11.

1.5K 95 3
                                        

Di cafe coffe shop...
5 menit hinata berada dicafe dengan secangkir teh hangat dan cake sambil menunggu kedatangan sasuke
Ia menikmati teh sambil melamun tanpa sadar sasuke datang dan keadaan ngosh-ngoshan lalu sasuke melirik tangan kanan hinata pakai plester dan juga tangannya merah
Sasuke menghela nafas dan berkata "maaf aku terlambat hinata" ucap sasuke dan hinata tersadar dari lamunannya lalu ia melirik sasuke"tidak apa-apa sasuke duduklah"ucap hinata tersenyum dan sasuke pun duduk hingga pelayan datang
"Pesan kopi hangat 1" ucap sasuke dan pelayan itu mencatat menu sasuke dan meminta menunggu pesanannya
"So apa yang terjadi dengan mu hinata dan tangan mu kenapa?" ucap sasuke
Hinata melirik tangan kanannya dan berkata "ini hanya kegores pisau saat aku masak dan merah ini aku tidak sengaja menumpahkan minyak panas karena aku buru-buru masak tadi pagi" ucap hinata mengingat kejadian itu saking ia ceroboh sekali
"Kenapa bisa? Apa naruto?" ucap sasuke
"Hn dia memintaku cepat masak karena ada sakura kekasihnya emang ini salahku juga karena terlambat bangun dan dia menamparku dan menjambak rambutku juga" ucap hinata meminum teh tersebut
Sasuke kaget mendengar perkataan hinata, lalu pelayan itu datang memberikan kopi ke sasuke"selamat nikmati "ucap nya
" terimakasih "ucap sasuke dan pelayan itu membunggukan badannya dan kemudian pergi
" ngomong-ngomong aku juga ingin bertemu denganmu karena memberikan oleh-oleh untukmu, aku tidak tahu kau suka apa tidak?"ucap hinata memberikan bingkisan ke sasuke dan sasuke meliriknya lalu ia menghela nafas "hinata, ini keterlaluan naruto sudah melakukan jauh denganmu dan lagi dia berani bawa kekasihnya" ucap sasuke
"Sasuke aku udah putuskan akan menceraikannya, tapi untuk skg belum.. Aku gak mungkin cepat-cepat cerai pasti keluarga naruto akan kecewa denganku" ucap hinata
"Tapi hinata, biarkan saja dan bilang aja ke keluarga naruto soal dia perlakukan mu seperti ini, aku tidak mau kau seperti ini terus" ucap sasuke dan sasuke sadar ia bicaranya terlalu aneh tapi ia Benar-benar tidak bisa melihat hinata mendapatkan penderitaan dari naruto
Hinata kaget mendengar nya dan ia tersenyum "tidak apa-apa aku kuat sasuke, aku sedang berteman denganmu tapi tolong jangan benci naruto dia kan temanmu" ucap hinata
"Walaupun teman tapi dia bajingan, gak ada hati" ucap sasuke
"Sasuke sudahlah," ucap hinata dan sasuke melihat sorot mata hinata sangat memendam perasaan sedihnya itu dan sasuke mengenggam tangan hinata hingga hinata kaget"jangan kau simpan terus perasaan mu hinata, kau akan sakit, ceritakan keluhmu hinata aku akan mendengar kannya"ucap sasuke
"Sasuke" ucap hinata kaget dan kemudian hinata menangis dan sasuke maklumi itu"hinata"ucap Sasuke
Saat hinata membuka pedihnya ke sasuke dan seseorang wanita berambut pink tersenyum sinis"oh sejak kapan mereka jadi akur seperti itu"ucap nya siapa lagi sakura
"Hm apa hinata menceritakan tentang naruto ke sasuke, ini tidak boleh terjadi aku harus bilang ke naruto" sambung sakura

Skip..
Hinata menghapus sisa air mata nya dan berkata"terimakasih sasuke, maaf ya sampai menangis gini"ucap hinata
"Tidak apa-apa hinata, tapi aku senang kau menceritakan semuanya" ucap sasuke
Drt... Drt... Drt...
Hinata mengambil handphone nya di tasnya dan ia kaget melihat nomor naruto
"Sebentar ya sasuke" ucap hinata dan sasuke menganggukan kepala
Hinata pun mengangkat tlpon dari naruto dan berkata "hallo naruto-kun" ucap hinata
Sasuke kaget ternyata itu naruto menelpon nya
"Kau dimana brengsek!! Pergi gak bilang! Cepat pulang jalang!" teriak naruto dan hinata sedikit menjauh handphone nya dan berkata "baik naruto-kun" ucap hinata dan hinata mematikan tlponnya lalu berdiri dari duduknya"gomen sasuke aku harus pergi"ucap hinata dan sasuke melihat hinata gementar dan ia mikir naruto memarahi hinata
"Biar aku anter" tawar sasuke
Hinata menggelengkan kepala "tidak usah sasuke, aku pergi dulu terimakasih untuk hari ini" ucap hinata berlari meninggalkan cafe itu dan sasuke melihat hinata berlari buru-buru "hinata" ucap sasuke
"Pasti naruto akan melakukan sesuatu dengan hinata, apa lagi hinata gementar sial naruto brengsek" batin sasuke
"Hai sasuke kebetulan sekali ketemu kamu" ucap sakura dan sasuke melirik sakura lalu ia berdiri"Aku pergi"ucap sasuke
"Eh kenapa cepat sekali, kau tetap mengacuhkan ku sasuke, makanya aku minta solusi dan saran darimu mengenai hubugan ku dan naruto tapi kamu gak mau kan jadinya gini hinata menderita" ucap sakura dan sasuke kaget dan mengepalkan kedua tangannya
"Maksudmu apa sakura, apa jangan-jangan kau bilang ke naruto soal pertemuanku dengan hinata"ucap sasuke
" eh kau menuduhku"ucap sakura
"Katakan brengsek!"
Sakura tersenyum dan berkata "baiklah kenapa? Kau tidak menyukainya atau kau sekarang jatuh cinta dengannya ingat sasuke dia sudah punya suami" ucap sakura
Sasuke kaget dan berkata "kau sendiri gimana kau juga sama"
"Aku tahu, tapi karena naruto tidak mau putus denganku gimana dong dan lagi kau tidak membantuku" ucap sakura
"Maumu apa sih sakura"
"Mauku, yahh aku mengatakan sejujurnya denganmu setelah naruto kenalin aku dengan kamu, aku langsung punya perasaan dengan mu, kau adalah lelaki tipeku daripada naruto" ucap sakura dan sakura mendekati sasuke dan berkata "bagaimana kalau kita pacaran saja sasuke, kalau kamu mau maka hinata akan aman dari siksaan naruto" ucap sakura
Dan sasuke kaget lagi lalu mendorong sakura"cih aku tidak sudi pacaran denganmu"ucap sasuke
"Hm jadi gitu, padahal sayang daripada hinata di pukul habis-habisan setelah ini, selanjut nya dan selanjutnya juga, aku akan membantu hinata tapi kalau kau mau jadi pacarku, tapi kamu menolak ya sudahlah" ucap sakura pergi dan sasuke berpikir lalu ia berkata "tunggu sakura, bagaimana bisa jika kita pacaran, kau kan masih pacaran dengan naruto" ucap sasuke
"Aku akan tetap pacaran dengan naruto agar dia mau nuruti perkataan ku soal hinata lalu untuk kau dan aku pacaran kita diam-diam saja sampai hinata aman bersama naruto bagaimana?"
"Gila! Aku tidak mau melakukan itu, aku percaya hinata akan kuat hadapinya" ucap sasuke dan sakura kesal karena sasuke menolaknya"ya sudah kalau gitu, yang penting aku membantu hinata dari naruto"ucap sakura dan sakura pun pergi hingga sasuke kesal"dia Benar-benar jalang pantas buat dia brengsek kau sakura"ucap sasuke
Sedangkan itu hinata berlari cepat ke apartemen nya dan kemudian masuk
"Datang juga kau jalang" ucap naruto nada dingin
"Maaf naruto-kun" ucap hinata menundukan kepala
Naruto mendekati hinata lalu menarik rambut hinata"ahh sakit naruto-kun "ucap hinata
" sakit? Aku tanya sebelum sabaranku habis kau bicara apa saja dengan sasuke"
Deg.
"Ah tidak ada naruto-kun aku hanya berikan oleh-oleh untuknya itu saja" ucap hinata
"Yakin?" plak naruto menampar hinata dan mendorong hinata sampai hinata terjatuh "ugh sakit" ucap hinata merasakan sakit di kedua lututnya
"Katakan sejujurnya jalang, apa dia tahu soal ini ehmm.."
"T..idak"
Naruto membuka sabuk nya di celananya dan hinata kaget
"Kau tidak mau jujur jalang terima nasib jika aku memukulmu"
"TIDAKK!! Naruto-kun apa salahku kenapa kamu membenciku hiks kenapa" isak hinata gementar dan naruto terdiam dan berkata "karena aku tidak suka melihat mukamu, kalau saja ibuku menurutiku soal perjodohan itu mungkin aku tidak akan melakukan ini, tapi ibuku malah memaksaku utk terima perjodohan itu dan lagi ibuku menyukaimu membuatku muak kau tahu, sekarang puas kan maksudnya" ucap naruto
"Nah nikmati hukuman karena kamu berani bohong denganku dan lagi kau bertemu sasuke" sambung naruto
"Jangan naruto-kun" ucap hinata menggelengkan kepala
"Tolong sasuke" batin hinata




Bersambung...

Maaf kalau jelek ceritaku kawan...

aku akan melindungimu (sasuhina)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang