5.

1.9K 117 3
                                        

Di toko butik..
"Hosh-hosh, apa oba-san lama nunggu nya" gumam hinata (habis lari dari dari cafe tersebut) dan hinata pun masuk ke dalam toko dan disambut pelayan toko tersebut "selamat siang, ada yang bisa di bantu" ucapnya
"Ehm etooo...."
"Nah baru datang hinata" ucap kushina
"Oba-san" ucap hinata kaget

Skip..
"Hm jadi gitu" ucap kushina dan hinata sudah menjelaskan tentang naruto yang tidak bisa datang
"Kenapa gak bilang ke oba-san dulu nak, biar besok aja kita kesini bersama naruto juga" ucap kushina
"Eto..." hinata bingung mau jawab apa dan kushina melihatnya dan tersenyum "sudahlah, oba-san sudah pilih gaun untukmu, tinggal kau gunakan cocok apa tidak nah coba dulu" ucap kushina mendorong hinata ke ruang ganti baju
"Ha'i oba-san" ucap hinata

Beberapa menit kemudian...
Srekk..
Korden ruang ganti terbuka dan kushina takjub melihat hinata mengenakan gaun yang ia pilih"uuhh cantik hinata"puji kushina dan hinata malu-malu dan juga wajahnya memerah"a..rigato oba-san "ucap hinata
" hm coba aja ada naruto pasti dia lebih memujimu tapi masak siang gini sibuk kerja, coba oba-san telpon dia dulu"ucap kushina
"Tapi oba-san.." namun kushina malah menelpon naruto sambil berjalan sedikit jauh dari hinata dan hinata menatap cermin besar di belakang dirinya dan ia melihat dirinya dengan gaun tersebut "memang gaun ini cantik sekali" batin hinata
"Hinata, bisa ke kantor naruto" ucap kushina
"Eh? Untuk apa kesana oba-san?"
"Oba-san sudah hubugi seketarisnya tapi katanya naruto tidak sibuk, baka berarti dia bohong, cepat jemput dia bisa minta tolong hinata" ucap kushina
"Ehm Ha'i" ucap hinata dan segera hinata menganti pakaiannya dan langsung pergi ke kantor naruto..
Setelah hinata ganti pakaiannya..
"Oba-san hinata pergi dulu" ucap hinata
"Tunggu hinata, kau bisa pakai mobil oba-san"
"Eh.. Eto gomen oba-san hinata tidak bisa pakai mobil" ucap hinata menggaruk kepalanya tidak gatal
"Astaga, tapi oba-san tidak bisa mengantermu karena ada urusan sebentar, ehmm pakai taksi aja ya"
" ya nanti dijalan oba-san, ya sudah hinata pergi dulu "
"Hati-hati nak" ucap kushina dan hinata menganggukan kepala

Skip..
Di kantor naruto..
Hinata tiba di kantornya dan ia tak lupa membayar ke taksi dan kemudian ia keluar dari taksi tersebut
Hinata mengatur nafasnya dan berjalan
Hinata masuk ke kantor naruto dan masuk ke lift menuju lantai 2 dan tak lama lift terbuka
Hinata mengatur nafasnya lagi karena ia sedikit ketakutan dan setelah ia tiba di depan kantor naruto hinata meneguk ludahnya dan kemudian membuka pintu tersebut dengan pelan"nn..naruto-kun"ucap hinata
Deg..
Hinata terkejut dan ia badannya lemas apa yang ia lihat yah naruto berciuman dengan gadis berambut pink siapa lagi sakura kekasihnya itu
Naruto kaget melihat hinata namun sorot mata naruto geram dan ia pun menghampiri hinata dan menarik hinata kedalam kantornya itu
"Dasar sialan jalang" ucap naruto plak..
Hinata terkejut lagi karena Naruto menampar hinata"nn..aruto-kun"ucap hinata menyentuh pipinya akibat tamparan naruto
"Kau.. Memang penganggu!! Mau apa kau kesini ah!!" ucap naruto dengan nada dingin dan hinata menundukan kepala dan berkata "ii..tu ..ooba-san .. Ny..uruh ku ..ke..sini" ucap hinata dan naruto menghela nafas dan berkata "pasti kau bicara aneh-aneh dengan ibuku kan jalang" naruto menarik kerah baju hinata"tt..idak sun..gguh.. A..aku.. Bi..lang s.sssuai per..kataanmu ..sibuk kk.erja ttta..pi oba-san n..lpon s..eketarismu"ucap hinata dan naruto mendorong hinata dan naruto mengendus kesal "sial! Kau pergi dari sini sekarang" ucap naruto
"Ta..pi oba-san nyuruh naruto-kun ke b..utik" ucap hinata sekilas hinata melirik sakura yang diam mematung
"Ya nanti aku kesana lebih baik kau pergi dari sini" ucap naruto
"Hh...ai" ucap hinata dan hinata pun keluar dari tempat itu dan naruto mengacak rambutnya itu"sial! Penganggu sekali maaf ya sayang"ucap naruto menghampiri sakura
"Naruto-kun, kau kelewataan sekali" ucap sakura
"Hei, habis nya aku muak sayang" dan sakura menghela nafas"ya sudah kita lanjutkan"ucap sakura

Dan hinata berjalan dengan menahan tangisan dan ia tidak nyangka naruto menampar hinata dengan wajah kesal marah
"Apa salahku, aku hanya diperintahkan oba-san.. Dan apa dia kekasih naruto" batin hinata teringat sakura
Dan hinata berjalan hingga tiba di luar kantor naruto
Tes.. Tes.. Tes... Jetuar.. (Hujan)
"Hujan, gimana mau balik ke butik?" ucap hinata
"Sudahlah lari saja" sambung hinata dan hinata pun berlari dan kemudian ia berteduh di halte bus yang tidak jauh dari kantor naruto
Hinata membersihkan sisa hujan di pakaiannya itu dan ia merasa kedinginan"hucachuuu"ucap hinata bersin-bersin
"Tidak ada taksi lewat" ucap hinata dan hinata menundukan kepala nya dan kembali teringat naruto menampar hinata dan hinata menyentuh pipinya dan perlahan ia menangis"hiks.. Hiks tou-chan kapan tou-chan kembali hiks hinata kangen tou-chan hiks"isak hinata
"Sampai kapan.. Sampai kapan ini berakhir hiks" sambung hinata
Hinata makin menangis dan menutup mukanya"hiks naruto-kun kenapa kamu melakukan ini hiks kenapa membenciku hiks apa aku melakukan jahat denganmu hiks uahhh siapapun tolong aku hiks aku butuh seseorang hiks"ucap hinata
"Hinata kau baik-baik saja?" dan hinata kaget mendengar suara tak asing dan ia menoleh dan melihat sasuke dihadapaannya itu"s..sasuke"ucap hinata

Flasback..
Sasuke yang awalnya mampir ke kantor naruto dan lepas itu ia pergi ke minimarket setelah kedatangan sakura, dan kebetulan minimarket tidak jauh dari kantornya tapi setelah ia belanja, hujan turun membuatnya ia harus membeli payung di minimarket
Setelah ia belanja di minimarket sambil makan ice cream dijalan, sasuke menghentikan langkah kakinya karena ia melihat wanita menangis di halte bus dengan seorang diri tapi..
"Dia.. Kan hinata" ucap sasuke

Now..
"Kau Kenapa disini, ayok masuk ke tempat naruto nanti sakit" ucap sasuke dan sasuke teringat ada sakura
Namun hinata menggelengkan kepala dan menghapus sisa air matanya"tidak usah, aku mau pulang sasuke"
"Eh tapi ini hujan, eto.. Kalau gitu biar aku anter kamu ya"
"Jangan aku tidak mau merepotkan mu sasuke"
"Tidak apa-apa tunggu disini hinata jangan kemana-mana" ucap sasuke dan akhirnya hinata menganggukan kepala dengan pasrah
Hinata melihat sasuke berlari dan terpintas ia ingat saat di cafe ia berlari hanya untuk memberikan hinata kotak bekal"andai.. Andai saja sasuke seperti naruto"batin hinata

Bersambung...

Maaf kalau jelek ceritaku kawan...

aku akan melindungimu (sasuhina)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang