death?

4.3K 244 13
                                        

"Hei anak manusia tubuh mu mungkin akan

Hancur jika kau terus memaksakan terus bertarung melawan ishiki" suara dari benak boruto yang tak lain adalah momoshiki

"Ya aku tau. Tapi kau pun pasti tau aku tidak mungkin berhenti disini! Kumohon bantu aku, kita akan bekerja sama, sama seperti ayah dan kurama.dattebasa" Balas boruto sambil memperlihatkan senyum lima jarinya pada momoshiki dan itu membuat momoshiki tertegun.

'Kau tau? Entah perasaan apa ini tapi aku merasa hangat dan nyaman' batin momoshiki.

Wajah boruto terlihat pucat. Tidak ada yang tau jika rasa sakit itu terus boruto tahan selama perang berlangsung. Tidak ada yang menyadari jika boruto trus menggigit bibirnya untuk menahan rintihan akibat racun yang telah menyebar hampir di seluruh tubuh boruto.

"Kumohon biarkan aku hidup setidaknya sampai perang ini berakhir dan ishiki juga kaguya tidak membuat ulah kembali kami-sama" batin boruto. Entah mengapa ia merasa miris dengan jalan hidupnya yang terus dihadapkan pada masalah yang sebenarnya tidak ia harapkan sama sekali. Kalau dulu saat dia masih kecil tepatnya saat setelah pertempurannya, ayahnya,gurunya, juga para kage selesai, boruto bilang ia akan menantang takdir buruknya. Tapi sekarang entah mengapa ia merasa ingin menangis mengingat sang ayah, ibu, adik, dan teman temannya. Mungkin ini hal yang paling tidak ia harapkan. Kembali ke masa lalu dimana ayahnya berjuang mempertaruhkan hidup dan matinya, kehidupan dimana ishiki dan dirinya juga temannya yang tidak seharusnya ada.

"Huft"

"Ada apa boruto?"tanya mitsuki sambil menatap boruto. Mitsuki merasa ada yang janggal dengan boruto. Tatapan matanya yang sendu itu bukanlah tatapan yang biasanya ia lihat.

"Eh tidak apa apa tebassa"jawab boruto
Sambil menunjukkan senyum di bibir pucatnya.

"Kau yakin?"tanya mitsuki

"Hmm"

"Setidaknya aku harus tetap hidup sampai perang ini selesai dan ishiki mati dattebasa" batin boruto seraya menatap teman setimnya dan naruto sakura serta sasuke

"Sampai kapan kita akan berdiam diri disini? Dattebasa"tanya boruto

"Entahlah mungkin sampai cahaya dari bulan itu berhenti bersinar"balas sasuke

Boruto memandangi sekitarnya dari dalam perlindungan susano'o milik sasuke. Boruto mengerutkan dahinya kesal karna tubuhnya yang semakin melemah dan rasa sakit yang terus menerus ia tahan sampai pada akhirnya

"Arghh... uhuk...uhuk"

Boruto terbatuk dengan darah yang mengalir dri mulutnya. Sarada mitsuki juga naruto sakura dan sasuke terkejut bukan main.

"BORUTO!!" Teriak sarada dan mitsuki

"Apa yang terjadi dengannya?"tanya sakura

"I..ini jangan jangan racun itu.."sarada menghentikan ucapannya lalu memeluk boruto yang sekarang terduduk lemah.

"Sarada mungkin ini akan menjadi pertarungan terakhirku bersamamu dan mitsuki dattebasa. Kumohon jangan menangisiku uhuk" ucap boruto sambil terbatuk. Tangannya mulai menggapai wajah sarada yang sudah di banjiri oleh air matanya

"K..kau tidak mungkin meninggalkanku kan baka boruto!! Jangan tinggal kan aku hiks a...aku aku pasti bisa menyembuhkan mu hiks... i..iya aku pasti bisa hiks"ucap sarada sambil mulai mengeluarkan cakra hijau medisnya. Sarada terus menangis hingga tanpa sadar air matanya mulai menjadi merah serta matanya yang ikut menjadi merah dengan pola bunga. Ya itu mangekyou sharingan.

"K..ku mohon hiks bantu aku sakura-san hiks k..kau ninja mediskan? Hiks bantu aku menyembuhkannya hiks"tangis sarada. Ia terus mengeluarkan cakra hijau begitu pula sakura yang mulai membantu sarada.

"Sebenarnya apa yang terjadi dengannya? Dattebayo"tanya naruto dengan mimik wajah khawatir

"Entah perasaanku atau apalah itu tapi rasa ini... aku seperti dekat dengannya dattebayo" batin naruto

"D..dia hiks tadi melindungiku dri ishiki hiks hingga matanya terkena kunai yang sudah di beri racun oleh ishiki sialan itu hiks"tangis sarada terdengar begitu pilu di telinga mereka.

Mitsuki merasakan hal menyesakkan didadanya. Walaupun ia manusia buatan tapi entah mengapa seiring berjalannya waktu ia mulai merasakan apa yang di rasakan manusia pada umumnya. Melihat boruto yang keadaannya semakin memprihatinkan itu membuat dadanya sangat sesak.

"Perasaan apa ini?? Sangat aneh dan sakit. Nafasku pun terasa sesak. Boruto bangkitlah. Aku percaya pada matahariku. Karna matahari ku adalah kau" batin mitsuki sambil menatap boruto sendu

"Hahaha tubuhnya mungkin akan hancur"gelak tawa ishiki membuat sarada dan mitsuki menatapnya dengan tajam dan hawa membunuh yang begitu kuat.

"Sadarlah kalian manusia lemah tidak akan bisa mengalahkan dewa sepertiku"ucap ishiki diikuti dengan seringainya yang tampak menyebalkan dimata mitsusara juga narusasusaku.

"Urusai!! Aku tak peduli dengan apa yang kau ucapkan baka otsutsuki tapi yang perlu kau tau boruto tidak akan mati semudah itu!!













Karna aku percaya boruto tidak akan meninggalkanku" teriak sarada yang diakhiri dengan gumamannya sambil menatap ishiki dengn mangekyou sharingannya.


kalian dapet feelnya ga si?
Ada yang nungguinkah??
Kasian akang boruto T,T

Iklan dulu shayyy^-^

El: boruto jangan tinggalin akuuu

Sarada:cih siapa kau hah?! Dasar ingin ku bakar kau dengan amaterasuku hah?!!

El:e...eh a..ano etto emm huaaa gomenne saradaaa kau terlihat menyeramkan(*auto kabur)

Sarada:kau!! EL awas kau!!

Kembali Ke Masa Lalu (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang