kawan, ini realita
kalau kau tak percaya
berhentilah membaca
aku adalah mahasiswa baru
selalu datang terlalu larut
dan pergi saat langit
belum menjadi biru
ayahku bukan siapa siapa
rupiah mungkin hanya
didapatnya seberapa
bahkan saat langit masih gelap
ia mesti berlari meminjam
si roda dua
hanya untuk
mengantar ku sekolah ke kota
jangan kau tanya lagi,
diperjalanan hati ku sesak
kutahan dan terpaksa ku seka
tetes itu
ingin rasanya mengadu pada Tuhan
mengapa hidup bak ibu tiri
tak pernah ku inginkan
tapi harus selalu kuterima
lambat laun aku mulai tak bersyukur
tapi kau tau realita jalanan kawan?
iya,
realita mereka yang tak sekolah
realita mereka yang kehilangan keluarga
realita mereka yang harus mengemis
realita mereka yang ditinggalkan
anaknya sendiri
juga masih banyak realita lain
yang kalau kau tahu
sudah pasti kau minta ampun
pada Tuhan
maaf tuhan
karena telah berburuk sangka
maaf
karena tak pernah bersyukur
atas segala kebaikan mu
yang tak pernah
kusadari dan kucukupi
terimakasih
telah mengizinkan ku
melihat sisi lain dunia
sebuah realita jalanan
teguran bagi mereka yang lupa
cara bersyukur.
KAMU SEDANG MEMBACA
#TGBC
De Todohasil menari jemari saat gabut melanda seorang manusia yang diberi nama raisya namun lebih senang dipanggil caca, sekian.
