
                                    

Selasa, 23 Juni 2020.

DIA?!

Kringg ....

Semua siswa-siswi SMA HARAPAN berlari terburu-buru ke arah kantin saat bel istirahat berbunyi, ada yang berlari ke arah kantin bawah ada juga yang berlari ke arah kantin atas. Seperti sekarang, seorang gadis remaja di paksa oleh gadis remaja lain nya untuk segera ke kantin takut-takut gak kebagian tempat. Katanya. Kedua nya pun berlari dengan cepat ke arah kantin agar kebagian tempat duduk.

"Huuhh ... gila lu Rir!" seru gadis remaja yang masih saja mengatur nafas nya, terlihat dari dada nya yang naik turung.

"Haahh ... gue bisa gila kalau gue gak dapat meja kantin Ran," ucap gadis remaja yang di panggil Rir oleh teman nya.

"Tapi gak usah lari juga kali Rir, noh liat! Masih banyak meja kantin yang kosong kan. Lu sih aaaa ... ngos-ngosan kan jadi nya," ucap gadis remaja yang tak lain adalah Ranita Agsesya.

"Yaudah sih Ran, yang penting kita berdua dapat tempat duduk." Indri berjalan menghampiri salah satu meja kantin yang muat untuk sepuluh orang dan meninggalkan Ranita sendiri di depan pintu masuk kantin.

Ranita melihat sepupu nya berjalan meninggalkan diri nya di depan pintu kantin mengumpat. "Dasar, sepupu gak tau diri!" umpatan Ranita, lalu berjalan menghampiri Indri yang sudah duduk di kursi kantin.

"Mau pesan apa lu Ran?" tanya Indri saat Ranita telah duduk di kursi yang berhadapan dengan nya.

"Samain aja biar cepat," balas Ranita sambil menatap semua sisi kantin.

"Mie ayam sama es teh aja gimana?"

"Itu aja."

"Oke." Indri pun berdiri dari duduk nya dan berjalan menuju salah satu penjual makanan mie ayam yang ada di dalam kantin.

Selagi menunggu sepupu nya memesankan pesenan mereka berdua, Ranita mengeluarkan handpone nya dari dalam saku baju sekolah nya. Ia pun membuka sosmed instagram nya dan meng-scrol beranda instagram nya.

Ranita yang sibuk dengan sosmed nya sampai lupa bahwa kantin sudah ramai pengunjung siswa-siswi lain nya.

¤¤¤¤

Dari sisi lain, tiga orang cowok berbadan tinggi baru saja memasuki kantin yang berada di area bawah. Mereka bertiga menatap semua penjuru kantin untuk mencari meja kantin yang masih kosong, dan salah satu dari mereka bertiga menemukan meja kantin yang di duduki oleh satu orang gadis dan masih muat untuk sembilan orang lagi.

"Guys ... kita duduk disitu aja," ucap cowok yang menatap terus meja kantin yang di duduki satu orang cewek.

"Dimana ndre? Di situ?" tanya cowok lain nya lagi menatap Andrea dan menunjuk meja kantin yang duduki satu orang cewek.

"Ho'oh."

"Yaudah," ucap Ramayana cowok yang paling dingin di antara kedua sahabat nya. Raga dan Andrea.

Ramayana pun berjalan duluan dan diikuti Andrea dan Raga yang berjalan di belakang nya. Mereka menuju meja yang duduki satu orang cewek yang terlihat sangat sibuk dengan dunia online nya sampai lupa jika kantin sekarang sudah penuh.

"Ekhem ...." dehem Ramayana di belakang siswa cewek tersebut., posisi mereka yaitu si cewek yang membelakangi Ramayana.

TERLAMBAT (TIDAK LANJUT!)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang